
Satu bulan berlalu.
Lena masih dengan setia menjadi benalu tinggal di apartemen Key. namun Key masih menutup diri tentang anaknya. dia hanya menganggap Lena sebagai orang yang hanya sekedar singgah. semakin lama semakin mendekati hari pernikahan. tak kurang dari 2 bulan lagi.
"Kalian nikahnya kapan sih Key?" tanya Lena yang saat ini mereka sedang makan malam.
"kurang dari dua bulan lagi sih kak. kenapa?" tanya Key.
"gak papa, kakak cuma tanya aja. kakak mau kosongin jadwal kakak." kata Lena beralasan.
Bukannya jadwalnya emang udah kosong ya? selama ini emang aku gak tahu kalau kamu itu gak ada pemotretan. kamu cuma numpang makan dan tidur doang disini. kata Key dalam hati.
Ya memang selama sebulan Lena berada disini, dia memang kelihatan seperti orang sibuk yang punya jadwal. tapi sebenarnya dia senggang. dia hanya nongkrong di cafe atau ke club malam kalau ada alasan pemotretan malam. dia hanya menghabiskan uang dari hasil gono gini sehabis bercerai yang jumlahnya fantastis.
Tapi untuk pekerjaan, dia masih bingung mau mulai darimana. karena entah tak ada yang mau memakainya atau memang dunia permodelan sedang sepi job.
"Ohh iya kak, malam ini kamu ada acara gak? kalau gak ada kamu bisa ikut aku dipesta butik aku. nanti siapa tahu ada yang mau pakai kamu sebagai model kak." kata Key yang memang dia rencana agar Lena cepat - cepat keluar dari apartemennya.
"Boleh itu. kalau gitu aku mau bersiap sekarang. kamu tunggu ya. kakak akan dandan yang cantik biar ada designer yang mau makai kakak." kata Lena yang bersemangat. karena Lena tahu kalau teman Key itu designer kelas dunia semua.
__ADS_1
Dua jam kemudian, Lena dan Key sudah berada di sebuah hotel tempat dimana acara pesta itu diselenggarakan. Lena terpana akan mewahnya pesta itu. bahkan di sana juga dia tahu banyak designer ternama dan model ternama yang ikut hadir. karena ini memang pesta kelas atas.
Mata dia melihat keseluruhan dan menangkap sesosok yang selama ini dia incar. siapa lagi kalau bukan Kevin. dia tersenyum miring saat melihat Kevin.
Aku punya rencana. kata Lena.
"Key, aku kesana dulu ya. aku ketemu seorang kenalan." kata Lena dan Key hanya mengangguk karena dia juga sibuk bercakap dengan para koleganya yang juga hadir di acara ini.
Lena mendekati seorang pramusaji. dia membisikkan sesuatu dan memberikan sebuah bubuk obat perangsang yang selama ini dia siapkan untuk Kevin. Pramusaji tersebut pun memberikan sebuah wine untuk Kevin dan seketika Kevin langsung menenggaknya.
Melihat itu, Lena perlahan mendekati Kevin dan sengaja menabrakkan tubuhnya sehingga wine yang dia bawa tumpah mengenai baju Kevin dan bajunya.
"Aduh maaf. aku gak sengaja. loh! Kevin!" kata Lena pura-pura terkejut.
Lena tersenyum senang karena Kevin berhasil masuk ke perangkapnya. sebenarnya diujung sana ada Key yang mengawasi mereka. Key mendapat kode tangan dari Kevin untuk melanjutkan misi nya.
Key lebih awal masuk kedalam kamar hotel yang dimaksud Kevin. Di membawa seorang cowok yang Kevin ambil dari tempat club malam.
"Gimana? kamu udah siap obatnya? kamu taruh di gelas wine itu. biar nanti diminum Lena. agar dia tak bisa tidur dengan suamiku." kata Key.
__ADS_1
"siap bos. pokoknya aman saja. bos tinggal Terima beres. ohh iya, tapi nanti kalau videonya tersebar, tambah bayarannya lho bos." kata orang itu.
"siap."
Lena dan Kevin memasuki sebuah kamar. Kevin menyuruh Lena untuk duduk dan ganti baju sedangkan Kevin mengulur waktu dengan berendam air dingin agar efek obatnya tak cepat bereaksi.
"wah ada wine. minum gak papa kali ya." kata Lena yang sudah langsung meminum wine bercampur obat dengan dosis paling tinggi.
Kevin mengintip kalau Lena sudah minum wine itu. dia pun keluar melalui pintu kedua kamar mandi dan masuk ke kamar kedua. karena kamar itu merupakan kamar pribadi milik Kevin dihotel ini.
"Dia sudah minum. sekarang kamu puasin dia. aku juga udah gak tahan karena efek obat yang dia kasih" kata Kevin yang langsung menindih Key. sedangkan cowok itu langsung masuk kedalam kamar Lena.
Karena Lena sudah terpengaruh obat, jadi dia tak sadar kalau orang yang meniduri nya itu bukan Kevin. semua berjalan lancar sesuai prediksi Kevin saat tahu kalau Lena ikut acara pesta. awalnya Key tak tahu. tapi saat dia tahu kalau kakaknya itu memang mau berniat buruk dengan Kevin, akhirnya dia mengikuti apa yang Kevin rencanakan.
****
Pagi harinya, Kevin dan Key bangun lebih awal. juga cowok suruhannya pun juga sudah bangun. namun Lena masih terlelap.
" kerja bagus. ini bayaran kamu."kata Kevin mengambil sebuah cek bertuliskan angka dua ratus juta.
__ADS_1
"wah Terima kasih bos. saya pamit dulu." kata cowok itu sambil berjalan keluar.
"Sekarang rencana kita bagaimana?" tanya Key dan Kevin pun membisikkan sesuatu.