Kisah Keysha

Kisah Keysha
Bagian 36


__ADS_3

Pagi hari dikala semua sudah berkumpul diruang makan hingga para pembantu menyiapkannya di teras samping yang luas hanya untuk sekedar sarapan bersama. para tetua berada dalam satu meja dan para pasangan muda berada di meja lainnya.


Mereka menyambut datangnya pengantin baru. Key melihatkan senyumnya tapi Kevin justru melihatkan wajah murungnya.


"Ini kenapa sih mantu papa kok cemberut?" tanya Johan.


"pasti gak dikasih jatah tu, hahahaha." kata Jackson sambil tertawa.


"apa bener nak? kenapa?" tanya Rahma.


"ya gimana Key mau kasih jatah, orang jalannya sedang di blokir." kata Kevin sembari mengambil sandwich dan memakannya.


Hahahahahahahaha...


Semua orang yang mendengar itupun langsung tertawa. Mereka tak pernah menyangka akan mendapatkan sarapan pagi yang mengocok perutnya. sedangkan Kevin yang ditertawai menekuk mukanya.


"seneng ya lo pada gue gak bisa nuntasin hasrat gue." kata Kevin sengit.


"uhh seneng banget." jawab BamBam yang masih dengan tawanya.


"lagian udah gak pertama kalinya ini." kata Jackson.


"iya.. inget bro.. udah punya Junior." tumpak Yugyeom.


"justru gue pingin banget bikinin si Junior adik biar dia bisa mandiri juga." kata Kevin berkilah.


"laah alasan aja lo. ehh tapi inget lo. kalau udah pulang ke Korea lo gak bisa setuap hari sama istri lo. ingat sandiwara lo sama Lena." kata JB mengingatkan.


"oh iya. untung lo ingetin. kalau gak, gue bakalan lupa. serius." kata Kevin tersadar.


"nah itu lo malah lupa. udah sekarang kita bisa bantu apa nih sama rencana lo?" tanya Yena.


"gue mau ngadain resepsi dikorea. biar dia berasa kalau gue serius nikah sama dia. dan juga kejutan buat Key. jangan pada kasih tahu Key ya." kata Kevin sembari melirik Key yang masih asyik ikut bergabung bersama para tetua.


"itu si Key betah banget sih gabung sama para tetua? gue aja lihatnya engap." kata Mark.

__ADS_1


"ya kalo kalian mah emang gak akan betah. kalau Key bakalan betah aja. dia kan juga udah emak-emak." kata Rina.


"lo kan juga udah emak-emak Rin." protes Yena.


"iya status gue emang udah emak-emak, tapi kan gue belum punya anak." kata Rina membela diri.


"Vin, gue pengen deh jodohin anak gue nanti sama Junior. kalau anak gue cewek tapi." kata Jinyoung.


"Boleh aja. tapi nunggu istri lo ngelahirin anak dulu. lo harus topcer lah." kata Kevin.


"gue udah ngadon setiap malam bro. tinggal nunggu aja." kata Jinyoung ditanggapi kekehan oleh semuanya.


***


Tak terasa tiga minggu telah berlalu. jadwal mereka menetap menjadi lebih lama. bahkan Kevin sudah diteror oleh telfon dari Lena. tapi dia hanya mengabaikan saja.


Kini Key dan Kevin telah tiba di bandara tanpa Junior karena ternyata Junior enggan pulang bersama kedua orang tuanya. dia lebih memilih tinggal bersama Grandma dan grandpa nya dan juga menahan Oma untuk pulang kembali ke Korea. akhirnya hanya Kevin dan Key yang pulang ke Korea. sedangkan yang lainnya pulang tiga hari setelah upacara pernikahan digelar.


Kini mereka telah sampai di apartemen. mereka langsung merebahkan badannya di ranjang. Kevin memeluk mesra Key.


"gak, aku mau nginep disini." kata Kevin sambil mengelus punggung Key.


"tapi kan, apa dia gak curiga yang?"


"udah, kamu tenang aja. aku udah kirim pesan sama dia kalau besok siang aku pulang ke Korea."


"tapi kan..."


"gak usah ada tapi-tapian. mending sekarang kamu bantu aku aja yang. nidurin yang udah bangun." kata Kevin sambil berbisik dengan nada sensualnya.


Key yang mendengar itupun langsung bersemu merah. tapi entah dapat keberanian dari mana, dia langsung inisiatif menelanjangi diri sendiri dan membuka sabuk Kevin dan mengeluarkan jerrynya.


Tanpa aba-aba tanpa pemanasan, Key langsung memasukkan milik Kevin kedalam kenikmatannya. Kevin hanya menggeleng tak percaya bahwa wanita yang dia cintai dan sekarang sudah menjadi istrinya ternyata bisa berbuat seperti itu. Gejolak dalam dirinya pun langsung meledak.


Akhirnya dari sore sampai malam, mereka habiskan untuk menuntaskan hasrat yang begitu membara dalam diri mereka masing-masing. hingga waktu menunjukkan hampir tengah malam, Key terbangun karena perut keroncongan.

__ADS_1


Dia berjalan keluar dari kamar menggunakan kaos oblong yang kebesaran sampai paha. dia bahkan hanya menggunakan celana dalam tanpa bra. dia berjalan gontai ke dapur. tapi apa yang dia dapat. hanya ada susu dan buah-buahan yang ada disana.


"ohh iya kita begitu lama disana pasti Oma sengaja mengosongkan kulkas. bangunin Kevin aja deh untuk minta dibeliin makanan diluar."


Key pun kembali berjalan masuk ke kamar. dia membangunkan Kevin yang masih terlelap karena pergulatan tadi.


"sayang bangun.. laper.."


"ya masak to sayang." kata Kevin dengan suara seraknya dan sedang mengumpulkan kesadarannya.


"Didapur gak ada bahan makanan. kamu pesenin gih. aku mau mandi. selesai mandi harus udah ada ya." kata Key.


"kamu mau apa sayang?"


"aku mau tteokbokki, tonkatsu, ramyeon." teriak Key dari dalam kamar mandi.


"dasar.. cantik-cantik makannya banyak.


Setelah selesai memerankan makanan, Kevin ikut mandi bersama Key. setengah jam kemudian mereka selesai. Kevin memandangi tubuh sexy istrinya yang hanya menggunakan handuk kimono nya dan menggelung rambutnya yang masih basah dengan handuk.


" sayang, berhenti melihatku. itu ada bel, siapa tahu makanannya udah dateng."kata Key.


"kamu aja deh yang buka."


"ya udah."


Tapi saat melihat Key hanya kembali memakai kaos oblong kebesaran, tanpa bra dan hanya menggunakan celana dalam, kaosnya pun tak sampai menutupi pantatnya yang terlihat sexy serta karena kebesaran, belahan dadanya pun terlihat, membuat Kevin melotot.


"berhenti, jangan dibuka."


"kenapa gak boleh sih. terus kalau itu makanan kita gimana?"


"aku aja yang buka. aku gak mau tubuh kamu terlihat orang lain." kata Kevin sembari mengecup bibir Key.


"dasar mesum. ya udah buruan, aku udah laper banget ini." kata Key menuju dapur untuk menyiapkan piring dan mangkuk. saat berbalik dia melihat Kevin membawa banyak sekali bungkus makanan. ada ramyeon, tteokbokki, tonkatsu, corndog, iga panggang, jajangmyeon dan kimbab. Key menelan ludahnya karena laparnya semakin terasa saat melihat makanan yang begitu banyak ini.

__ADS_1


__ADS_2