
"Kak.. ada berita terbaru. Dan kalau Kak Jin tahu berita ini pasti kakak akan kaget." ucap Ko Eun Bi yang baru saja dari bawah langsung masuk ke kantor Yong Jin dahulu.
"Ko Eun Bi! sudah aku peringatkan banyak kali, bahwa jika berada di kantor, aku itu atasanmu. Jangan sembarangan panggil kakak. Aku tidak suka jika ada yang salah paham dengan hubungan kita. Terlebih itu istriku." ucap Yong Jin tegas.
"Tapi kak, dengarkan aku dulu kak please. ini penting. Ini menyangkut nama baik perusahaan dan juga nama baik keluarga Park." ucap Eun Bi serius.
"Apa maksudmu membawa nama keluarga Park dan perusahaan?" tanya Yong Jin.
Dia sebenarnya paling tidak suka dengan sifat Eun Bi yang seenaknya sendiri di perusahaan. Namun dia masih mempertahankan karena kinerja Eun Bi yang bagus. Ela tidak mempermasalahkan itu karena Ela sendiri yakin kalau Yong Jin tak akan mengkhianatinya.
"Ini kak. kakak harus lihat ini. Kakak harus percaya sama foto ini kalau istri kakak itu wanita nggak bener kak. lihat, dia sedang sama lelaki." ucap Eun Bi sambil menunjukkan sebuah foto yang memperlihatkan betapa mesranya Ela bersama lelaki itu.
Eun Bi memperlihatkan foto itu hanya dari sudut pandang Ela. Dari Ela memeluknya, bergelayut manja sampai saat mau naik menggunakan lift. Namun Eun Bi tidak memperlihatkan dengan jelas siapa lelaki itu. Jadi Yong Jin tak tahu dengan jelas siapa yang sedang bersama degan Ela. Namun Yong Jin tak bisa dengan mudahnya percaya omongan Eun Bi yang memang selalu menjelekkan Ela di matanya.
"Kamu dapat ini dari mana?" tanya Yong Jin sambil menghapus semua foto itu dari HP Eun Bi. Dia tidak mau kalau sampai media massa mengetahui foto itu.
"aku melihatnya sendiri kak. Gak ada gunanya juga kalau foto itu kakak hapus. Toh juga banyak saksi yang melihat kemesraan mereka." ucap Eun Bi bertepatan dengan Ela yang masuk bersama OB kepercayaan nya yang membawakan makanan makan siang Yong Jin.
"Kemesraan siapa?" tanya Ela ketika baru masuk. Dia sengaja menyembunyikan Jin-young di luar untuk kejutan kepada suaminya.
"Hai sayang? sendiri aja? mana baby twins?" tanya Yong Jin dan menarik tangan Ela hingga duduk di pangkuannya.
"Iya sayang. Aku mengantarkan makanan untuk kamu. itu ada di meja. Baby twins sama grandma nya. Ohh iya, kalian lagi ngomongin apa? kemesraan siapa?" tanya Ela kembali ke topik awal.
"Tentunya kemesraan mu dengan lelaki lain lah." ucap Eun Bi dengan sinis nya.
Namun Ela hanya diam saja. Ela sudah bisa berpikir kalau Eun Bi pasti mengira dia selingkuh. Eun Bi pasti sudah melihat saat dia sedang bersama dengan Jin-young tadi. Ela hanya memperhatikan saat suaminya memeluknya erat dan menciumi leher Ela.
"Bau parfum lelaki? tapi kenapa aku baunya familiar ya." ucap Yong Jin. Ela hanya tersenyum.
__ADS_1
"Tuh kan bener kak, dia sama lelaki. Persis seperti yang difoto tadi. sayangnya sebelum kakak kasih tahu ke istri kakak yang sok cantik ini, kakak sudah hapus fotonya." ucap Eun Bi menampakkan senyum kemenangan.
"Memangnya bener sayang, kamu tadi bersama seorang lelaki?" tanya Yong Jin.
"Iya bener." ucap Ela dengan jujur.
"Tuh kan apa aku bilang kak. udah ceraikan aja wanita gak tahu diri kaya dia itu. Masak wanita kaya dia kok dipelihara." kata Eun Bi kasar.
"Sekarang dimana lelaki itu sayang?" tanya Yong Jin. Dia melihat ketenangan di wajah Ela, Yong Jin bisa menyimpulkan bahwa dia pasti tahu siapa lelaki yang bersama Ela.
"Sebentar ya kak. Aku panggil orangnya.xucap Ela bergerak menuju pintu.
" Kakak untuk apa sih tanya segala. Kakak kan bisa langsung menceraikannya." ucap Eun Bi mengompori Yong Jin. Namun Yong Jin tak pernah menanggapi omongan Eun Bi.
Ela pun kembali masuk dengan membawa Jin-young yang masih menghadap ke belakang. Dia belum memperlihatkan wajahnya kepada Yong Jin. Namun Yong Jin sendiri sudah merasa familiar terhadap punggung itu.
"Ini dia lelaki yang tadi bersamaku kak." ucap Ela.
Yong Jin pun kaget melihat sepupunya berada di sini. Sedangkan Eun Bi terpana melihat ketampanan lelaki itu. Eun Bi sampai tak bisa menutup mulutnya karena terpana akan ketampanan lelaki itu.
"Gila, ni laki kenapa tampan sekali. seharusnya gue yang berada di posisi Ela. udah ngedapetin kak Jin masih bisa ngelendot lelaki tampan seperti dia." batin Eun Bi yang cemburu kepada Ela.
"Kak, ini dia lelaki yang tadi bermesraan dengan Ela. Mesra banget. pasti dia selingkuhannya." ucap Eun Bi kembali ke misi awalnya untuk merusak rumah tangga Ela dan Yong Jin.
"Enak aja gue di bilang selingkuhan. Gue cakep gini dibilang selingkuhan. Lagi pula gue gak mungkin nikung istri sepupu gue. Iya kan, my cousin?" ucap Jin-young sambil mendekati Yong Jin. Yong Jin pun memeluk Jin-young.
"Yeah brother. This is my cousin." ucap Yong Jin kepada Eun Bi setelah melepaskan pelukannya.
"Cousin?" tanya Eun Bi tak percaya.
__ADS_1
"Hei nona, kamu bilang kalau kamu mengenal suamiku lebih daripada aku, tapi kenapa kamu tidak tahu kalau suamiku punya sepupu setampan dia? Dan kenapa kamu berpikir kalau dia selingkuhanku?" tanya Ela dengan penuh kemenangan.
"A-a-aku tahu. ahh iya kamu Park Yong Bin kan? Hai senang bertemu denganmu. ingatkan Aku Eun Bi?" ucap Eun Bi dengan pedenya tak mau kalah dari Ela.
"Hahahaha...." Ela dan Jin-young pun tertawa.
"Jadi ini yang kamu ceritakan tadi Ngel? kamu Eun Bi sekretarisnya Yong Jin kan? Yang mau ngerebut Yong Jin dari Ela kan? Aku sarankan kamu jangan pernah mengusik rumah tangga mereka. Namaku aja gak tahu sok sok an kenal lo." ucap Jin-young tak bisa menahan tawanya.
"Ternyata kamu tak lebih dari seorang wanita dan seribu bualannya. Kamu mungkin sudah mengenalnya dari kamu masuk kuliah. Tapi apa kamu tidak tahu? Aku dan Kak Jin sudha saling mengenal dari kecil. Bahkan Kak Jin juga tahu saat aku di lahirkan. Jadi jangan kamu pikir Kak Jin akan percaya dengan omonganmu tentang aku selingkuh dengan sepupunya. Asal kamu tahu kami bertiga sudah bersama sejak kecil. Jadi suamiku tak akan mempan dengan umpanmu itu." ucap Ela penuh penekanan.
"Ko Eun Bi! kamu sudah membuat keributan. Lebih baik kamu keluar dan kerjakan pekerjaanmu. Jangan pernah urus rumah tangga ku. Adapun jika nanti kita ada masalah, itu bukan urusanmu untuk mengatur ku seperti tadi. Bahkan sampai menyuruhku langsung menceraikannya. Aku bukan lelaki yang gampang terpengaruh. Paham!" ucap Yong Jin tegas membuat Eun Bi langsung kesal dan keluar dari ruangan itu.
Namun sebelumnya dia menyempatkan berhenti di samping Ela yang menahan langkah kaki Eun Bi.
"Ku peringatkan sekali lagi. Jangan pernah kamu berani mencoba masuk ke dalam rumah tangga ku. Aku tak akan biarkan itu terjadi." ucap Ela dengan nada mengancam.
"Aku tidak akan tinggal diam." balas Eun Bi yang langsung berlalu keluar.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
.