Cinta Pria Kejam

Cinta Pria Kejam
Berdebat


__ADS_3

"Aku ingin menikahinya segera? Aku sangat mencintai putri kalian, dan aku ingin memilikinya seutuhnya lalu membuatnya tak bisa pergi seenaknya dariku seperti ini!! apa boleh?? kalian akan mendapatkan keuntungan besar dariku jika bisa mewujudkannya! " ucap Carl yang mulai memanfaatkan identitasnya, ia akan melakukan segala cara agar tak kehilangan cintanya termasuk seperti apa yang ia lakukan sekarang.


"Benarkah? kau mau menikahi putriku?? " tanya mama Senta untuk memastikan. "Kapan lagi dapat besan sosialita dan pemilik brand ternama!! Senta, kau harus mendapatkan pria ini nak!! " lanjut mama Senta membatin.


"Ya! aku tak main-main dengan ucapanku! aku permisi pa ma! " jawab Carl dan berpamitan berniat mengejar sang kekasih, sebenarnya ia juga tak suka dengan sikap orang tua kekasihnya membuatnya tak ingin berlama lama bersama mereka.


"Kita harus membuat Senta mau melakukannya! " ucap papa Senta dengan senyum bahagianya, mendapatkan jekpot luar bisa dari sang putri.


"Dia anak yang penurut! pasti akan mau pa! lagi pula mereka juga saling mencintai! ini akan mudah untuk kita! " ucap mama Senta yang begitu bahagia.


*****


Di situasi yang sedikit sepi di jalan, Carl begitu mudah mengejar laju mobil kekasihnya yang sudah berada di jangkauan matanya, tak perlu di ragukan lagi cara mengemudi mantan raja jalanan itu, walau tertinggal jauh pun dapat ia kejar sebelum kekasihnya sampai di tempat tujuannya.


Tapi yang ia khawatirkan adalah cara mengemudi kekasihnya terlihat tak fokus, kadang bisa kekanan atau kekiri yang terlihat tak di sengaja, dengan rasa khawatir yang begitu terasa, mobil Carl yang berada di belang dengan cepat berpindah ke depan dan berlahan menghentikan laju mobilnya bersamaan laju sang kekasih. Segera berjalan keluar dari mobilnya.


Tok, Tok, Tok


Carl mengetuk kaca mobil Senta yang tak lama Senta menurunkan kaca mobilnya dengan perasaan kesal.


"Apa? aku telat ini! " ucap Senta marah.


"Aku antarkan! kau tak fokus mengemudi sayang! ini akan membahayakan mu terlebih pengguna jalan lain, turun! " perintah Carl.


"Tak perlu mengurus urusanku lagi!! aku bisa mengemudi dengan baik!! " ucap Senta yang tak yakin karena ia beberapa kali sempat melamun yang membuat cara mengemudi nya cukup semrawut.


"Kau jangan bohong!! aku ada di belakangmu sedari tadi! turun dan naik ke mobilku atau kau akan semakin telat nantinya!! " ucap Carl yang tak akan membiarkan kekasihnya mengemudi dalam ke adaan buruknya.


"Aku masih bisa mengatasinya Carl! " kesal Senta semakin menjadi-jadi.

__ADS_1


"Masuk ke mobilku sekarang atau tidak jalan sama sekali! aku akan tetap di sini sampai kau mau masuk ke dalam mobilku! " ucap carl yang memang menghalangi mobil Senta.


"Ck!!! " dengan penuh kekesalan Senta turun dari mobilnya dengan tas di tangannya dan masuk ke samping pintu kemudi mobil Carl tanpa permisi.


Carl yang membawa super car nya tak bisa membuat senta memilih di mana ia duduk karena hanya memiliki dua tempat duduk, dan lagi-lagi dengan penuh keterpaksaan senta duduk berdekatan dengan Carl yang tak lama di ikuti sang pemilik mobil.


"Antarkan mobilku ke kampus saja! " ucap senta tanpa mau menatap lawan bicaranya, lebih memilih menghadap ke pemandangan luar dari balik kaca pintu mobil.


"Tidak, mobilmu akan di antarkan ke rumah! aku akan menjemput nanti!! " jawab Carl.


"Kau tak berhak mengatur semua apa yang akan aku lakukan! jangan ganggu hidupku lagi setelah ini! " ucap Senta yang kesal karena Carl terus memaksa kehendaknya.


"Jangan harap itu akan terjadi! kau tetap kekasihku, bahkan calon istriku! " ucap carl yang ingat rencana mempersunting kekasihnya.


"Dan jangan mengharapkan sesuatu yang tak akan pernah terjadi, karena aku tak akan pernah mau menghabiskan sisa hidupku bersama pria sepertimu! " ucap Senta yang begitu sakit di rasakan Carl. "Maaf, semua ku lakukan karena kau tak mau menjauh dari ku Carl. " batin senta yang menyadari ucapan kasarnya.


"Yoooo!!! kau tak harus sekejam itu sayang! apapun yang kau ucapkan tak akan merubah keputusanku, karena aku sangat-sangat mencintaimu! " ucap Carl dengan tersenyum kecil menutupi rasa sakit hatinya.


"Kau hanya ada satu kelas kan! aku akan menunggumu saja nanti! "ujar carl memecah keheningan sesaat itu yang tentu saja ucapan Carl membuat senta kaget.


" Kau tau dari mana jadwal ku ha?? kemarin kemarin saja berlagak tak tau! " ujar senta yang sedikit menyentil hati Carl.


"Aku baru mendapatkannya tadi malam dari wali kelasmu! maaf aku baru sempat mencari tau! karena kemarin aku benar-benar sibuk!! " jawab Carl.


"Tapi ada masih sempat bercumbu?? kau keren sir! " ucap Senta dengan senyum mengejeknya.


"Stop! aku tau aku salah, aku khilaf tapi aku sebenarnya tak menginginkan semua itu, maafkan aku, jangan bahas hal itu lagi sayang! " ucap carl yang juga kesal mengingat kebodohannya sendiri.


"Kenapa? kau tak merasakan sakitnya! kenapa tak mau di bahas sedangkan itu adalah masalah utama yang membuat semuanya menjadi hancur! " ucap Senta dengan sepasang air mata yang tak sengaja jatuh, tapi dengan cepat ia menghapusnya.

__ADS_1


"Lihat dirimu! kau akan menangis jika membahasnya, hatiku juga sakit saat melihat air matamu yang jatuh ini, apa lagi semua terjadi karena aku! aku juga merasakan sakit nya sayang, karena aku sangat-sangat mencintaimu senta!!jangan katakan atau ingat-ingat lagi kalau itu menyakiti hatimu! " ujar carl dengan sedihnya.


Suasana kembali hening seketika setelah ucapan terakhir Carl, hingga sampai di area kampus pun tak ada yang berucap masa sekali, dengan senta yang keluar dari dalam mobil tanpa berucap apapun.


Tapi seketika senta menjadi pusat perhatian para mahasiswa mahasiswi di sana yang melihatnya keluar dari mobil yang mereka kenal yaitu dosen hot idaman para wanita.


"Sayang! aku menunggumu di sini! jangan lupa! I love you! " teriak Carl dengan sengaja yang semakin membuat senta menjadi pusat perhatian.


Hal itu tak luput dari pandangan Riky yang juga memiliki kelas pagi dan tak lama dari itu ia menyapa senta walau sedikit kaget dengan apa yang terjadi.


"Hay sen! " sapa Riky yang membuat seorang pria terbakar api cemburu.


"hay rik! " senta menjawab sapaan Riky dan berlari meninggalkan pria yang menyapanya yang masih berdiri mematung di tempat.


Bukannya berjalan ke kelasnya, Riky malah menatap Carl yang masih berada di luar mobilnya, tersenyum kecil pada pria yang terlihat menahan kecemburuan nya padanya.


"Jangan mendekatinya lagi! dia milikku! " ucap Carl penuh penekanan.


"Oh, jadi tontonan kemarin adalah sebuah perselingkuhan?? dan parahnya, pasanganmu yang menonton adegan panas kemarin!!! hehe.. dan satu lagi, selagi senta tak memiliki ikatan resmi, aku masih berhak untuk mendekatinya. " ucap Riky tersenyum mengejek.


Bugh...


.


.


.


...****************...

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...----------------...


__ADS_2