Kisah Keysha

Kisah Keysha
S2. Welcome to the World


__ADS_3

Hari berganti hari kehamilan Ela semakin membesar. Sedangkan semuanya di sibukkan dengan tingkah laku Ela yang selalu membuat para saudara dan kedua orang tuanya was-was dan khawatir.


Kini mereka semuanya berkum0ul di rumah keluarga Park untuk menjaga Ela. Termasuk Nana dan Vin's. Mereka berdua ikut berjaga ekstra. Terlebih Nana yang selalu di limpahkan dengan kewajiban untuk selalu berada di samping Ela dimanapun berada.


Seperti saat ini mereka tengah bersantai sambil memakan camilan di samping kolam renang. Seperti biasa, Ela selalu tak berhenti mengunyah jika ada makanan di depannya. Bahkan bobotnya yang sudah naik dua puluh kilo dari bobot awalnya pun kini semakin membuatnya tambah bulat seperti anak gajah. Namun hal itu justru membuat Ela semakin tambah sexy dimata Yong Jin.


"Nana, aku mau ke kamar mandi sebentar ya." ucap Ela yang bangkit secara perlahan dari duduknya.


"Aku temenin ya." ucap Nana yang hendak bangun menemani Ela.


"Gak usah. kamar mandi cuma di situ doang. sepuluh langkah sampai Na." ucap Ela.


Akhirnya Nana pun membiarkan Ela berjalan sendiri ke kamar mandi. Ela tak butuh waktu lama untuk ke kamar mandi. Karena kehamilannya yang sudah tua membuatnya sering merasakan ingin kencing. dan ini sudah ketiga kalinya dia ke kamar mandi dalam waktu satu jam.


Namun saat Ela sudha keluar dari kamar mandi, dia menatap Nana dengan tersenyum. Terlebih Ela juga melihat suaminya pulang bersama Vin's dari luar yang membelikan Ela ice cream.


"Sayang...." teriak Yong Jin.


Namun panggilan itu tak Ela jawab karena Ela merasakan ada yang jatuh di pangkal paha nya. Dia melihat kebawah. Cairan ketuban nya sudah pecah. Pertanda kalau dia akan segera melahirkan. Ela menampakkan muka cemas dan itu membuat Yong Jin, Vin's dan Nana mendekatinya.


"Sayang, aku mau lahiran. sakit sekali." ucap Ela memegangi perutnya.


Yang lainnya pun segera membawa Ela ke rumah sakit. Meskipun mereka paniknya tidak main tapi mereka sebisa mungkin tenang. Yong Jin dan Vin's bertugas langsung membawa Ela ke rumah sakit sedangkan Nana berangkat menunggu kedua orang tuanya. Agar tidak semuanya panik.


Sampai di rumah sakit keluarga Park, Ela langsung di bawa ke ruang bersalin. Yong Jin menemani Ela karena Ela terus memegangi tangan Yong Jin.


"sayang kamu jangan pergi. disini aja temani aku." ucap Ela di sela kesakitan nya.


"Iya sayang. kamu yang kuat ya. ini demi anak kita juga." ucap Yong Jin sambil memegangi tangan Ela dan mengelus puncak kepala Ela.

__ADS_1


Di luar Vin's terlihat gelisah berjalan kesana kemari menunggu persalinan adiknya. Terlebih ketika kedua keluarga berkumpul membuat Vin's semakin gelisah karena pertanyaan dari Nyonya Park dan Key yang gelisah menunggu kelahiran cucu pertama mereka.


Sedangkan di dalam, Ela sedang berusaha mengeluarkan anaknya. Karena tak ada hambatan apa-apa membuat Ela bisa melahirkan normal. Ela terus mengejan sesuai perintah dokter. Di temani oleh Yong Jin yang terus berada di sampingnya.


Yong Jin juga menahan sakit saat Ela meremas, mencakar atau mencubit tangan nya. Ini semuanya baginya tak sebanding dengan kesakitan Ela yang melahirkan kedua anaknya. Setelah setengah jam berjuang...


"Oeekkk... oeekkk... oeekkk..."


Bayi pertama Ela sudah keluar. Bayi lelaki yang begitu tampan. Dia justru mirip dengan Ela. Ela hanya bisa bernafas sebentar setelah itu anaknya berasa ingin keluar lagi. Perutnya kembali kontraksi. Ela pun berjuang kembali mengeluarkan anak keduanya.


Selang sepuluh menit, anak kedua Ela dan Yong Jin berhasil di lahirkan. Anak kedua cewek yang cantik dengan mata yang mirip dengan Yong Jin. Ela tak bisa menyembunyikan rasa harunya. Mulai hari ini Ela dan Yong Jin telah resmi menjadi orang tua baru.


"Terima kasih sayang.. Terima kasih." ucap Yong Jin sambil menciumi seluruh muka Ela dengan penuh kasih sayang.


*


*


*


"Selamat ya sayang. kalian sudah menjadi orang tua baru." ucap Key.


"Terimakasih bund." jawab Yong Jin dan Ela.


"Gimana bro rasanya menemani istri melahirkan?" tanya Vin's yang penasaran bagaimana rasanya menemani istrinya lahiran.


"Nervous bro. takut kalau aku gak kuat. Tapi aku bersyukur bisa kuat menemani istriku lahiran. Dengan ini aku tahu bahwa menjadi wanita itu tidak mudah." kata Yong Jin. Diapun menatap mamanya. "Ma, maafin Yong Jin ya kalau Yong Jin punya salah. Ternyata perjuangan untuk melahirkan itu begitu menyakitkan. Bahkan Ela sampai mencakar, mencubit, menggigit tanganku. Aku tak bisa membayangkan bagaimana rasanya menjadi seorang wanita yang melahirkan. Maafkan aku yang selalu buat salah kepada Mama." ucap Yong Jin yang sadar akan besarnya pengorbanan seorang wanita untuk melahirkan darah dagingnya sendiri.


Setelah menunggu lumayan lama, bayi mereka dibawa ke dalam kamar Ela. Bayi mungil yang begitu tampan dan cantik itu langsung menyita perhatian semua yang ada di sana.

__ADS_1


"Nyonya, mohon di beri ASI dulu ya anaknya." ucap suster yang membawa bayinya.


Ela pun langsung menyusui bayinya. Dengan belajar dari internet bagaimana caranya menyusui bayi kembarnya secara bersamaan membuat Ela terlihat sudah berpengalaman menjadi seorang ibu. Padahal dia juga masih terlihat takut memegang anaknya. Namun dia berusaha keras untuk tidak terkena bluemom.


Setelah di beri asi, bayi tersebut langsung dipegang oleh Key dan Nyonya Park. Mereka langsung terlihat begitu bahagia dengan cucu pertama mereka yang langsung diberi dua, sepasang lagi.


"Kaka, namanya siapa?" tanya Nana yang ikut melihat baby girl yang di gendong Key.


"Untuk baby girl, namanya Park Min Jung. Yang artinya bersinar dan mulia. untuk baby boy nya namanya Park Ye Jun. yang artinya pria tampan dan penuh talenta." ucap Yong Jin sambil menatap ke istrinya.


"Park Ye Jun dan Park Min Jung. Junnie dan Minky. Nama yang bagus. aku suka sayang." ucap Ela kepada suaminya.


"Hello baby Jun dan Baby Minky. welcome to the world."


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2