Kisah Keysha

Kisah Keysha
S2. Go Home


__ADS_3

Hari ini, Yong Jin dan Ela pulang ke Korea. Seperti janji mereka untuk menemani anak kembar mereka untuk karya wisata ke Busan. Mana mungkin mereka melepas kedua anaknya yang masih berumur delapan tahun.


Meskipun ada kakek neneknya, namun Ela tidak melepaskan mereka begitu saja jika menyangkut hal yang jauh dari rumah dan sekolah. Ela akan turun tangan meskipun sibuk sekali. Karena baginya, Anak-anak nya itu nomor satu. Seperti saat itu, dia terpaksa membatalkan meeting proyek tender besar demi acara cooking with moms di sekolahnya. Bagi Ela, tender bisa dicari lagi, tapi kebersamaan dengan anak tak bisa di ulang lagi waktunya.


"Mama pulang...." ucap Ela saat baru masuk ke dalam rumahnya.


"Mama...." teriak Junnie.


"No... this is Mommy..." ucap Minky.


"Apa sih. Mama sama Mommy itu sama aja Min. Udah deh gak usah sok Inggris segala. Ikutan Gloria kan?" ucap Junnie.


"Siapa Gloria sayang?" tanya Yong Jin.


"Itu loh Pa, anaknya Uncle Jin." kata Minky.


"Uncle Jin? Uncle Jin-young?" tanya Ela.


"Iya Moms.. Uncle Jin yang di Venezuela." kata Minky.


"Loh, bukannya kak Jin belum menikah ya sayang? Kok sudah punya anak?" tanya Ela pada Yong Jin.


"Jangan-jangan....." ucap Yong Jin sambil melihat kearah Ela. Apa yang Yong Jin pikirkan mungkin sama seperti apa yang Ela pikirkan.


"Sayang, uncle Jin sekarang dimana?" tanya Ela.


"Uncle sekarnag lagi ada di taman belakang bareng para tetua." ucap Junnie.


Ela dan Yong Jin pun jalan ke taman belakang. Disana terlihat Jin-young tengah memangku anak perempuan yang begitu cantik. Namun Ela menatap kedua orang tuanya terlihat begitu tak suka dengan kedatangan seseorang di samping Jin-young. Dan saat Ela menjelaskan pandangannya. Ternyata wanita di samping Jin-young itu Nana. Berarti benar, anak yang bernama Gloria itu anak Nana. Tapi kenapa Jin-young membawa Nana kesini?


"Halo semuanya." sapa Ela dengan ramah. Namun senyum itu menghilang ketika matanya bertemu dengan mata Nana.


Jin-young yang melihat kedatangan dua orang yang sudah dari tadi di tunggunya pun langsung meletakkan Gloria ke pangkuan Nana dan segera memeluk Ela dengan erat.


"Umm... Angela kakak rindu..." ucap Jin-young.


"Lebai deh kak. Kayanya bulan kemarin kita juga ketemu deh di Tiongkok. kenapa sekarang sok-sok an kangen kaya begini?" ucap Ela dengan melepas pelukan Jin-young.


"Bro.. lihatlah istrimu. dia sekarang sudah tak seperti Angel lagi." ucap Jin-young kepada Yong Jin.

__ADS_1


"Heh bro.. umur lo itu udah tiga puluh tahun lebih. Kenapa sikapnya lebih dewasa Ela?" kata Yong Jin.


"Iya ih, uncle kalah sama Junnie. Junnie oppa aja bisa terlihat dewasa dan ganteng, kenapa uncle kaya bocah begini?" ucap Minky membuat Jin-young kaget.


"Lo ajarin apa anak lo kenapa bisa seperti ini?" tanya Jin-young yang merasa bahwa baby twins lebih dewasa dari umurnya.


"Ya kan dulu lo yang momong. Lagian lo ada angin apa sampai mau datang kesini lo?" tanya Yong Jin.


"Kita mau pindah kesini. Mulai besok kita udah nempatin rumah depan lo." ucap Jin-young sambil menaik turunkan alisnya.


"Kayanya nanti nasi di rumah bakalan habis deh Ma. Bunda juga jangan buka pintu sembarangan ya." ucap Ela.


"Enak aja. Emang gue ayam." protes Jin-young.


"Nah itu tahu." ucap Ela dengan tenang nya.


"Ehhmm..." Tiba-tiba mereka semua beralih menatap Nana yang berdehem.


"Ohh iya La. nih kenalin anaknya Nana. Namanya Gloria. cantik kan?" ucap Jin-young mengenalkan Gloria.


"Uhh... cantiknya... siapa sih ayahnya..." ucap Ela berkata seperti itu sambil melirik Nana. "uhh.. lihat matanya mirip aku kan?" ucap Ela sambil melihat kearah Jin-young.


"Iya ih... mirip banget sama kamu sayang. Bukan anakmu kan?" tanya Yong Jin ikut menyindir Nana.


"Bukanlah. Tapi bisa dong jadi saudara Minky. Minky mau kan bermain sama Gloria?" tanya Ela.


"Mau ma. Minky bawa Gloria masuk ke kamar bermain kami ya ma." ucap Minky yang langsung menarik Gloria di ikuti oleh Junnie.


Ela dan Yong Jin duduk disana berhadapan dengan Nana. Ela menatap Nana dengan tatapan tak suka. Namun Nana menatap Ela dengan pandangan yang begitu sombong.


"Ohh iya, kenapa kamu mendadak sekali pindah ke sini?" tanya Kevin.


"Gini Om, aku punya tender di Busan. Jadi ya mau gak mau aku pindah kesini soale butuh waktu yang mungkin sampai berbulan-bulan." ucap Jin-young berbohong.


Ya, Jin-young memang berbohong. Sebenarnya.....


#FlashbackOn#


Beberapa hari sebelumnya, Yong Jin menelfon Jin-young.

__ADS_1


📱Halo Bro...


📲 Ehh ada apa ini tumben telfon segala? (tanya Jin-young dari seberang)


📱Gue udah nemuin lokasi dimana Vin's berada. (ucap Yong Jin to the point.)


📲 Sungguh? Dimana kah itu?


📱Di Busan. Nam Ju Wan menemukan seseorang yang begitu mirip dengan Vin's saat dia dan istrinya tengah berlibur di Busan. Dan untuk membuktikannya, sengaja mereka menabrak Vin's dan istri Nam Ju Wan mencoba menggunting rambut Jin-young.


📲 Dan hasilnya?


📱Hasilnya positif kecocokan DNA bahwa mereka orang yang sama.


📲 Sungguh..aku bahagia mendengar beritanya.


📱Kalau begitu kamu harus segera datang kesini.


📲 Oke.. kalau begitu aku akan ke sana dan bawa Nana juga anaknya.


📱Ohh iya bener. Bawa istri dan anaknya sekaligus. Aku yakin dia pasti bisa melihatnya.


📲 Oke..kalau begitu sampai ketemu di Korea besok lusa.


#FlashbackOff#


Begitulah ceritanya kenapa bisa Jin-young membawa Nana ke Korea. Karena Jin-young berniat ingin membawa Nana kehadapan Vin's dan membujuk Vin's untuk pulang ke Korea.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2