Kisah Keysha

Kisah Keysha
S3. Trouble Maker Part 65


__ADS_3

"Selamat datang di Nightingale company madam...." ucapan Han Sung terputus karena dia belum mengetahui siapa nama kliennya itu. Dia hanya tahu bahwa wanita yang berada di depannya itu seorang CEO Han Productions.


"Han Ae Ri. Panggil saja Ae Ri." ucap wanita itu membalas jabatan tangan dari Han Sung.


"Baiklah Madam Ae Ri. Silahkan duduk. Nama anda begitu unik. Apa anda bukan dari New York?" tanya Han Sung. Meskipun dia lahir di Venezuela, dan hanya dua tahun tinggal di Korea, namun dia tahu banyak hal yang berbau Korea. Termasuk Marga seseorang.


"Anda benar tuan Hans. Saya memang lahir dan besar di New York. Namun meskipun ayah saya berasal dari New York namun ibu saya berasal dari Korea asli. Marganya Han dan saya mengikuti marga ibu saya." ucap Ae Ri.


"Wah... berarti Anda sering ke Korea? Bagaimana rasanya bisa tinggal di sana? Saya sekalipun belum pernah ke sana." ucap Han Sung basa basi.


"Suasana di sana tenang. Untuk orang karir seperti kita itu merupakan tempat yang indah untuk sekedar merilekskan diri. Jika anda ada waktu luang, datanglah berkunjung ke sana." ucap Ae Ri.


"Bagaimana kalau syuting iklannya di sana saja? Kurasa akan menjadi daya tarik tersendiri bagi mereka yang melihat iklan kita. Bagaimana madam?" tanya Han Sung memberi saran.


"Wah ide yang bagus. Anda memang seperti orang-orang bilang. Hanya dari pertemuan basa basi anda bisa langsung mendapatkan ide yang cemerlang dan memuaskan klien anda. Anda memang tak pernah mengecewakan." ucap Ae Ri merasa kagum dengan sosok Han Sung yang ada di depannya itu.


"Anda terlalu memuji madam." Ucap Han Sung sambil menyesap tehnya. Seketika Ae ari terpana akan ketampanan Han Sung yang berada di depannya itu. Dia merasa kalau Han Sung itu begitu sempurna. Saking terpana nya dia sampai tidak berkedip. Hingga sangat sekretaris pribadinya pun sampai menyenggol lengannya agar tidak begitu melihat Han Sung sampai sebegitunya. Akhirnya Ae Ri pun sadar akan apa yang di lakukannya.


"Kurasa anda jangan memanggilku madam. Umur kita mungkin tidak jauh berbeda. Bahkan saya masih di bawah anda." ucap Ae Ri untuk mengalihkan ketertarikannya pada wajah tampan kliennya itu.


"Benarkah?" tanya Han Sung tak percaya.


"Benar, saya baru lulus satu tahun yang lalu." ucap Ae Ri.


"Tapi anda sudah mempunyai pengalaman yang tinggi untuk bidang ini. Anda seperti sudah melanglang buana sampai ke berbagai negara." ucap Han Sung.

__ADS_1


"Ini semua karena ayahku nyang berjuang keras membangun Han Productions sejak tujuh tahun yang lalu untuk ibuku. Tapi sejak masuk kuliah saya sudah mulai mengelolanya sendiri." ucap Ae Ri yang terlihat lebih dewasa dari pada umurnya.


"Anda memang pintar seperti yang dikatakan para klien saya yang mengenal anda." ucap Han Sung memuji. Dia tahu kalau wanita itu suka di puji. Dan Han Sung pun bisa melihat wajah blushing dari Ae Ri.


"Anda terlalu membesar-besarkan tuan. Saya masih kurang dalam segala hal." ucap Ae Ri merendah. "Baiklah, kalau begitu kita sudah bisa di pastikan bahwa tempatnya berada di Korea. Tapi bagaimana dengan artisnya? Apa perlu saya juga yang mencarikan nya dari agensi saya tuan?" tanya Ae Ri kembali mengalihkan pembicaraan pada hal yang mereka bahas. Dia tak ingin terlalu lama mengagumi sosok Han Sung. Dia takut tidak bisa berdiskusi dengan lancar karena telalu fokus melihat wajah tampan Han Sung.


"Tidak. Saya tidak butuh artis normal yang berakting memperagakan produk saya. Saya hanya butuh orang yang sudah lama sekali tidak merasakan menjadi seperti kita orang yang normal. Dan saya juga sudah punya orangnya. Dia pasti akan sukarela menjadi modelnya. Karena meskipun dia cacat, Tapi dia orang yang paling perhatian dengan lingkungan sekitarnya."ucap Han Sung. Dia merujuk pada Chanyeol. Dia yakin bahwa tanpa paksaan pun Chanyeol akan menyetujuinya untuk menjadi model di perusahaan. Terlebih nantinya jika Chanyeol tahu bahwa mereka akan ke Korea untuk syuting. Pasti Chanyeol akan senang sekali. Karena dia hidup delapan belas tahun di Korea.


"Baiklah. Kalau begitu untuk rapat hari ini sudah selesai kan Tuan? Saya akan menyiapkan semuanya dan kita bisa berangkat ke Korea tepat waktu dari waktu yang di tentukan Tuan." ucap Ae Ri.


"Baik madam. Terimakasih atas kerja sama nya. Kalau boleh tahu apakah anda ada waktu luang malam ini?" tanya Han Sung.


"Saya tidak ada acara malam ini. Saya ada waktu. Ada apakah Tuan?" tanya Ae Ri.


"Kalau anda ada waktu luang, bisakah anda makan malam bersama malam ini?" tanya Han Sung.


"Bisa. Anda kirim saja alamatnya Tuan. Di restoran mana nanti saya akan kesana." ucao Ae Ri dengan sedikit malu.


"Ohh tidak di restoran. Saya mengundang anda di rumah saya. sekalian kita bertemu dengan artis yang nanti akan menjadi model iklan di produk kita." ucap Han Sung yang berniat ingin mengenalkan Ae Ri kepada Chanyeol.


"Ahh... baiklah kalau begitu. Saya permisi dulu Tuan Nightingale." pamit Ae Ri pada Han Sung lalu meninggalkan ruangan setelah saling berjabat tangan.


Setelah meninggalkan ruangan Han Sung, Ae Ri menjadi semakin malu. Karena dia mengira kalau Han Sung mengajaknya makan berdua saja. Tapi ternyata mereka makan bersama artis yang akan di ikut sertakan dalam syutingnya nanti. Tapi kenapa di rumah? Kenapa bukan di tempat lain yang lebih berkesan mewah seperti sebuah restoran.


"Menurutmu kenapa Tuan Hans mengajakku makan malam? Di rumahnya lagi." ucap Ae Ri kepada asistennya.

__ADS_1


"Bukankah tadi Tuan Hans sudah menjelaskannya madam? Dia ingin mengenalkan kepada Anda artis yang ingin di jadikan bintang iklannya.


" Tapi kenapa harus di rumahnya? kenapa tidak di tempat lain seperti perti di restoran?"tanya Ae Ri yang masih penasaran akan kenapa Han Sung berkata seperti itu.


"Bukankah Tuan Hans sudah berkata bahwa orang itu sudah lama mengalami hal yang seperti ini. Dia mungkin takut di ekspose tentang siapa dirinya sendiri." ucap asisten pribadi Ae Ri.


"Ahh... betul juga dengan apa yang kamu katakan. Kalau begitu nanti malam antarkan aku ke rumah Tuan Hans. Dan nanti kamu bisa menjemputku setelah acaranya selesai." ucap Ae Ri.


"Baik madam." jawabnya.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2