Kisah Keysha

Kisah Keysha
S2. Scare


__ADS_3

Ela berjalan dalam dekapan Yong Jin. Jas milik Yong Jin di pakaikan kepada Ela. Ela masih ketakutan atas apa yang akan dilakukan oleh Jungkook tadi. Dia juga ketakutan karena melihat amarah Yong Jin. padahal selama kenal Yong Jin, dia belum pernah melihat Yong Jin semarah ini.


"Sayang, kamu jangan takut ya. Aku gak akan bertingkah kasar kepadamu seperti tadi. aku hanya marah karena mereka bertindak seperti itu kepada kamu" ucap Yong Jin. Namun Ela masih bertahan dalam diamnya.


Dia bahkan tidak mengangkat panggilan telfon yang masuk di HPnya. Padahal biasanya dia lebih cepat membalas panggilan telfon daripada teriakan Yong Jin. Akhirnya Yong Jin yang mengangkatnya. dia melihat nama Nana tertera di sana.


Yong Jin baru ingat kalau hari ini setelah ke pesta rencananya ingin berkumpul. Namun saat melihat kondisi Ela, tidak memungkinkan buatnya bertemu yang lain. Akhirnya Yong Jin menyuruh Nana untuk bilang kepada yang lain, bahwa malam ini kumpulnya di rumah utama keluarga Park. karena Ela sedang terguncang.


Kenapa Yong Jin membawa Ela ke sana, karena dia tak ingin kalau Jungkook atau orang suruhannya mencari mereka disana. Sedangkan rumah utama, hanya Nam Ju Wan saja yang tahu.


*


*


*


Tak berselang lama dari Yong Jin dan Ela, rombongan Nam Ju Wan pun datang. mereka langsung bertanya apa gerangan yang tengah terjadi sampai Ela terlihat begitu syok.


"Apa yang sebenernya terjadi kak? kenapa Ela jadi seperti ini?" tanya Nana saat ini mereka ikut masuk ke kamar Ela.


"Ceritanya panjang Na. jadi gini......" Yong Jin menceritakan semuanya dari awal sampai akhir hingga Ela seperti ini. "Nah gitu ceritanya." ucap Yong Jin.


"Ya Tuhan. kenapa dia bisa se nekat itu melecehkan seorang wanita." ucap YingYing.


"Kalau aku jadi Ela, udah ku tendang dan ku injek-injek tuh telornya." ucap Boa.


"Sayangnya Ela bukan kamu Bo." timpal YingYing.


Akhirnya mereka makan makan di rumah Yong Jin. Mreka membuat barbeque di taman samping. Awalnya Ela masih sedikit takut dengan mereka dan selalu menempel pada Yong Jin, namun lama kelamaan Ela sudha bisa kembali tersenyum dan berbaur kepada teman - temannya yang lain.


Setelah semuanya pergi, barulah Ela merasakan ketakutan lagi. dia mengekori kemanapun Yong Jin pergi. Hal itu membuat Yong Jin menghela nafas berat. Dia emang ingin istrinya selalu berada di dekatnya. Tapi bukan dalam keadaan yang seperti ini. dia tidak mau istrinya seperti ini. Yong Jin pun memeluk Ela dengan sayang dan membawanya ke kamar.


"Sayang, kamu jangan takut lagi ya. kan sudah ada kakak disini. tidak akan ada yang menyakitimu lagi." ucap Yong Jin dengan sayang.

__ADS_1


"Iya kak, Ela cuma masih trauma aja. jujur Ela juga baru kali ini di perlakukan seperti ini. Ela takut kalau akan jadi masalah ke depannya." ucap Ela seperti anak kecil yang begitu ketakutan.


"Kamu kalau ketakutan jadi manggil nama sendiri ya? seperti anak kecil." ucap Yong Jin karena lucu mendengar Ela mnyebut namanya sendiri.


"Kak, Ela kangen ayah bunda... Ela juga kangen sama Kak Vin's." ucap Ela sambil menyembunyikan wajahnya di dada bidang Yong Jin.


"Kalau sudah waktunya nanti, kita akan berkumpul lagi. kamu yang sabar ya sayang." ucap Yong Jin tak tega. gadis muda seusianya harus jauh dari seluruh keluarga intinya.


*


*


*


Paginya Yong Jin terbangun karena kaget saat meraba di sebelahnya sudah kosong. hanya ada bantal disana. Dia pun segera keluar kamar sebelum menyempatkan untuk cuci muka setelah melihat Ela tak ada di dalam kamar mandi.


Saat kakinya melangkah ke ruang tengah, dia mencium bau harum dari dapur. dia melihat Ela berdiri sedang memasak dengan pakaian minimnya. Yong Jin tersenyum karena istri kecilnya sudah kembali. Dia melihat Ela begitu cantik. bahkan bekas kissmark kemarin lusa masih terlihat meskipun samar di kaki jenjangnya.


"Sayang, kamu sudah bangun?" ucap Ela saat melihat Yong Jin berdiri dengan senyum melengkung di bibirnya.


"Morning too hubby." jawab Ela dengan senyum manisnya.


"Hmm... istriku kenapa terlihat bahagia sekali?"


"Ya! hari ini akan ada tamu spesial yang akan berkunjung kerumah kita. jadi aku harus memasak masakan yang enak untuk menyambut mereka." ucap Ela dengan semangat.


"Lalu dimana para pembantu? dan kenapa kamu masih memakai pakaian seperti ini? bagaimana kalau yang lain melihatnya?" ucap Yong Jin yang melihat Ela masih menggunakan piama minimnya dan hanya berbalut outer panjang.


"Para pembantu sedang ku suruh membersihkan rumah. Dan untuk para pembantu laki-laki, mereka membersihkan halaman. jadi tak ada yang melihat aku berpakaian seperti ini." ucap Ela sambil menyelesaikan masakannya.


"Emang siapa sih yang akan datang? kenapa kamu jadi begitu semangat seperti ini?" tanya Yong Jin.


"Udah dari pada suamiku ini cerewet, lebih baik bantuin istrimu ini, tata masakan ini di meja makan." perintah Ela.

__ADS_1


"Baiklah. tapi apakah ada hadiahnya?" tanya Yong Jin dengan malas beranjak dari duduknya.


"Hadiahmu ini sebentar lagi." ucap Ela nakal dengan sedikit membuka bagian atas piama nya dan memperlihatkan isi dalamnya yang tanpa pengaman itu.


"Sudah mulai nakal ya. oke kalau begitu, aku akan jadi asisten istri nakal ku kali ini. Supaya dapat itu." ucapnya semangat.


Ela hanya bisa tertawa. Akhirnya pagi itu, Ela dan Yong Jin habis kan untuk membuat makanan dan menyelesaikan dengan cepat sebelum tamu yang Ela perkirakan akan datang pada pukul sepuluh. Akhirnya pukul setengah sembilan, semuanya sudah selesai.


"Hah... akhirnya selesai juga. Baiklah.. sekarang giliranku mengurusmu sayang. ayo mandi bareng." ucap Ela menarik tangan Yong Jin.


"Dengan senang hati sayang." sambut Yong Jin dengan menggendong Ela ala bridal style.


*


*


*


Setelah melakukan ritual yang panas tadi di kamar mandi, Ela dan Yong Jin pun menunggu tamu yang dimaksud Ela tadi di ruang tamu. Yong Jin masih belum tahu siapa yang akan datang. kenapa rumah ini menjadi begitu rapi, ya walaupun tak ada yang punya pasti selalu rapi karena setiap hari selalu dibersihkan oleh para pelayan yang berjumlah lusinan orang itu. Namun bagi Yong Jin, kali ini rumahnya begitu bersih.


Bahkan di meja ruang tamu, sudah banyak hidangan camilan disana beserta jus nya juga. Di meja makan juga banyak makanan yang di masak oleh Ela. Yong Jin begitu heran dengan yang dilakukan oleh Ela kali ini sampai semuanya terjawab saat kepala rumah tangga mengatakan kepada Ela dan Yong Jin bahwa tamunya sudah datang.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


Kira-kira tamunya siapa ya?


__ADS_2