Kisah Keysha

Kisah Keysha
S3. Trouble Maker Part 68


__ADS_3

"Apa yang membuat kakak tiba-tiba saja mengajak madam Ae Ri makan bersama?" tanya Scarlett pada Han Sung yang kini sudah dalam perjalanan pulang dari meeting dengan klien di sebuah cafe. Dia akan pulang sebentar ke kantor lalu pergi lagi untuk meeting dengan klien yang lain di sebuah restoran. Baru nanti pukul tujuh mereka akan pulang ke rumah dan pukul delapan semuanya akan makan malam bersama dengan madam Ae Ri.


"Kakak ingin mengenalkannya dengan Chanyeol. Karena Chanyeol yang akan menjadi bintangnya nanti untuk iklan perusahaan kita. Sekalian agar semua klien tahu bahwa di balik Hans Nightingale masih ada Chan Nightingale yang memegang saham terbesar. Menunggu dia siap untuk memegang perusahaan, sementara aku yang memegangnya. Lagipula kalau mereka berdua sudah bertemu Madam Ae Ri bisa mengenal bagaimana karakteristik dari Chanyeol. Jadi dia bisa menentukan tempat dimana kita akan merekam syuting iklannya. Dia pasti akan langsung terpikat dengan pesona Chanyeol yang begitu mempesona." jelas Han Sung.


"Apa nanti Chanyeol Oppa tidak keberatan jika kita mengadakan syutingnya di Korea? Bukankah itu hanya akan membuka kenangan lama Chanyeol Oppa tentang seseorang yang menorehkan luka di hatinya?" tanya Scarlett yang sedikit tahu tentang kenapa Oppa nya tersayang menjadi seperti itu, meskipun dia tidak tahu bagaimana yang pasti kronologinya.


"Justru dengan kita membawanya ke sana, Kakak berharap Chanyeol akan menjadi makin semangat untuk sembuh." ucap Han Sung.


"Memangnya ada hal apa di sana sampai kakak yakin sekali kalau Oppa bakalan lebih bersemangat untuk sembuh jika kita bawa dia ke Korea?" tanya Scarlett merasa penasaran dengan Han Sung yang dengan percaya dirinya berkata seperti itu seakan tahu bahwa di sana ada sesuatu yang bisa membangkitkan semangat pada diri Chanyeol.


"Karena di sana ada seseorang yang aku yakin bisa menjadi pemicu semangat untuk Chanyeol. Bukan seseorang, melainkan banyak orang. Dia sudah hidup di Korea selama lima belas tahun, dan aku yakin banyak sekali kenangan manis di sana. Dan asal kamu tahu juga, di sana ada seorang wanita yang menunggu Chanyeol untuk datang bertemu dengannya menagih janji yang mereka berdua ucapkan saat pertemuan terakhir mereka sebelum Chanyeol pergi ke Los Angeles. Gadis yang begitu di cintai oleh Chanyeol dan juga yang mencintai Chanyeol. Di sana juga ada seorang kakak yang harus di temui oleh Chanyeol. Kakak yang bisa mengobati rasa rindunya kepada kak Yura."ucap Han Sung.


Han Sung teringat akan Gladis, wanita yang melelehkan hati Chanyeol yang begitu dingin. Juga dengan Yohan yang tidak dia ketahui bagaimana kabarnya, namun dia mengetahui dimana Yohan tinggal. Diam-diam Han Sung mencoba untuk menghubungi Taeyong dan Jihoon. awalnya Taeyong dan Jihoon tidak percaya bahwa itu benar Han Sung. Tapi saat tahun lalu Han Sung mencoba meminta tolong kepada pamannya Han Bin untuk mempertemukannya dengan Taeyong dan Jihoon, akhirnya mereka percaya bahwa Han sung dan Chanyeol masih hidup. Dia menceritakan semuanya kepada Taeyong dan Jihoon. Kedua sahabatnya itu menangis dan ingin sekali bertemu dengan Chanyeol. Tapi belum saatnya. Han Sung pun menyuruh Taeyong dan Jihoon mencari tahu keberadaan Gladis dan juga Yohan. Jika nanti pada akhirnya mereka akan pergi ke Korea, Chanyeol bisa bertemu dengan mereka berdua. Orang yang berarti dalam hidup Chanyeol.


"Apa gadis yang kakak maksud itu gadis yang fotonya di simpan oleh Oppa?" tanya Scarlett membuat lamunan Han Sung pun buyar.


"Foto? Memangnya Chanyeol pernah menyimpan foto seorang wanita?" tanya Han Sung karena selama ini dia benar-benar tidak pernah tahu atau melihat sebuah foto wanita di kamar atau di lemari Chanyeol selain foto ibunya, saudaranya dan Yura.

__ADS_1


"Aku dulu sekali, menemukannya saat Oppa baru pertama kali datang ke Los Angeles. Aku menemukan foto itu tergeletak di lantai lalu aku memungutnya. Namun saat aku bertanya kepada Oppa siapa wanita yang ada di foot itu, Oppa justru memandang dengan sedih foto itu. Dia pun langsung menyembunyikan foto itu dariku. Dia bahkan tidak mengatakan namanya siapa." ucap Scarlett teringat akan delapan tahun yang lalu.


"Apa kamu masih ingat dengan wajah gadis itu?" tanya Han Sung.


"Tidak. Tapi aku masih ingat kalau wanita itu seperti orang Korea asli. Dan terakhir aku justru melihatnya berada di dalam dompet Oppa. Oppa masih menyimpannya dengan rapi. Tapi lagi-lagi Oppa langsung menyembunyikan itu dariku. Dia tidak mau memberitahu siapa wanita itu. Aku bahkan tidak bisa melihatnya dengan jelas karena Oppa langsung menutupnya begitu saja ketika tahu kalau aku memergokinya menyimpan sebuah foto wanita."ucap Scarlett.


"Sungguh? Kenapa aku jadi penasaran." ucap Han Sung.


Selama ini dia tidak pernah membuka dompet milik Chanyeol. Memegangnya saja jarang. Dia hanya sering melihat dompet itu berada di atas nakas samping tempat tidurnya. Dompet itu selalu berada di dekat ponselnya. Han Sung tak pernah menyentuhnya apalagi membukanya karena baginya itu merupakan hal paling privasi, jadi meskipun Chanyeol adalah saudara sepupunya sendiri, dia tidak berani untuk melakukan itu. Dia tidak mau menjadi orang yang terlalu lancang membuka bawang milik orang lain.


Tapi ini Scarlett saja tidak tahu siapa wanita yang berada dalam foto itu. Hal itu justru membuat Han Sung semakin yakin kalau wanita yang berada di dalam foto itu adalah Gladis. Selain Yura, siapa lagi wanita yang paling dia cintai di dunia ini? Siapa lagi kalau bukan Gladis. Apalagi di sini hanya Han Sung yang tahu bagaimana rupanya dari seorang Gladis. Wajar saja kalau Scarlett sendiri tidak tahu siapa wanita yang fotonya di simpan oleh Chanyeol itu. Tapi Han Sung enggan untuk membocorkan nya kepada Scarlett karena menurutnya itu masih belum pasti. Dia akan memastikannya nanti ketika Chanyeol tengah tertidur. Agar lebih mudah membukanya dan dapat melihat foto siapa itu.


.


.


.

__ADS_1


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2