Kisah Keysha

Kisah Keysha
S3. Trouble Maker Part 74


__ADS_3

Sepeninggalan Ae Ri yang pulang dari rumahnya, Han Sung dan Chanyeol langsung masuk ke dalam kamarnya. Begitupun juga Freya dan Scarlett yang masuk ke dalam kamar di lantai duanya. Terlihat sekali suasana tegang diantara Chanyeol dan Han Sung. Chanyeol duduk di kursi rodanya menghadap ke sebuah komputer dengan tangan yang terus mengepal. Sedangkan Han Sung berdiri di pinggiran jendela menerawang jauh keluar sambil menyesap minuman beralkohol rendah. Dia menyunggingkan senyum devil nya.


"Hahahahaha.... Dawn... Dawn... Kamu terus mengembangkan bisnis mu dan juga dunia hitam mu. Tapi kamu bahkan tidak tahu kalau anakmu masuk kedalam sarang singa yang sebentar lagi akan bangun dan siap menerkam nya. Hahahahahah....."


Tawa Han Sung terdengar menggelegar di dalam kamar. Untung kamar mereka di design mirip seperti kamar milik Chanyeol yang dulu di buatkan oleh Yong Bin dan Krystal yang berada di Los Angeles. Tapi kamar ini dua kali lebih besar dari kamar Chanyeol yang dulu karena di pakai untuk dua orang. Sisi barat untuk Han Sung dan sisi timur untuk Chanyeol. Hanya di sekat sebuah buffett besar yang berisikan berbagai foto petualangan mereka pada kurun waktu delapan tahun belakang. Namun tak lupa juga ada foto mereka yang sudah tiada di bagian paling atas yang tak tersentuh.


"Kurasa dia terlalu santai karena sudah kaya. Dia bahkan tidak menempatkan penjagaan untuk putrinya tercinta." ucap Chanyeol. Tiba-tiba saja Chanyeol mengeluarkan sebuah pistol dari balik kemeja yang dia pakai malam ini. "Bagaimana kalau tadi aku mengambil pistol ku ini lalu menembakkannya ke arah Ae Ri. Apakah Dawn bisa setenang sekarang?" ucap Chanyeol yang wajahnya tiba-tiba berubah menjadi devil. Bukan hanya dingin seperti biasanya tapi lebih ke tampang mafia yang selama ini belum pernah dia tampakkan.


"Ku pikir itu terlalu cepat. Tidak akan asyik kalau kamu langsung membunuh anaknya. Kita harus melakukan sesuatu permainan untuknya. Lagipula kalau kamu tiba-tiba mengeluarkan pistol, maka Freya dan Scarlett akan ketakutan." ucap Han Sung.


"Ku pikir kamu juga ada benarnya. Jika dia saja dulu bermain dengan kita hingga dua puluh lima tahun, maka kita juga harus bermain cantik." ucap Chanyeol.


"Ku rasa Ae Ri tempat yang tepat untuk bermain dengannya. Seperti dia dulu bermain dengan tanteku. Kamu bisa lihat kan bagaimana Ae Ri menatapku?" ucap Han Sung dengan seringai nya.


"Benar. Aku sebagai lelaki saja bisa melihat kalau seorang keturunan Dawn tengah tertarik denganmu. Atau bahkan jatuh cinta dengan mu. Tapi Hans, kurasa kita harus segera mencari tahu tentang anak pertamanya. Kita tidak bisa untuk tidak melihatnya. Dia bisa menjadi boomerang bagi kita. Kita tidak bisa mengindahkan nya begitu saja." ucap Chanyeol.


"Kita cari lewat bantuan kak Bright saja." usul Han Sung.


"Benar, dia harus tahu tentang ini." ucap Chanyeol lalu menghadap komputernya hendak menghubungi Bright lewat emailnya.


"Lalu kapan kamu akan memberitahukan kepada seluruh keluarga besar tentang identitas aslimu?" tanya Han Sung.


Chanyeol menyandang identitas baru selama enam tahun terakhir. Bahkan seorang Han Sung saja kaget saat mendengarnya. Bagaimana bisa seseorang yang cacat melakukan itu semua? Sedangkan dia sendiri tidak pernah pergi dari rumah. itu yang membuat Han Sung berpikir keras. Dan Chanyeol melakukannya secara diam-diam di belakang semuanya. Bahkan Bright pun tidak tahu identitas Chanyeol. Bright mencoba melacak Chanyeol dan anak buahnya oun tidak di temukan. Chanyeol benar-benar pintar menyembunyikan identitas nya. Han Sung kagum sekaligus takut. Karena baginya Chanyeol diam-diam menghanyutkan. Namun Han Sung yakin ada alasan di balik Chanyeol melakukan ini semua.


"Belum waktunya untuk aku keluar Hans. Akan ada masanya dimana aku keluar menggunakan wajah asliku. Biarlah semua orang tahunya aku adalah Chanyeol yang cacat dan tak tahu dunia luar. Sampai saatnya tiba nanti akan ada masa dimana aku bisa menyelamatkan kalian dengan identitas asliku." ucap Chanyeol penuh dengan keseriusan.


"Aku jadi takut dekat denganmu Chan. Kamu terlalu misterius dan tidak terduga sama sekali. Mungkin kalau Om Jhonny tahu pasti dia akan pingsan. Atau kalau tiba-tiba saja kamu menarik pelatuk pistol mu, bisa-bisa lubang nih kepalaku." ucap Han Sung dengan nada bercandanya tapi juga ada keseriusan di dalamnya.


"Ya gak mungkin lah. Aku gak mungkin mengarahkan pistol ku ke arah orang yang aku cintai. Aku tidak segila Dawn." ucap Chanyeol yang masih terus mengutak atik komputer nya.


"Ku rasa aku harus pindah dari kamar ini." ucap Han Sung berjalan ke arah ranjangnya.


"Ya! Aku masih lelaki normal. Meskipun kakiku sudah tidak normal, tapi senjataku masih normal. Dia tidak suka dengan batangan seperti kamu tahu." ucap Chanyeol yang merasa geli Han Sung berbicara seperti itu. "Kamu jangan bicara kalau aku kaya begitu. Ingat Hans, dulu kamu juga mellow seperti perempuan ketika aku pergi ke Los Angeles pertama kali. Kamu terlihat mirip seperti seorang perempuan yang di tinggal pacarnya." ucap Chanyeol menggoda Han Sung.


"Stop! Itu aku waktu masih kecil ya. Sekarang aku sudah berumur dua puluh lima tahun. Tidak mungkin aku mengatakan perkataan seperti itu denganmu. Aku sudah dewasa." ucap Han Sung membuat Chanyeol menoleh kearahnya.


"Sudah dewasa tapi belum juga punya kekasih. Gak ada kan wanita yang mendekatimu?" ledek Chanyeol.


"Ada ya. Kamu sendiri juga lihat kalau ada Freya dan Scarlett di sekitarku. Apalagi Scarlett yang terus menempel padaku setiap harinya. Mereka kan wanita" ucap Han Sung santai.


"Ehh anak kecebong, Freya sama Scarlett emang wanita. Tapi mereka sepupu kita. Mana mungkin lo embat juga." ucap Chanyeol.


"Eits... kamu salah. Freya bukan sepupu kita ya. Dia sepupu angkat kita. Jadi sah sah aja dong gue embat." ucap Han Sung semakin menggoda Chanyeol.


"Bagaimanapun itu tetap gak boleh ya. Awas kalau kamu sampai macem-macem. Bukan cuma aku yang bakalan menonjol mu, tapi juga Om Yong Bin." ucap Chanyeol memberi peringatan.


"Siapa tuh Yong Bin, aku tidak mengenalnya." ucap Han Sung.


"Oke oke, Om Brandon. Kamu mau kepalamu bolong karena di tembaknya?"


"Om Brandon gak bakalan menembak ku dengan pistol. Kan aku ganteng."


"Emangnya lo yakin sama Freya?"


"Ya gak lah. Kamu gimana sih."


"Lha dari tadi kamu terus bilang kaya gitu. Ya aku pikir beneran."


"Auk ahh mau tidur aku." ucap Han Sung yang langsung merebahkan tubuhnya. Melihat Han Sung ingin tidur, Chanyeol mengambil gitarnya lalu menyanyikan sebuah lagu untuk Han Sung.


...🎶🎶🎶...


...Geureon nal itjana...


...Iyu eopsi seulpeun nal...


...Momeun mugeopgo...


...Na ppaegon modu da...


...Bappeugo chiyeolhae boineun nal...


...Balgeoreumi tteoreojijil ana...


...Beolsseo neujeun geot gateunde mallya...


...On sesangi yalmimne...


...Yeah gotgose deolkeokgeorineun gwasokbangjiteok...


...Mameun gugyeojigo mareun jakku eopseojyeo...


...Dodaeche wae na yeolsimhi ttwieonneunde...


...O naege wae...


...Jibe wa...

__ADS_1


...Chimdaee nuwo...


...Saenggakaebwa...


...Nae jalmosieosseulkka...


...Eojireoun bam...


...Mundeuk sigyel bwa...


...Got 12si...


...Mwonga dallajilkka...


...Geureon geon anil geoya...


...Geuraedo i haruga...


...Kkeunnajana...


...Chochimgwa...


...Bunchimi gyeopchil ttae...


...Sesangeun aju jamkkan sumeul chama...


...And you gonna be happy...


...And you gonna be happy...


...Mak naeryeoanjeun jeo nuncheoreom...


...Sumeul swija cheoeumcheoreom...


...And you gonna be happy...


...And you gonna be happy...


...Turn this all around...


...Modeun ge saeroun...


...Zero O'Clock...


...Jogeumssik bakjaga mikkeureojyeo...


...Swiun pyojeongi an jieojyeo...


...Nae mam gateun ge mwo hana eopseo...


...Geurae da jinagan ildeuriya...


...Honjanmalhaedo cham swipji ana...


...Is it my fault?...


...Is it my wrong?...


...Dabi eomneun...


...Naui meariman...


...Jibe wa...


...Chimdaee nuwo...


...Saenggakaebwa...


...Nae jalmosieosseulkka...


...Eojireoun bam...


...Mundeuk sigyel bwa...


...Got 12si...


...Mwonga dallajilkka...


...Geureon geon anil geoya...


...Geuraedo i haruga...


...Kkeunnajana...


...Chochimgwa...


...Bunchimi gyeopchil ttae...

__ADS_1


...Sesangeun aju jamkkan sumeul chama...


...Zero O'Clock...


...And you gonna be happy...


...And you gonna be happy...


...Mak naeryeoanjeun jeo nuncheoreom...


...Sumeul swija cheoeumcheoreom...


...And you gonna be happy...


...And you gonna be happy...


...Turn this all around...


...Modeun ge saeroun...


...Zero O'Clock...


...Du son moa...


...Gidohane...


...Naeireun jom...


...Deo utgireul...


...For me...


...Jom natgireul...


...For me...


...I noraega...


...Kkeuchi namyeon...


...Sae noraega...


...Sijakdoeri...


...Jom deo haengbokagireul yeah...


...And you gonna be happy...


...And you gonna be happy...


...Aju jamkkan sumeul chamgo...


...Oneuldo nareul todangnyeo...


...And you gonna be happy...


...And you gonna be happy...


...Turn this all around...


...Modeun ge saeroun...


...Zero O'Clock...


...🎶🎶🎶...


Hanya butuh satu lagu saja Han Sung sudah terlelap dalam mimpi indahnya dan di iringi oleh suara gitar Chanyeol yang merdu.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2