Kisah Keysha

Kisah Keysha
S3. Trouble Maker Part 44


__ADS_3

"Kak Freya, kakak kan sudah lulus, kakak mau terus kuliah di asrama? Apa kakak tidak capek? memangnya asrama enak ya?" tanya Scarlett tiba-tiba dan tentu saja membuat ketiga orang lainnya melihat ke arahnya.


"Tentu asrama menyenangkan. Kamu mendapat banyak sekali teman di sana. Bahkan kamu bisa merasakan tidur bersama dengan teman sekamarmu ramai-ramai. Kamar kakak berisikan empat orang. Jadi tiap sebelum tidur, kamar kakak ramai untuk sekedar bermain sebentar." ucap Freya.


"Tapi kan kita tidak bisa melihat dunia luar." ucap Scarlett.


"Siapa bilang? Kakak tiap sebulan sekali pergi berwisata bersama teman-teman satu sekolah kakak. Bahkan tiap semester wisata kita akan ke luar negeri. Jadi kakak pernah ke Jepang, kakak pernah ke Hawai, Maldives, Toronto, Paris, Roma dan masih banyak lagi." ucap Freya dengan senyum yang mengembang.


"Ahh kakak bohong." ucap Scarlett tak percaya.


"Betul, di tempat kakakmu sekolah memang memiliki sistem seperti itu. Mama selalu di beri pesan oleh kakakmu jika kakakmu ada acara wisata keluar negeri." ucap Krystal.


"Kenapa Mama tidak pernah bilang kalau sekolah kakak seperti itu? Tahu begitu Scarlett sekolah di sana saja kan." ucap Scarlett.


"Kan kamu sendiri yang bilang tidak mau sekolah di sana karena asrama itu tidak menyenangkan." ucap Yong Bin.


"Tapi kalau tahu begini aku kan juga mau." ucap Scarlett sambil memanyunkan bibirnya.


"Kamu hanya suka waktu berwisata nya saja. Tapi nanti pas hari hari biasa yang ada kamu hanya menyusahkan Freya dengan terus saja merengek ingin pulang." ucap Chanyeol.


"Nah betul tuh kata Oppa mu. Kamu itu hanya suka pergi jalan-jalan saja kan?" tanya Freya membenarkan omongan Chanyeol.


"Hehe...." Scarlett hanya tertawa saat yang berbicara seperti itu.


"Jadi kamu mau kuliah dimana nak?" tanya Yong Bin.


"Freya juga mau ambil kuliah di Los Angeles College of Music Pa, Ma." kata Freya.


"Loh kenapa? Bukannya dulu kamu ingin kuliah di Stanford?" tanya Yong Bin.


"Dulu aku memang ingin sekolah di sana. Tapi setelah tahu bahwa Kak Bright tinggal di New York, dan jarang pulang ke sini, Freya memutuskan untuk kuliah di sini saja. Biar Freya yang menggantikan kak Bright menjaga Mama dan Papa disini." ucap Freya.

__ADS_1


"Bener karena itu alasannya?" tanya Krystal.


"Bener Ma, Pa. Aku juga ingin sekali lebih dekat dengan kalian. sudah cukup sepuluh tahun aku hidup jauh dari kalian. Kali ini aku ingin lebih dekat dengan kalian." kata Freya dengan senyumnya.


"Asyik... aku punya kakak yang lengkap lagi. Tidak ada kak Bright, tapi ada Oppa yang menggantikannya." ucap Scarlett begitu girang seperti anak kecil.


"Ish.. kamu ini masih saja seperti anak kecil. Ingat, kamu itu sudah anak SMA Scarlett. Berhenti bertingkah seperti anak kecil. Siapa yang mau menjadi kekasihmu kalau seperti ini." ledek Chanyeol sambil mengusap rambut Scarlett dengan gemas. Dia begitu gemas dengan Scarlett sejak dulu karena dia begitu menginginkan adik perempuan.


"Ya! Kak Freya, lihatlah! Oppa menjahiliku." adu Scarlett kepada Freya.


"Biarkan saja. Toh emang benarkan kata Chanyeol Oppa bahwa kamu memang masih seperti anak kecil. Bangun saja masih belum bisa bangun sendiri. Harus ada yang membangunkannya. Lalu bagaimana kamu mau dewasa? Kakak rasa kamu memang harus masuk asrama." ucap Freya tidak membela Scarlett tapi lebih membela omongan Chanyeol.


"Mama... Papa...." rengek Scarlett kepada orang tuanya untuk memberinya dukungan.


"Makanlah makananmu Scarlett. Cepat habiskan. Jangan banyak bicara." ucap Yong Bin tegas membuat Scarlett diam.


Scarlett yang tidak mendapatkan dukungan dari pihak manapun hanya diam saja dan terus menekuk mukanya. Dia hanya mengaduk-aduk makanannya dengan malas. Namun seketika raut wajahnya berubah ketika Chanyeol berbicara.


"Sungguh? Oppa ingin mengajakku berkeliling?" tanya Scarlett.


"Tentu. Oppa membutuhkan tour guide untuk memandu jalan Oppa." ucap Chanyeol membuat Scarlett berteriak kegirangan.


"Yeay!!" teriak Scarlett dengan girang sekali.


"Kalau begitu cepat habiskan sayur mu, baru kamu boleh keluar jalan malam ini. Kalau sayur itu tidak habis, maka kamu tidak boleh keluar malam ini." kata Freya yang lebih dulu diam-diam mengambilkan Scarlett sebuah salad sayur di depannya.


"Kakak, aku tidak suka sayur." ucap Scarlett. Scarlett memang tidak suka sayur. Maka dia juga tidak mau memakannya dan lebih memilih untuk mengembalikan salad sayur itu. Namun lebih dulu Krystal berbicara.


"Eits... makanan yang sudah di ambil tidka boleh di kembalikan kembali. Cepat makan!" titah Krystal.


"Tapi Ma, aku tidak suka sekali dengan sayur. Dan lagipula bukan aku yang mengambilnya. Jadi untuk apa aku memakannya." kata Scarlett tetap kekeh tidak ingin memakannya. Scarlett bukan vegetarian. Dia tidak suka dengan sayur.

__ADS_1


"Tapi itu piringmu Scarlett. Cepatlah makan dan habiskan." kata Chanyeol dengan tegas. Tapi sekali lagi Scarlett membantah untuk tidak mau menghabiskan sayur yang tidak dia ambil itu.


"Tapi Oppa, kalau aku tidak suka bagaimana? aku benar-benar benci dengan sayur Oppa." ucap Scarlett.


"Sayur itu sehat. Kamu bisa amenjadi lebih sehat kalai makan. sayur. Jadi kenapa kamu tidak mau memakannya? Cepatlah makan dan habiskan. Agar kita cepat selesai makannya." ucap Chanyeol dengan tegas.


"Tidak mau." ucap Scarlett sambil mendorong makanannya lalu melipat tangannya di dada. Mukanya menunjukkan ekspresi marah dan tak suka karena di paksa untuk memakan sayur. Chanyeol yang melihat itupun langsung memfokuskan pandangannya pada Scarlett. Scarlett pun juga melihatnya. Ada rasa ngeri di pandangan mata Chanyeol yang ia lihat.


"Scarlett, cepat habiskan makananmu, atau Oppa tidak akan membawamu jalan-jalan keluar. Dan sampai kapanpun kamu tidak akan pernah jalan-jalan bersama dengan Oppa." ucap Chanyeol mengancam Scarlett.


Awalnya Scarlett tetap tidak bergeming. Dia hanya membalas tatapan mata Chanyeol yang ganas. Namun tiba saja Scarlett diam lalu mematuhi apa yang dikatakan oleh Chanyeol. Scarlett memakan sayurnya itu dalam diam tanpa kembali protes. Bahkan ketika Freya mencoba untuk mengambilkan nya kembali salad sayur itu, Scarlett juga tidak memprotes nya.


Freya menatap Chanyeol. Dia menatap Chanyeol yang terus melihat ke arah Scarlett yang tengah makan dengan kepala menunduk. Lalu Freya melihat ke arah Scarlett. Scarlett sempat melirik ke arah Chanyeol, namun saat tahu kalau Chanyeol terus menatapnya tajam, Scarlett pun kembali menunduk dan meneruskan makannya. Freya tersenyum. Ternyata sekarang Freya tahu ancaman yang tepat jika Scarlett tidak bisa di atur. Ancaman itu keluar dari bibir Chanyeol. Maka jika itu keluar dari bibir Chanyeol, Freya akan menurutinya.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2