Kisah Keysha

Kisah Keysha
S3. Trouble Maker Part 61


__ADS_3

Berita tentang kematian Park Jin-young dan bangkrutnya perusahaan Park di Venezuela sudah menyebar. Tentang nama perusahaan yang sudah berganti menjadi Dawn pun seluruh pelosok negeri sudah mengetahuinya. Dia negara-negara lain pun juga sudah mengabarkan tentang berita itu. Yong Jin dan Yong Bin pun terpaksa menghilang dari publik untuk menghindari para wartawan yang ingin menguak tentang kebenaran itu. Secepatnya mereka langsung pergi ke Venezuela untuk melihat keadaan langsung di sana.


Anggota keluarga Yong Bin ikut semua setelah mendengar itu. Terutama Scarlett yang tak berhenti menangis ketika mendengar Oppa kesayangannya terluka. Krystal memikirkan perasaan Yuna yang pasti sangat terpukul dengan semua ini. Sedangkan Yong Jin langsung menghubungi kedua anaknya untuk sementara waktu sembunyi dari awak media bahkan sembunyi dari dunia. Minky dan Junnie juga diam-diam terbang ke Venezuela guna melihat keadaan adiknya. Ela terus saja melamun saat dalam perjalanan. Di dalam pikirannya hanya tertuju kepada Chanyeol yang tak di ketahui bagaimana keadaannya.


Namun diantara semuanya, Han Sung lah yang paling sedih. Dia harus kehilangan Nenek, tante, sepupu dan Daddy nya dalam waktu yang bersamaan. Bahkan dia menyaksikan sendiri bagaimana senyum terakhir Daddy nya yang ia lihat dengan mata kepalanya sendiri sebelum tertutup oleh ledakan bom. Han Sung bahkan tak sanggup menegakkan kepalanya untuk menatap Mommynya yang terus menangis dengan memeluk foto Daddy nya. Perpisahan mereka begitu tragis. Han Sung tidak tahu akan sampai berapa lama sangat Mommy bisa mengikhlaskan Daddy nya.


Kalau dia sedang sedih seperti ini biasanya ada yang menepuk pundaknya dan memeluknya. Namun orang itu juga malah menjadi salah satu hal yang membuatnya semakin bersedih. Chanyeol masih tak sadarkan diri di rumah sakit. Demi dia, Chanyeol rela menjadikan dirinya sebagai tameng dari ledakan bom itu. Bahkan Han Sung yakin kalau luka yang berada di punggung Chanyeol selamanya tak akan pernah hilang. Luka itu akan membekas dan hati Han Sung akan sakit ketika melihatnya. Dokter bahkan mengatakan kalau kemungkinan Chanyeol akan lumpuh karena tulang belakangnya terkena hantaman benda dengan sangat keras dan itu yang membuatnya tidak bisa berjalan lagi kalau dia sadar. Han Sung tidak bisa membayangkan bahwa selamanya Chanyeol akan duduk di kursi roda. Dia tidak rela itu terjadi. Bahkan sampai sekarang Chanyeol belum juga sadar. Dia masih terbaring lemah di rumah sakit dengan di dampingi oleh Ela, Scarlett, Minky dan Freya yang tak pernah beranjak dari sisinya. Sedangkan yang lainnya tetap berada di motel bersama Yuna, Han Bin dan Soo Young yang tak berhenti meneteskan air mata.


Bright juga terus menyalahkan dirinya sendiri karena meskipun dia ada di TKP, tapi dia tidak bisa menyelamatkan keluarganya. Andaikan ketika dia melihat Dawn keluar dari rumah itu dia langsung menyuruh anak buahnya yang berada di sekitar rumah itu untuk menyelinap masuk, mungkin semuanya tidak akan terjadi.


Di tengah kesedihan yang masih terus melanda, Nam Ju Wan datang bersama sekretaris Hans yang terlihat begitu lusuh. Mereka datang membawa sebuah berita yang membuat semuanya meradang.


"Tuan, Dawn tidak berhenti disini. Dia bergerak dengan cepat. sekarang secara perlahan dia sudah mulai menyerang perusahaan anda semua agar ikut menjadi miliknya." ucap Nam Ju Wan kepada Yong Jin dan Yong Bin.


Semuanya yang mendengar pun langsung khawatir. Untung saja tidak ada anggota keluarga yang di jadikan sandra seperti yang di lakukan pada Cassie. Sehingga Dawn tidak bisa mengancamnya. Namun kalau Dawn bisa mengambil perusahaan Park yang berada di tangan Yong Jin dan juga Yong Bin, maka hancur sudah keluarga Park.


"Bright, sambungkan Papa dengan agen X." ucap Yong Bin. Bright sedikit tersentak karena Yong Bin tidak pernah memintanya untuk menghubungi seniornya di FBI itu kalau Yong Bin tidak mempunyai hal yang begitu penting. Dan bisa di pastikan kalau sebentar lagi akan terjadi hal yang besar.


...***...


...***...


...***...

__ADS_1


...***...


...***...


...***...


...***...


...***...


...Berita pagi ini....


...Hari ini tepat delapan tahun hilangnya seluruh keluarga Park yang terdiri dari tiga keluarga pengusaha besar di dunia. Yaitu keluarga Park Yong Jin, Park Jin-young dan Park Yong Bin. Mereka semua hilang ketika pesawat yang mereka tumpangi rute Venezuela - New York meledak saat melintasi lautan. Jasad-jasad mereka tak ada satupun yang di temukan sampai sekarang. Bahkan bangkai pesawatnya pun hancur berkeping-keping kecil. Ledakan itu sangat besar bahkan terdengar sampai dalam jarak beberapa mil. Kini tinggal keluarga Park Soo Young dan Park Han Bin yang tersisa. Dan hari ini mereka tengah melakukan upacara hari kematian anggota keluarganya. Mereka berdoa di atas kapal...........


"Hais, berita yang membosankan. Setiap hari pasti selalu di singgung tentang keluarga Park. Kalau emang udah hilang ya udah jangan di usik lagi. Biar tenang semuanya." ucap seseorang yang tengah duduk di kursi roda sembari melemparkan remot tvnya di atas meja.


"Kenapa sih pagi-pagi sudah marah-marah aja. Gak kasihan tuh sama remotnya di lempar terus. Daripada marah-marah, nih obatnya di minum dulu." ucap seorang lelaki yang datang dari dapur dengan membawa obat dan juga air minum untuknya. Obat yang rutin dia minum setelah sarapan dan sebelum tidur.


"Biasalah kak. Dia kan memang seperti itu jika mendengar tentang keluarga Park. Lagian juga orang tu aneh. Kalau emang udah hilang ya udah gak usah di bali lagi. Lagian ya, bagi kita keluarga Park sudah meninggal. sudah tidak ada. Jadi kita yang jalanin hidup dengan tenang kenapa mereka yang ribut. iya gak Oppa?" kata seorang wanita yang tengah menyantap salad buah di piring yang berada di samping laptopnya.


"Bener banget Fre. Tapi sampai kapan kita bakal terus sembunyi begini? Rasanya tangan gue udah gatel pengen nyabutin giginya satu-satu." ucap lelaki yang berada di kursi roda.


"Tenang aja Chan. penantian kita sebentar lagi akan terbayar. Gue, Hans Nightingale yang akan membasmi sendiri keluarga Dawn." ucap lelaki yang bernama Hans.

__ADS_1


Hans... Chan... Fre... apa yang sebenarnya terjadi? Bukankah mereka sudah mati?


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2