
Sampai di kediaman Senta, Carl menggendongnya begitu hati-hati tanpa peduli pekerja rumah itu berlalu lalang, dan pekerja itu membiarkan Carl masuk dengan mudah karena sudah di beritahu oleh tuan dan nyonya mereka bahwasannya ia adalah calon dari sang putri.
"Senta kenapa? " tanya mama Senta yang juga tak sengaja berpas-pasan dengan Carl yang terlihat menggendong sang anak.
"Tidur tan!! saya ke atas dulu!!! " jawab Carl bersamaan berpamitan pada mama kekasihnya itu.
"Ya, ya!! bawa saja! " ucap mama Senta yang terdengar tak peduli.
Carl juga tak peduli dengan tingkah orang-orang tak waras di rumah itu, melangkahkan kembali ke lantai dua kamar senta, dan lagi begitu hati-hatinya Carl meletakkan senta ke atas ranjang miliknya yang Otomatis membuat pelukan mereka juga berlahan terlepas.
"Jangan!! aku takut!! hiks, hiks! jangan lepas!!! " ucap Senta menahan pelukan yang sudah mengendur tadi, kembali memeluknya begitu erat dengan mata yang masih terpejam
"Tidak lepas sayang!!! suuuttttttt!!! " ucap Carl yang pada akhirnya juga ikut berbaring dengan mereka yang terus berpelukan.
Cukup lama ia menemani kekasihnya tidur sampai pelukan erat di tubuhnya berlahan terlepas yang menandakan Senta mulai bisa tidur dengan tenang, dengan Carl yang merasa begitu lega.
Bukan tak menyukainya, tapi karena penampilan nya yang masih sama seperti kemarin pagi yang membuatnya begitu risih untuk menggantinya, ia juga sudah tak bisa memperkirakan bau badan dan lengketnya tubuhnya, tapi yang membuatnya lucu hal itu malah yang membuat senta begitu tak mau lepas darinya.
Cup, cup..
Dua kecupan mendarat cantik di kening dan bibir gadis yang sedang tertidur, dengan lelaki yang berniat pulang.
"I love you!! tunggu sebentar, aku akan mempersunting mu sayang!!! " ucap Carl dan tak lama ia keluar dari kamar sang kekasih.
Sedangkan di bawah, papa dan mama Senta menunggu Carl di ruang tamu, mereka ingin bertanya tentang kejelasan apa yang Carl ucapkan tadi pagi, cukup lama mereka menunggu yang mereka harapkan akhirnya turun juga.
__ADS_1
Dengan Carl yang paham dengan cara pandang dia orang paruh baya itu mulai duduk berhadapan dengan mereka, dan dengan kurang ajarnya Carl duduk menyilangkan kakinya dengan tubuh senderan di kursi dan dagu yang sedikit mendongak keatas.
Bukan tanpa alasan Carl melakukan hal seperti itu, karena ia bisa menempatkan diri di tempat yang tetap, seperti sekarang, ia akan berlaku semuanya dan sesongongnya pada orang orang serakah seperti mereka, dan ia juga akan berperilaku baik jika orang yang di hadapannya juga orang yang baik, karena pada dasarnya sikap yang di perlihatkan Carl adalah timbal balik dari sikap lawan bicaranya itu sendiri.
"Bagaimana kalau tiga hari? " ucap Carl secara tiba-tiba. " Cukup mendaftarkan ke negara dan kalian mendapatkan apa yang kalian inginkan!!! kalian bisa membujuk Senta? " ucap Carl yang ingin segera mendapatkan sang kekasih dan membawanya keluar dari rumah neraka ini, dengan ia sendiri yang tak mau berlama-lama jika tak ada Senta di sini.
"Mana bisa seperti itu dong!! aku mau pernikahan megah untuk putriku! aku mau semua orang tau kalau aku memiliki besan keluarga kerajaan apa lagi pemilik brand ternama!! aku tak mau kalau hanya di daftarkan saja!! " ucap mama Senta yang tak setuju, karena hidup glamor nya membuat semua apa yang ia mau harus juga glamor.
Sedangkan papa Senta masih diam yang sedang berfikir dengan penawaran yang Carl minta, walau baginya pernikahan megah atau tak ada pun bukan masalah baginya, yang terpenting adalah memperluas sektor perusahaannya dan mendapatkan privilege dari pria yang ber koneksi besar dari keluarga maupun Carl sendiri yang nantinya bisa membuat besar perusahaan dan yang pasti keuntungan yang ia dapat.
"Kalau mau pesta megah aku butuh waktu satu bulan untuk mencocokkan jadwal papa dan mama, begitu juga dengan ku!! kalian juga tau dosen hanya pekerjaan sampingan ku yang pastinya juga tau akan kesibukan ku!!! Tapi aku tak yakin untuk tak berubah pikirkan nantinya!!! " ucap Carl yang sedikit memberikan ancaman ketidak pastian pada mereka, karena ia sendiri juga takut Senta akan pergi dari nya sebelum ia benar-benar mengikat nya dengan sebuah pernikahan.
Tentu saja ucapan Carl di akhir membuat mama Senta bimbang dengan permintaannya sendiri, dengan sang suami yang gelagapan karena ia tak akan menyia-nyiakan kesempatan emas itu.
"Aku setuju! tiga hari!! " ucap papa Senta yang benar-benar tak ingin melewatkan semuanya.
"Tenang saja! pesta pernikahan megah yang Anda mau akan terlaksana, karena mencocokkan jadwal kami terlalu rumit di bandingkan hanya sebuah pesta megah untukmu!!! aku hanya menginginkan putri kalian dengan segera, dan kalian juga akan mendapatkan apa yang kalian mau dengan segera juga!! lebih cepat lebah baik! " ucap Carl menatap dua orang paruh baya di depannya.
"Baiklah mama setuju!! " ucap mama Senta yang setuju karena yang terpenting ia bisa menyombongkan diri pada teman-teman sosialita nya.
"Bagaimana dengan anda? " ucap Carl menatap mama Senta memastikan jawabannya tadi.
"Papa setuju!! " jawab pala Senta dengan penuh keyakinan.
"Tugas kalian menyakinkan dan membujuk Senta tanpa ada penolakan atau kekerasan nantinya!! dan siapkan beberapa data milik senta, besok aku akan memintanya, dan tiga hari ke depan aku sendiri yang akan menjemput kalian untuk pergi ke kantor catatan sipil !! " ucap Carl.
__ADS_1
"Bagaimana dengan pihak keluargamu? " tanya papa senta.
"Tentu saja aku akan menyampaikan kabar baik ini secepatnya, apa lagi mamaku menyukai putri anda, dan jika mereka tak bisa datang ke sini pasti kalian yang di undang ke sana!!! Satu lagi, aku buka keturunan kerajaan, tak akan ada upacara pernikahan kerajaan nantinya, jangan harapkan apapun tentang itu!!! " ucap Carl memperingatkan orang-orang serakah itu. " Dan sebagai penggantinya aku akan mengadakan upacara pernikahan yang lebih megah dari keluarga kerajaan!!! " lanjutnya.
"Baik, baik!!! mama setuju kalau begitu! " ucapnya yang bahagia sembari bertepuk tangan.
"Ada yang di tanyakan? " ujar Carl yang di jawab gelengan oleh dua orang di depannya. " lakukan tugas kalian dengan baik, ingat tak ada kekerasan walau sekalipun harus memaksa, dan kirim profil perusahaan anda ke sini!! " ucapnya sembari memberikan kartu nama bersama alamat email miliknya.
"Baiklah!! kami akan membuat Senta setuju tanpa penolakan! " ucap papa senta dengan yakin.
"Oke, karena sudah clear, saya permisi pulang dulu!!!" ucapnya dan beranjak pergi dari ruang tamu itu.
Di luar sudah ada anak buah Len yang tadi sempat mengantarkannya, dan masih setia menunggunya di luar karena permintaan nya sendiri yang memang akan pulang ke apartemennya setelah mengantar kekasihnya.
"Maafkan aku harus melakukan cara ini agar kau tak pergi dari hidupku, aku tau semua salahku tapi aku tak mau kehilanganmu, dan aku juga akan membawamu pergi dari rumah laknat itu, mungkin akan membantu sedih bahkan sakit hati nanti, tapi aku janji akan membayar kesedihanmu, rasa sakit mu dengan kebahagiaan melimpah di dalam pernikahan kita sayang!! I love you!!! " batin Carl sembari menatap lurus jalanan yang ia lalui.
.
.
.
...****************...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
...----------------...