
Setelah acara fashion week minggu lalu, Jungkook terus memikirkan tentang Ela. Bagaimana bisa dia tidak tahu kalau Ela bekerja di kantornya.
"Kenapa aku bisa tidak tahu kalau ia bekerja di sini? Hais... kalau begitu aku akan mencarinya." ucap Jungkook pada diri sendiri.
Diapun berangkat ke perusahaan nya. Semua karyawan yang berada disana menatap heran Jungkook yang biasanya tak pernah datang ke kantor, kini dia berada di sana sepagi ini. Saking paginya sampai membuat karyawannya terheran-heran. Ada angin apa gerangan sampai dia datang kali ini?
Sesampainya di ruang kerjanya, dia langsung menyuruh kepala sekretaris untuk memanggil Ela. Namun dia tak bisa menemui Ela.
"Maaf Tuan, Non Ela sedang cuti." ucap kepala asisten.
"Cuti?"
"Iya cuti Tuan, hari ini hari terakhir dia cuti. besok dia akan berangkat Tuan." ucap sang kepala sekretaris.
"Baik. kalau begitu selesaikan kerjaanmu." Jungkook pun langsung berdiri dan pergi dari perusahaan itu. dia berniat kembali esok hari.
*
*
*
Di rumah Ela dan Yong Jin.
Yong Jin masih setia menunggu sang istri bangun dari tidurnya. Dia merasa bersalah karena selama seminggu kemarin memaksakan kehendak untuk terus menyentuhnya. Sedangkan dia tidak memberikan kesempatan untuk Ela beristirahat.
Saat dia hendak beranjak dari samping Ela, Ela menggeliat bangun dari tidurnya. Yong Jin pun segera mendekati nya.
"Sayang... kamu sudah bangun?" ucap Yong Jin mesra sambil mengelus pipi Ela.
"Hoaaaammm.... kakak ngapain disini?" ucap Ela bangun dari tidurnya.
"Aku nungguin kamu sayang. kamu dari semalam tidurnya pulas banget sampai sekarang sudah jam dia belas siang kamu baru bangun?" ucap Yong Jin cemas.
"Hmm... wajarlah kak, orang aku memakan obat tidur. kalau tidak begini, aku akan terganggu dengan sifat mesum mu yang tak pernah ada habisnya itu." ucap Ela yang sudah berdiri ingin ke kamar mandi.
"Maafkan aku sayang. janganlah marah, oke. aku janji tidak akan mengulanginya lagi." ucap Yong Jin bersungguh-sungguh.
"Oke. kalau begitu, jatah kakak dia hari sekali." ucap Ela.
"Berarti seminggu tiga kali? nambah satu lagi lah sayang. setiap selasa, kamis, sabtu minggu gitu." protes Yong Jin.
"Oke. selain hari itu dilarang." ucap Ela yang langsung masuk ke dalam kamar mandi.
"Sayang, aku ikut mandi bareng ya." teriak Yong Jin.
"Tidak. hari ini hari senin. jatah kamu besok." ucap Ela yang paham kalau Yong Jin ikut mandi, dia pasti akan habis lagi.
*
__ADS_1
*
*
🎶🎶🎶
*Please don't say a word
Cuz they all have been said now
Like a journey coming to an end
You say
Let it run like the river
Wild and without a care
Just like the days, we were young and fumbling
Everything fades away
Let it go by with a flow
Really wish I could stay, but you know me
All the moments we shared
Are not going anywhere
Never quite understood it when you told me
And I be right by your side
Cuz memories don't say goodbye
Everywhere I go
You are always there with me
And I was always scared to face the truth
Now I'm still
Waiting right here for you
To hold you in my arms again
Just like the days, we were young and fumbling
__ADS_1
Everything fades away
Let it go by with a flow
Really wish I could stay, but you know me
All the moments we shared
Are not going anywhere
Never quite understood it when you told me
Don't go easy into the good night
A part of me always be with you
And I'm never gonna let you go from my heart
Cause memories don't say goodbye
Ooh everything fades away
Just go with the flow oh you know me
All the moments we shared
Are not going anywhere
Never quite understood it when you told me
And I be right by your side*
🎶🎶🎶
Musik di cafe yang kini tengah di tempati oleh Jungkook, membuatnya sedikit rileks. entah kenapa dia menjadi uring-uringan kepada Yerin. padahal dia hari lagi mereka akan tunangan.
Dulu saat dia bisa merebut Yerin dari Yong Jin, dia merasa bangga. Apalagi saat Yong Jin bangkrut, namanya justru semakin terkenal. Tapi ternyata dia seperti mendapatkan kotak kosong. Yerin ternyata sudah tak se polos seperti perkiraannya. Dan kini dia harus terjebak dalam sebuah ikatan pertunangan dengan Yerin sebentar lagi. Sedangkan Yong Jin justru mendapatkan gadis yang lebih segalanya menurut Jungkook.
Yerin cantik karena polesan dan operasi plastiknya. sedangkan Ela terlihat begitu natural dimatanya. dia terlihat cantik dari paras, hati dan attitudenya. Bahkan otaknya pun encer, tidak seperti Yerin yang mengandalkan tubuhnya untuk ditukar dengan ketenaran.
Seperti kali ini, Yerin bahkan terang-terangan membatalkan makan siangnya bersama Jungkook hanya karena dia akan makan dengan seorang producer terkenal. Sudah bisa Jungkook pastikan kalau Yerin akan berakhir di ranjang lelaki itu untuk mendapatkan apa yang bisa menghasilkan uang bagi Yerin.
Padahal dulu Jungkook melakukan pertama kalinya bersama Yerin. Namun tanpa dia duga, sang primadona sekolah itu bukanlah gadis polos seperti perkiraan nya. Dia bukan lelaki pertama baginya. Jungkook menyesalkan hal itu. Namun, Kini Yerin memegang kartu As nya, jadi dia tidak bisa sembarangan untuk memutuskan hubungan dengan Yerin. Karena jika itu terjadi, Yerin akan mengancam dengan menyebarkan berita yang akan menghancurkan nama Jungkook dalam sekejap.
"Kenapa Yong Jin bisa se untung itu mendapatkan gadis yang masih polos, cantik bahkan berbakat seperti Ela? kenapa tidak aku yang mendapatkannya?" kata Jungkook.
Dia mengingat lagi saat di acara fashion week kemarin. Dia begitu terpana akan gaun yang di rancang oleh Ela. Dalam sekali pandang saja sudah bisa melihat bahwa gaun itu pasti akan menjadi primadonanya. dan benar saja, gaun itu bisa menguntungkan bagi perusahaan.
"Jika aku bertemu dengannya lebih dahulu, mungkin aku bisa memilikinya sekarang. Andai aku dulu mau berteman dekat dengan Vin's juga, mungkin aku bisa mengambil hati Ela lebih awal. Tapi tak apa, masih banyak waktu untuk mendapatkannya. meskipun mereka sudah menikah, tapi tidak memungkinkan bagi keduanya untuk berpisah. aku akan membuat mereka berpisah agar aku bisa mendapatkan Ela. seperti aku dulu dengan mudah mendapatkan Yerin dari genggaman Yong Jin." Ucap Jungkook bertekad dalam hatinya untuk merebut Ela dari tangan Yong Jin.
__ADS_1