Kisah Keysha

Kisah Keysha
Bagian 26


__ADS_3

Key pulang ke apartemen yang sudah disediakan Kevin untuk ikut bersandiwara dengan Lena. Lena pun terlihat dengan senang hati berada disana.


Ini lebih mudah dengan apa yang aku duga. dengan begini aku akan lebih cepat mendapatkan Kevin dan hartanya. batin Lena.


"kak, maaf ya, aku punyanya apartemen kecil ini. tapi disini aku ada dua kamar kok. pintu kamar kakak yang berwarna coklat di ujung setelah kamar mandi. nanti kakak kalau mau mandi juga dikamar mandi itu. sedangkan kalau kakak ada apa-apa, kakak bisa panggil aku diatas kak. diatas dapur itu kamar dan juga ruang kerjaku. nanti kalau ada perlu apa-apa kakak tinggal panggil aja." kata Key menjelaskan.


"Key, bukannya kamu punya anak ya? anak kamu mana kok gak ada? terus dia kamarnya dimana? kenapa gak ada satupun barang anak-anak disini?" tanya Lena.


"Ohh.. si kecil memang dari dulu tinggal sama omanya kak. omanya Kevin. yah.. jadi aku cuma tinggal sendiri. soalnya kasihan kalau mau tinggal sama aku kak. kan aku sibuk gak bisa ngurus dia 24jam.tapi tiap seminggu sekali dia kesini sama ayahnya." kata Key sambil menyiapkan makan malam.


"kamu masak sendiri Key? gak ada ART?"


"gak ada kak. adanya cuma pagi buat bersih - bersih. selebihnya aku lakuin sendiri kak."


Lena yang mendengar hanya bisa mengangguk - angguk paham. dia langsung jalan menuju ke kamarnya. dia takjub melihat kamar yang didesign dengan bagus juga barang-barang mewahnya.


"wah gila.. ini perabot pasti Kevin yang beliin. bahkan apartemennya juga. gak mungkin seorang Key yang cuma punya butik kecil-kecilan bisa beli apartemen dan perabot yang super mewah ini. gucci yang harganya ratusan juta. gila. bisa jadi nyonya besar ini kalau gue bisa nikah sama Kevin." kata Lena kepada dirinya sendiri.


Key yang melihat tingkah mantan kakak iparnya itu pun hanya tersenyum penuh kemenangan. Ya, Diam-diam memang Kevin sengaja menaruh CCTV yang terhubung dengan ponsel Key dan Kevin disemua ruangan itu..


"Silahkan bermimpi dulu tuan putri. tapi nanti kalau kamu bangun jangan kaget kalau semua yang kamu ucapkan itu hanya mimpi ya kakak ipar." gumam Key.

__ADS_1


Siang telah berganti malam. Lena telah terlelap dalam dunia mimpinya. bahkan dia tertidur saking nyenyaknya. karena semenjak bercerai dari Mike, dia terpaksa kembali ke apartemen kecilnya. dan kembali melebarkan sayapnya untuk bisa go internasional.


Key masih terjaga dengan pekerjaannya didalam kamar. saat hendak bersiap untuk tidur, hpnya berbunyi.


"Halo sayang. ada apa?" kata Key setelah melihat siapa yang telfon. tak lain tak bukan adalah Kevin.


"gak papa. cuma kangen aja sayang biasanya kan ada kamu disampingku."


"ya makanya halalin dong."


"emang kamu mau nikah disini?"


"enggak. hehe"


"iya ini. habis nyelesaiin sketsa. kamu tidur sama Junior kan?"


"iya ini. Junior gak mau pisah dari tadi aku pulang kantor jemput dirumah Rina. ohh iya tadi aku jadinya beli kado sendiri. tapi besok kamu bareng aku kan sayang berangkatnya?"


"iya, kita berangkat bareng. ehh sayang, ini ada panggilan masuk dari papa. udah dulu ya. aku mau ngangkat panggilan papa." kata Key memutus panggilannya kepada Kevin dan langsung menerima panggilan Johan.


"Halo pa, ada apa? kenapa malam-malam telfon?"

__ADS_1


"papa lagi ada kerja di Korea nak. bisa papa mampir ke tempat kamu? Papa kangen sama Junior nak."


"bisa pa. tapi mungkin hanya ada Kevin dan Junior. soalnya aku sementara tinggal di apartemen Kevin yang lain sendiri."


"kenapa kalian pisah tempat tinggal? apa kalian sedang marahan?"


"Gak kok pa. cuma ada kakak ipar yang lagi disini dan minta nginap ditempat Key. jadi Key gak enak sama Kevin akhirnya bawa kakak ipar ketempat lain."


"kakak ipar? apa yang kamu maksud Lena?"


"iya pa, kenapa? kok papa kelihatan kaget gitu?"


"kamu tahu gak kenapa Lena berada di Korea sendiri?"


"katanya dia ada pemotretan disini selama sebulan pa."


"sebenarnya bukan itu alasannya. dia sudah pisah sama kakakmu Mike. dia meninggalkan Mike karena perusahaan yang dirintis Mike diambang kehancuran. makanya papa disini karena mau membantu kakak kamu."


"Jadi dia udah mantan kakak ipar pa?"


"iya, kamu harus hati-hati karena bisa jadi dia ke sampingmu hanya untuk mendekati Kevin dan berencana merebut Kevin dari kamu. juga dia ingin mengambil harta kekayaan Kevin. papa takut kamu kenapa - kenapa nak. dia itu wanita rubah yang licik sekali nak. kamu harus janji sama papa, bahwa kamu akan baik-baik saja."

__ADS_1


"iya pa, Key janji Key akan baik-baik saja. papa gak usah takut ya. selama ada Kevin yang selalu dukung Key. ya sudah kalau gitu Key tutup dulu ya pa, takut kakak ipar dengar. besok kalau papa mau ke tempat Key, papa ke perusahaan Kevin dulu aja bisa nanti diantar sopir Kevin. selamat malam pa." kata Key yang langsung menutup telfon dari papanya.


"ohh jadi sekarang kamu statusnya orang asing yang ingin menjadi benalu dikehidupan ku yang sudah tenang ini? gak akan aku biarkan semua itu terjadi. kamu gak akan aku biarkan merebut apa yang sudah menjadi milikku. selama ini aku sudah sabar menghadapi sikap kamu menjadikanku kambing hitam dan menambah bumbu agar semuanya membenciku. sekarang kamu akan lihat seberapa besar kekuatanku yang sebenarnya." gumam Key dengan mengepalkan tangannya. matanya menatap cermin melihat pantulan dirinya yang terlihat begitu menakutkan.


__ADS_2