Kisah Keysha

Kisah Keysha
S2. Accident


__ADS_3

Vin's yang tak bisa mngejar Nana pun kembali ke tempat dimana Clara berada. Terlihat wajah khawatir Clara. Clara menghampiri Vin's dan memeluk Vin's.


"Vin's, aku takut kalau dia marah sama kamu. Aku takut kalau kamu tinggalin aku setelah dia tahu yang sebenarnya hubungan kita." ucap Clara dengan wajah sedihnya.


"Sudah, kamu tak perlu takut. Kalau memang dia mau menceraikan ku, bukankah itu berita baik bagi kita. Kita bisa menikah secepatnya." ucap Vin's sambil mengusap lembut rambut Clara.


"Tapi apa tidak apa-apa jika dia tahu tentang kita Vin's? Aku takut kalau dia akan bilang sama keluargamu Vin's. Aku takut kalau dia akan membuatmu susah kedepannya." kata Clara yang masih khawatir.


"Kamu tenang aja ya sayang. Kita aman kok. kamu pokoknya tenang saja. Selama kita saling mencintai, kupikir tidak akan ada yang berani menghalangi cinta kita dan memisahkan kita." ucap Vin's dengan lembut.


Disisi Nana, Nana tengah menyetir mobilnya dengan derai air mata. Dia tidak menyangka kalau akan melihat Vin's bersama kekasihnya tengah berciuman disana. Yang lebih tak dia inginkan lagi, kenapa hatinya terasa begitu sakit? Apakah dia sudah benar-benar mencintai Vin's?


Nana kembali memutar lagu di mobilnya. Namun bukan lagu melow melainkan lagu yang keras. Dia ingin menetralkan perasaannya. Dia tak ingin membuat hatinya semakin kacau.


🎶🎶🎶


You're in danger


You're in danger


You're in danger


You're in danger


Maennal ireon sik


Neo\=neo, na\=na neoui gongsik


Haendeuponeun jangsik


Na namchini matgin hani? I'm sick


Wae sukjecheoreom pyohyeondeureul mirwo


Uri museun bijeuniseu? Anim naega sirheo?


‘deong deong digi deong deong'


Jom salgawojyeora oneuldo tto jumuneul bireo


Urin pyeonghaengseon,


Gateun goseul bojiman neomu dareuji


Nan neo bakke eomneunde


Wae neo bakke inneun geotman gateunji


Kkonghamyeon neon mureo “ppichyeonni?”


Nal ppichige haetdeon jeogina isseonni


Neon gwiyomi, nan jimotmi


Saenggigil niga deo saranghaneun gijeogi


Neon naega eomneunde


Nan neoro gadeukhae michil geot gata


Geunde wae ireoneunde


Wae baboreul mandeureo


Na ije gyeonggohae


Hetgallige hajima


Jangnanhae neo dodaeche naega mwoya


Manmanhae uh nal gatgo noneun geoya


Neo jigeum wiheomhae


Wae nareul siheomhae


Wae nareul siheomhae


Hetgallige hajima


Jangnanhae neo dodaeche naega mwoya


Manmanhae uh nal gatgo noneun geoya


Neo jigeum wiheomhae

__ADS_1


Wae nareul siheomhae


Wae nareul siheomhae


Hetgallige haji ma


Neo ttaemune neomu apa


Neo ttaemune neomu apa


Neo ttaemune neomu apa


Hetgallige haji ma


Neon naege neomu nappa


Neon naege neomu nappa


Neon naege neomu nappa


Hetgallige hajima


Yeollak bujaejung, unlock subae jung


Neoran yeoja bonsimeul susaek jung


Gojak bonaejun ge munja duse jul


Ige naega baraetdeon yeonae, kkum?


Paranmanjang reobeu seutori da eodi ganna


Deuramae naon juingongdeul da jeori gara


Neo ttaemune subaek beon jwieo jamneun meorikarak


Neon damdam geujeo dangdang, nal cha ppangppang


Mwoni mwoni nan nege mwoni


Neo boda ni chinguege jeonhae deutneun sosik


Wonhae wonhae uh neoreul wonhae


Neoran yeojan sagikkun nae mameul heundeun beomin


Ilbangjeogin guaedeul hae bwatja heossugo


Neoege nan geujeo yeonini anin ujeongi


Pyeonhaesseuljido molla i'm a love loser


Neon naega eomneunde


Nan neoro gadeukhae michil geot gata


Geunde wae ireoneunde


Wae baboreul mandeureo


Na ije gyeonggohae


Hetgallige haji ma


Jangnanhae neo dodaeche naega mwoya


Manmanhae uh nal gatgo noneun geoya


Neo jigeum wiheomhae


Wae nareul siheomhae


Wae nareul siheomhae


Hetgallige haji ma


Jangnanhae neo dodaeche naega mwoya


Manmanhae uh nal gatgo noneun geoya


Neo jigeum wiheomhae


Wae nareul siheomhae


Wae nareul siheomhae

__ADS_1


Hetgallige haji ma


Neo ttaemune neomu apa


Neo ttaemune neomu apa


Neo ttaemune neomu apa


Hetgallige haji ma


Neon naege neomu nappa


Neon naege neomu nappa


Neon naege neomu nappa


Hetgallige haji ma


🎶🎶🎶


Tiba-tiba saja saat Nana sedang asyik mendengarkan lagu sambil menetralkan perasaannya, Nana mendapati HP nya berdering. Dia melihat bahwa Jason/Jin-young memanggil. Dengan cepat Nana menjawabnya. Namun belum sempat dia kata-kata mendengar Jin-young dari seberang, Nana kaget saat melihat bahwa di persimpangan jalan ada kendaraan yang melaju sangat kencang.


"Aaaaa..... brak brak brak.."


Kecelakaan itu tak terelakkan. Mobil yang Nana tumpangi berputar tiga ratus enam puluh derajat. Dengan cepat orang orang yang berada di sekitar tempat kejadian langsung mendatangi Nana. Salah satu dari mereka melihat HP Nana yang masih tersambung panggilannya meskipun layarnya retak.


📲 Halo Na Young? kamu baik baik saja? Halo?


📱 Maaf tuan. pemilik HP ini kecelakaan di Jl. Y. jika anda mengenalnya mohon datang ke Century Hospital. Pasien akan di bawa kesana.


📲 Baik terimakasih infonya.


Nana yang sudah mendapatkan pertolongan pertama langsung di bawa ke Century Hospital untuk mendapatkan perawatan lanjutan. Dengan segera Nana mendapatkan pertolongan. Namun karena tak ada kerabat yang menyertainya, Nana tak bisa segera di operasi. Padahal pendarahan di kepalanya mengharuskannya di operasi.


Tak berselang lama Jin-young yang mendapatkan kabar itu langsung datang ke rumah sakit. Dia menemui dokter yang menangani Nana.


"Bagaimana keadaannya dok?" tanya Jin-young dengan wajah panik nya.


"Keadaannya parah. dia harus segera di operasi. Kami membutuhkan persetujuan dari keluarganya. apa anda keluarganya?" tanya Dokter tersebut.


"Cepatlah lakukan yang terbaik untuknya dok. saya akan menanggung biayanya." ucap Jin-young tanpa mengungkap siapa sebenarnya dirinya di depan sang dokter.


"Baiklah kalau begitu. kami akan segera melakukan tindakan operasi." ucap Dokter itu meninggalkan Jin-young.


Hari sudah menunjukkan pukul sembilan malam ketika Nana selesai di operasi dan di pindahkan ke rawat inap. Namun dia belum sadarkan diri. Jin-young terus menunggunya sepanjang malam. Bahkan dia tidak pulang.


Paginya, Jin-young terbangun di samping tempat tidur Nana. Namun Nana belum juga sadarkan diri. Dia membersihkan mukanya ke kamar mandi sebentar ketika tiba-tiba HP nya berdering. Dia melihat nama "Kak💕" di HP nya. Jin-young pikir kalau itu kakaknya. Jin-young pun mengangkatnya.


📲 Kamu kemana aja Na? kenapa tidak pulang semalaman?


📱Maaf apa anda keluarganya?


📲 Siapa kamu? kenapa kamu yang mengangkatnya?


📱Saya temannya, saudara anda kecelakaan semalam di jalan Y. dan sekarang masih belum sadar di Century Hospital.


📲 APA!?


Sambungan telefon itu pun mati. Jin-young yang heran pun hanya mengangkat bahunya lalu meletakkan kembali HP Nana. Namun belum ada lima menit, HP nya sendiri bergetar. pesan dari sang ibunda untuknya.


📲 Sayang, pulanglah sekarang. Ayah dan Bunda sedang berada di rumahmu. Adikmu juga.


Begitulah isi pesan dari ibundanya yang menyuruhnya pulang. Dengan berat hati dia meninggalkan Nana sendiri. Toh sebentar lagi keluarganya akan datang. Dia bisa tenang. Dia pun berpesan kepada sang perawat jika nanti keluarga Nana akan datang.


Benar saja. Tak lama setelah Jin-young pergi, Vin's yang mendapatkan kabar tentang Nana pun langsung datang melihat keadaan Nana. Vin's terlihat terpukul ketika tahu bahwa Nana istrinya yang kemarin memergokinya selingkuh tengah terbujur tak berdaya di ranjang pasien.


Mungkin dengan keadaan ini dia bisa senang karena istrinya tak akan mengadu kepada keluarganya. Namun dia tak merasakan itu. Di hatinya justru sedih melihat sang istri seperti itu.


Vin's pun mendekati ranjang pasien. Dia menggenggam tangan Nana penuh dengan sayang. Dia melihat bekas luka pada tubuh Nana. Kepalanya yang masih di perban, wajahnya yang terlihat masih ada bekas biru, mungkin karena efek hantaman keras.


Tangan dan kaki Nana pun juga banyak luka. Bahkan kaki kirinya juga di perban. Dia ingin sekali memberi kabar kepada keluarga di Korea, namun takut kalau mereka akan khawatir. Namun jika terjadi apa-apa kepada Nana dan dia tidak melaporkannya, maka keluarga nya pasti akan marah besar kepadanya.


Akhirnya dengan berat hati Vin's memberi kabar kepada keluarganya yang berada di Korea. Dia memberi kabar apa yang tengah menimpa Nana sekarang. Bahkan dari keterangan dokter, Nana tak bisa pulih secepatnya. Bahkan Nana masih juga belum sadar. Butuh kemauan dari pasien sendiri jika ingin sadar. Karena dilihat pasien begitu putus asa.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2