Kisah Keysha

Kisah Keysha
YTDD Bagian 6


__ADS_3

Key putus asa saat tak menemui sahabat dan kekasihnya itu. dia benar-benar butuh penjelasan. dia merasa begitu resah karena keperawanannya harus terenggut oleh orang yang bahkan tak dikenalnya. akan bagaimana dia kalau dia hamil?


Dia menepis kemungkinan itu. dia tak ingin hamil diluar nikah. dia tak mau kalau dia sampai hamil tanpa seorang suami. pasti orang tuanya akan mengusirnya. dan makin tak menganggap dirinya keluarga Siregar.


Dia pulang dengan putus asa. turun dari mobil melangkah dengan gusar. semoga orang tuanya tak ada dirumah. saat sampai dirumah, dia bertemu pembantunya di dapur. seperti biasa dia pasti lewat pintu belakang, ada atau tidak ada orang dia akan selalu lewat pintu belakang.


"loh non, kok pasti lewat sini to. kan non anak majikan, kenapa lewat pintu belakang? kan non bisa telfon saya, dirumah ada orang atau tidak, kalau tidak seperti sekarang, non kan bisa lewat depan aja." kata Bik minah.


"udah gak papa bik, bukannya emang saya itu dianggap seperti pembantu ya bik? tidur aja di loteng" kata Key dengan senyum sinisnya.


"non gak boleh begitu ya. kan masih ada kita-kita. iya kan yu?" kata bik siti.


"iya non, kalau non ada apa-apa bilang aja ke kita, kita pasti bantu kok." kata bik Ratih.


"emm.. sebenarnya aku pengen cerita bik, tapi aku malu." kata Key yang tiba-tiba saja langsung menangis. melihat itu bik minah membawa nona besar itu ke taman belakang yang tenang diikuti para pembantu wanita lainnya. para pembantu berada agak jauhan agar bisa memantau kalau - kalau tuan atau yang lain pulang.

__ADS_1


Key mulai menceritakan semuanya yang terjadi tadi malam kepada para pembantu yang sudah dia anggap sebagai keluarga karena merasa hanya mereka yang peduli padanya sekarang.


"ya Allah non, kenapa non begitu malang seperti ini? pokoknya non harus tabah ya non, pasti ada pelangi setelah hujan, ada hikmah dibalik sebuah musibah. dan pasti ada bahagia dibalik kesengsaraan." kata bik minah yang langsung memeluk majikannya itu. para pembantu lainpun ikut berpelukan dan menangis haru.


Tak terasa senja pun datang. keluarga Key satu persatu sudah pulang dan kini mereka sedang berkumpul diruang keluarga. dan Key merasa akan diintimidasi sekarang. karena dia ditatap tajam oleh kedua orang tuanya itu.


"karena kamu sudah lulus, kamu mulai besok harus mencari kerja. kamu kerja apa aja terserah kamu. tapi jangan masuk ke perusahaan mama atau papa. kalau masuk pun jangan memakai nama Siregar dan kamu akan ditetapkan sebagai OB karena cuma lulusan SMA." kata Johan.


"baik pa. Key akan cari kerja."


"tapi kamu jangan pakai nama Siregar. karena semua orang dikota ini tak pernah tahu bahwa keluarga Siregar punya anak gadis. ingat itu." kata Mawar mengancam.


Setelah dirasa pembicaraan cukup sampai disitu, Key pergi ke taman dia berusaha untuk tak menangis dengan melihat bunga yang selalu disirami oleh para pembantu.


ddrrrrtttt ddrrrrtttt...

__ADS_1


HP di sakunya berbunyi dan dia melihat bahwa bosnya memanggil.


"Halo bos ada apa?"


"kamu udah lulus SMA kan? mulai besok kerja dikantor ya. kalaupun harus sambil kuliah juga gak papa paruh waktu disini."


"iya bos. kalau boleh besok saya masuk ya bos."


"beneran mau kerja dikantor? wah seneng banget aku. tapi apa kamu gak daftar kuliah?"


"gak bos, aku pengen kerja aja."


"gak percaya aku kalau kamu gak mau kuliah? aku kenal kamu udah dua tahun Key, aku tahu kamu itu bercita-cita ingin jadi designer ternama. mana mungkin kamu gak ambil kuliah design. pasti karena mama sama papa kamu gak ngijinin kamu ya?"


"....... " Key hanya diam tak bisa menjawab. bosnya memang selalu mengerti dirinya.

__ADS_1


"tuh kan kamu diem aja berarti kan bener kalau orang tuamu yang halangin kamu. pokoknya selama kamu kerja disini kamu juga akan saya kursus secara privat. kamu punya talenta. kamu harus maju dan kamu harus sukses bagaimanapun caranya. tunjukkan bahwa wanita bisa menjadi sukses. patahkan anggapan orang tua kamu."


"baik bos. sampai bertemu besok." kata Key menutup telfonnya.


__ADS_2