Kisah Keysha

Kisah Keysha
S2. Tease the Newlywed


__ADS_3

"Kak Aku laper." ucap Nana pertama kali ketika dia bangun dari tidurnya. Nana mengguncangkan tubuh Vin's.


"Emm.... minta bibi aja ya yang ngambilin." ucap Vin's yang enggan beranjak dari ranjang. Justru dia malah memilih memeluk Nana dengan lebih erat.


"Ya! kamu yang sudah buat aku kaya begini kenapa gak mau bikinin aku makanan sih. Awas aja ya kalau minta jatah gak akan dapat." ancam Nana.


Seketika Vin's terbangun dan tanpa banyak bicara langsung segera memungut pakaiannya dan pergi ke kamar mandi untuk cuci muka lalu keluar menuju dapur untuk membuat kan Nana makanan. Nana hanya tersenyum melihat suaminya tersebut.


"Heh... suami? ternyata enak ya punya suami. Gak nyangka kalau kak Vin's segitu bucin nya sama aku. pasti hubunganku dulu begitu baik dengannya. Ahh jadi berasa tak mau ingat masa lalu. Hidup amnesia sekarang juga gak papa. Kak Vin's sayang banget ini." ucap Nana pada dirinya sendiri selama kakinya melangkah ke dalam kamar mandi.


Sedangkan Vin's yang berada di bawah, melihat kearah jam dinding dan dia kaget saat jam tersebut menunjukkan pukul sembilan malam.


"Pantas saja sudah tidak banyak pembantu yang berada di luar. buat apa ya yang bikin perut kenyang?" kata Vin's yang sibuk melihat bahan makanan di kulkas.


Namun saat dia hendak mengeluarkan bahan makanan. Datang seorang kepala pelayan di rumah itu. Dia menghampiri Vin's yang terlihat sibuk di depan meja dapur.


"Tuan." sapa kepala pelayan itu.


"Iya malam." jawab Vin's tanpa melihat kearah Kepala pelayan itu.


"Tuan lapar? tadi Nona Ela kesini membawakan makanan. Kalau anda mau bisa saya hangatkan." ucap nya sambil memperlihatkan tempat makan yang penuh dengan makanan.


"Boleh. kamu panaskan saja. nanti bawa ke kamar ya. Aku mau membersihkan diri dulu." ucap Vin's yang langsung pergi ke kamar kembali meninggalkan kepala pelayan yang memanaskan masakan untuknya dan Nana.


Saat dia masuk ke dalam kamar, dia melihat Nana sudah selesai mandi. Dia pun segera menyambar handuk dan segera masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan dirinya yang sudah berkeringat karena peluh selama berolahraga panas tadi.


Menunggu Vin's mandi, Nana pun memainkan hpnya. Dia menggulirkan layar HP nya melihat sosial medianya. Tak lama setelah itu Vin's keluar hanya menggunakan handuk kimono nya. Mirip seperti Nana yang juga hanya menggunakan handuk kimono nya untuk menutupi lingerie nya. Karena di dalam lemari hanya ada lingerie untuknya tidur.


Bertepatan dengan itu pintunya di ketuk. Dan seorang pembantu membawakan troli makanan ke kamar mereka dan seger ame nata hidangan untuk makan malam yang terlambat bagi mereka itu.



Melihat mejanya sudah penuh dengan makanan, Nana langsung menuju meja makan dan menarik tangan Vin's yang masih sibuk di depan almari. Nana yang sejatinya bisa makan banyak pun tak menyia-nyiakan makanan di depannya.

__ADS_1


"Pelan-pelan aja sayang. jangan terburu-buru. nanti kamu gak bisa makan dessertnya." ucap Vin's yang tadi juga sempat meminta dessert kepada pelayannya.


"Gak papa. perutku muat kok kak. Perutku kan lebar kaya karung. hehe." ucap Nana dengan mulut penuh makanannya.


*


*


*


Paginya, Vin's terlihat bersantai dirumah. Karena dia tidak memiliki rencana untuk ke kantor. Dia hanya bekerja di rumah. Dia bermalas-malasan dengan tidur di pangkuan istri kecilnya yang perlahan mulai dia cintai. Terlebih sejak semalam dia melakukan itu terhadap Nana. Video itu membuatnya sadar kalau dia sudah salah terhadap Nana karena merenggut kegadisannya saat dia mabuk.


"Kakak kenapa gak kerja?" ucap Nana sambil terus mengunyah makanan di sampingnya.


"Gak, aku mau di rumah aja bareng sama kamu. lagian juga disini aku gak punya kantor. Dan sebentar lagi Ela datang katanya bawa makanan yang banyak buat kita." ucap Vin's.


"Ohh iya kak, katamu Ela hamil? sudah berapa bulan kehamilannya?" tanya Nana yang tidak ingat kalau Ela hamil.


"Sungguh? wah gak nyangka banget. Jadi pengen punya sendiri." ucap Nana tanpa sadar sambil memegangi perutnya.


"Nanti malam kita buat biar cepet jadi ya sayang." bisik Vin's dengan nada sensual nya membuat Nana tersipu malu.


Vin's duduk dan menghadap ke wajah Nana. Dia hendak menyatukan bibir mereka. Tangan Vin's juga sudah siap bersarang di bagian bagian sensitif Nana. Namun belum sempat dia meneruskan aksinya. Pengganggu datang.


"Kakak.... kakak ipar..." teriak Ela yang langsung menerobos masuk tanpa permisi terlebih dahulu.


Vin's pun yang kaget langsung bangun dari duduknya dengan muka masam karena merasa diganggu. Melihat kakaknya bermuka masam, bisa di pastikan kalau mereka datang di waktu yang tak tepat.


"Ya! kenapa kalian datang?!" kata Vin's geram.


"Kan aku udah bilang kalau mau kesini barengan kak Jin. Lagian aku juga kangen sama kakak ipar." ucap Ela hendak memeluk Nana namun kepalanya di cegah oleh Vin's.


"Terimakasih makanannya. kamu bisa pulang cepat sekarang. jangan bikin kakakmu marah. dia masih capek." ucap Vin's namun siapa sangka dia mendapatkan jeweran dari Nana.

__ADS_1


"Bagus ya kamu memperlakukan adikmu yang sedang hamil besar seperti ini. minta maaf gak?" ucap Nana sambil terus menjewer telinga Vin's. Ela dan Yong Jin yang melihat itu hanya mengatupkan bibirnya menahan tawa.


"Aw aw aw aw.. sayang sakit sayang. iya iya aku minta maaf." ucap Vin's membuat Nana melepaskan jewerannya.


"Ela, ayo kita makan di meja makan aja. biarin para lelaki ini kelaparan." ucap Nana membantu Ela membawa makanan ke meja makan sedangkan mereka meninggalkan Vin's dan Yong Jin disana.


"Ya! aku dari tadi diem aja ya istri... kenapa ninggalin aku gini aja." ucap Yong Jin protes.


"Gak papa. nanti kamu makan aku aja." teriak Ela.


Mendengar itu Yong Jin hanya tertawa karena sifat agresif istrinya semenjak hamil itu membuatnya tak pernah absen menjenguk sang calon anaknya. Sedangkan Vin's yang mendengar itu menggeleng tak percaya.


"Jin, itu adik gue barusan? kenapa dia jadi agresif kaya begitu?" tanya Vin's yang heran melihat sifat adiknya itu.


"Mau tahu rahasianya kenapa dia jadi agresif? kalau lo lakuin ini, istri lo pasti bakal agresif, gue jamin seratus persen." ucap Yong Jin.


"Apa itu?" mendengar itu Vin's penasaran. Dan dia pun menyimak apa yang di katakan oleh Yong Jin dengan jelas.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2