
Hari ini sudah beberapa hari setelah Ela dibawa pulang ke rumah. Rumah juga sudah dalam keadaan sepi karena kembali di sibukkan dengan urusan mereka. Beberapa hari lalu mertuanya terbang ke Hongkong. Yong Bin dan Krystal baru saja pergi kemarin sedangkan pagi setelah acara penyambutan kemarin, Vin's dan Nana pergi berbulan madu ke Maldives. Hanya Key dan Kevin yang bisa menemani Ela. Namun Key dan Kevin tengah berada di butik mereka.
Untungnya hari ini weekend jadi Ela tidak sendiri mengurus kedua buah hatinya. Ada Yong Jin yang sedang libur. Hari ini seperti family time untuk mereka. Karena Yong Jin juga jarang ada waktu untuk keluarga karena jadwalnya yang sibuk.
"Halo baby twins... Udah pada bangun ya? uluh uluh... sini main sama Ayah dulu ya. Bunda lagi masak." ucap Yong Jin yang pagi ini menyambut kedua buah hatinya bangun.
Tiba-tiba saja Minky menangis. Dia terlihat lapar. Untungnya, Ela selalu memompa asinya dan di letakkan tempat penyimpanan untuk asi. hanya di panas kan sebentar menggunakan alat khusus memanaskan asi.
"Aduh.. Minky nya Ayah haus ya. ini minum dulu. tapi jangan berisik, nanti abangnya ikut nangis." ucap Yong Jin memberikan botol asi sambil mengajak Minky berbicara seperti Minky bisa meresponnya.
Yong Jin beralih ke box yang satunya. Dia mengangkat Baby Jun dan menaruhnya dalam satu box dengan Minky. Yong Jin tersenyum ketika melihat itu. Terlebih Jun yang mencoba merebut botol asi dari tangan Minky.
"Hei Boy, jangan rebut milik adikmu. Ini punyamu." ucap Yong Jin mengambilkan asi untuk Jun.
Saat Yong Jin tengah asyik menikmati sebagai Ayah untuk anaknya, Ela masuk sembari membawa dia gak air hangat untuk memandikan sang buah hati. Dia di bantu untuk membawakan bak satu lagi oleh pembantu. Melihat itu Yong Jin pun menghampiri Ela.
"Loh sayang, kok ada dua bak?" tanya Yong Jin.
"Kamu mau coba mandiin baby gak?" tanya Ela membuat Yong Jin merasa tertarik.
"Emangnya boleh?" tanya Yong Jin karena takut kalau dia akan di marahi karena melakukan kesalahan.
"Boleh lah. kamu kan ayahnya. Nanti kamu di bantu sama bibi. jadi gak perlu takut. oke." ucap Ela sambil mengambil Minky dari box dan Yong Jin di bantu oleh pembantu mengambil Jun untuk di mandikan.
Mereka pun memandikan baby twins dengan hati senang. Yong Jin pun menjadikan momen ini sebagai momen langka yang hanya bisa dia nikmati saat weekend. Dia juga mengikuti Ela yang mencoba mengajak baby Minky berbicara. Yong Jin pun ikutan mengajak Baby Jun berbicara.
"Aduh... anaknya siapa sih ini, kenapa tampan sekali. nanti kalau sudah besar harus jadi pria yang paling tampan ya. Tapi jangan playboy." ucap Yong Jin.
"Ini juga baby Minky kenapa cantik banget sih. matanya bagus kaya Ayah ya sayang." kata Ela kepada baby Minky.
Mereka melakukan ritual itu dengan riang. Yong Jin yang awalnya ketakutan pun ternyata saat sudah praktik dia tidak begitu kesusahan. Justru malah sudah termasuk pintar menangani anaknya.
__ADS_1
Kini mereka berdua fokus untuk mendandani baby twins. Mereka berniat mengajak baby twins jalan-jalan ke taman untuk mendapatkan matahari pagi yang hangat.
"Nah selesai. Baby nya Bunda sudah tampan dan cantik." ucap Ela sambil menciumi kedua baby nya.
"Sini Ayah foto." ucap Yong Jin mengarahkan camera HPnya dan segera memotret kedua anaknya.
"Wah.. sudah siap jalan-jalan ya. Ayo Bunda." ucap Yong Jin kepada Ela yang masih di belakang. Sedangkan Yong Jin sudah mendorong baby twins keluar.
"Tunggu sebentar. Ayah bawa mantel dulu." ucap Ela yang mengingatkan kalau hari ini angin yang berhembus lebih dingin mengalahkan sinar matahari.
Yong Jin dan Ela membawa ke taman di komplek yang sering di gunakan oleh warga untuk ber olahraga pagi atau sekedar jalan jalan santai. Taman yang luas serta ada danau buatan di tengahnya. Juga banyak burung merpati yang terbang liar kesana kemari.
Yong Jin menghentikan langkahnya ketika melewati sebuah kedai kecil yang menjual street food. Yong Jin berlari kecil meninggalkan Ela dan kedua anaknya. Ela hanya menunggu Yong Jin di seberang sambil duduk di sebuah bangku taman. Tak selang lama Yong Jin kembali dengan dua buah cup di tangannya.
"Makasih sayang. ohh ya, habis dari taman mau kemana?" tanya Ela sambil menyantap makanannya dan sesekali melihat kedua anaknya yang tertidur di stroller.
"Emm... bersantai di rumah aja. Aku pengen makin dekat dengan baby twins." ucap Yong Jin yang penasaran dengan perkembangan baby nya.
"Baiklah, kalau begitu nanti setelah ini kita pulang saja." ucap Ela.
*
*
*
Maldives.
__ADS_1
Nana tengah berada di sebuah kamar yang di sewa oleh Vin's selama beberapa hari belakangan. Aktivitas mereka tak sebatas lebih dari olahraga ranjang. Hanya sesekali mereka keluar untuk snorkeling atau berburu makanan laut.
"Sayang, kamu lihat. Baby twins di ajak jalan jalan ke taman sama Kak Jin." ucap Nana pada Vin's yang sedang tidur santai berbantalan paha Nana.
"Ohh ya? mana?" tanya Vin's yang ingin melihat juga keponakannya yang lucu. "wah lucunya mereka. jadi pengen cepet punya anak." ucap Vin's membuat Nana sedikit termenung.
Sebenarnya Nana juga memikirkan itu. Mereka selalu melakukannya setiap hari. Bahkan dalam satu hari tidak hanya sekali mereka melakukannya. Terlebih Vin's bisa memintanya dimana saja dan kapan saja. Tapi kenapa dia tak hamil juga? itu yang selalu Nana pikirkan.
"Kamu kenapa sayang?" tanya Vin's yang melihat perubahan pada wajah Nana.
"Kak, apa kecelakaan kemarin ada pengaruhnya terhadap aku yang belum hamil juga ya?" tanya Nana membuat Vin's memeluk Nana.
"Kamu itu sehat sayang. Bukan karena kamu gak bisa hamil. Tapi karena memang belum waktunya kita untuk diberi kesempatan menjadi orang tua. Kamu yang sabar ya. Aku juga tidak akan mendesaknya kok. Nanti sepulang dari sini, kita ikut tinggal di rumah Ela dan Yong Jin saja. Siapa tahu itu bisa menjadi pancingan buat kita dengan adanya baby twins." ucap Vin's menenangkan Nana, yang sebenarnya Vin's juga takut kalau salah satu diantara mereka tidak bisa memiliki keturunan.
"Kakak serius? Aku boleh tinggal di rumah Ela?" ucap Nana yang senang karena bisa bersama Ela.
"Iya sayang, Ela dan Yong Jin pasti setuju karena Ela jadi merasa terbantu dengan adanya kamu yang ikut menjaga baby twins." ucap Vin's membuat Nana sedikit lega karena Vin's tidak memarahinya karena tak hamil juga.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.