Kisah Keysha

Kisah Keysha
S2. Promoted2


__ADS_3

"Tuan Jungkook? Jadi anda yang menaikkan jabatan saya?" ucap Ela dengan nada tak suka.


"Iya, memangnya kenapa? bukannya semuanya akan senang kalau dirinya naik jabatan? kenapa nada kamu seperti itu?" tanya Jungkook sambil berdiri dari duduknya dan bersandar di meja kerjanya sambil melipat tangannya di dada.


Jungkook memperhatikan Ela dari atas sampai bawah. wanita yang perfect. katanya dalam hati. Dia semakin tergila-gila melihat Ela. bahkan dia melupakan bahwa nanti malam akan tunangan dengan Yerin.


"Cih.. ada maksud apa anda menaikkan jabatan saya?" kata Ela to the point. Setelah Jungkook tahu kalau Ela itu istrinya Yong Jin, kecil harapannya kalau Jungkook menaikkan jabatannya hanya semata karena prestasinya saja. terlebih dia hanyalah karyawan magang saja.


"Hmm.. kau orangnya peka juga. aku suka gadis yang seperti itu." ucap Jungkook sambil berjalan mendekati Ela dan mengitarinya. "Sebenarnya apa yang membuatmu mau menikahi Yong Jin?" tanya Jungkook.


Mungkin kalau orang lain yang mendengarnya, mereka akan mengartikan kalau itu hanya sekedar pertanyaan. Tapi tidak bagi Ela. itu tidak lebih dari sebuah pertanyaan. Tapi lebih mengacu ke sebuah ejekan. Ela paham kemana arah pembicaraan Jungkook.


"Dia hanyalah orang buangan. Tak ada yang mau berteman dengannya. Terlebih saat ini dia hanya punya sebuah perusahaan kecil yang tak ada apa-apa nya dengan perusahaan ku. Kenapa kamu tidak meninggalkannya saja?" kata Jungkook kembali.


"Meninggalkannya? lalu berjalan ke arahmu?" sahut Ela.


"Ternyata kamu tahu ya kemana arah pembicaraan ini. Jika kamu mau bersamaku. aku akan memberikan apapun yang kamu mau,dan aku akan memberikan yang lebih banyak dari apa yang dia berikan kepada kamu." kata Jungkook sambil memainkan rambut Ela.


Ela tersenyum sinis lalu mendekati Jungkook dan memainkan tangannya di dadanya.


"Baiklah, akan aku pertimbangkan ini. Tapi beri aku waktu sampai besok. aku akan menjawabnya." katanya sambil berbisik ditelinga Jungkook membuat Jungkook bisa mencium harum badan Ela.


"Baik, aku tunggu sayang." ucap Jungkook sambil mengerlingkan matanya dengan genit.


"Kalau begitu aku permisi dulu." Ela pun keluar dari ruangan itu.


"Cih... ternyata dia tak ada bedanya dengan Yerin. baru ditawari seperti itu saja dia sudah mau berpaling. dasar semua wanita sama saja." gumam Jungkook menatap kepergian Ela.


"Tidak semudah itu kamu akan mendapatkan ku. tunggu saja tanggal mainnya." ucap Ela dalam hati setelah meninggalkan ruangan Jungkook.


*

__ADS_1


*


*


Setelah kejadian tadi, Ela dengan bulat mengakhiri masa magangnya di perusahaan ini hari ini juga. dia mengantarkan surat pengunduran diri ke HRD dengan alasan ayahnya yang sakit dan tak ada yang merawatnya karena dia hanya anak satu - satunya. Alasan yang bisa di terima oleh pihak HRD karena mereka tak tahu siapa latar belakang Ela selain rekan se teamnya.


"Selamat menunggu presdir gila." ucap Ela saat dia sedang menunggu suaminya di depan perusahaan.


Ela langsung menghampiri mobil suaminya tatkala melihat mobil suaminya mendekat. Ela langsung masuk dan tersenyum dengan begitu bahagianya.


"Kenapa kamu senyum - senyum seperti itu sayang?" tanya Yong Jin.


"Kakak mau tahu kenapa? tapi setelah aku ngomong ini, kakak harus segera memberikanku tempat untuk bekerja di kantormu." kata Ela.


"Oke sayang dengan senang hati. Karena itu yang ku mau." ucap Yong Jin.


Ela pun memulai pembicaraan nya.


"Kenapa?"


"Karena aku tak ingin suamiku salah paham terhadapku."


"Memangnya ada apa?" tanya Yong Jin menatap Ela sekilas dengan serius sebelum dia kembali menatap jalanan.


"Aku tadi ketemu presdir perusahaan itu yang tak lain Jungkook. tunangan mantan kekasihmu. Dia menawari ku sebuah tawaran dengan imbalan aku bisa mendapatkan apapun yang aku mau, asalkan aku meninggalkanmu dan menjadi wanitanya. Bahkan dia akan memberikan apa yang kamu berikan kepadaku selama ini sepuluh kali lipat lebih banyak. Kamu tahu apa jawabanku? Aku menjawabnya akan memberi tahu nya besok apa keputusanku. Dan keputusanku sudah bulat dengan resign dari perusahaan. Yang artinya aku menolaknya. Karena aku tidak mungkin mengkhianati seorang lelaki yang sudah ku cintai selama lebih dari satu tahun." ucap Ela membuat Yong Jin tersenyum senang.


"Sungguh Papa tidak salah memilihkan ku seorang istri. aku bersyukur memilikimu sayang." ucap Yong Jin sambil memeluk Ela. Untungnya sekarang mereka sudah berada di parkiran apartemen mereka.


"Ohh ya kak, malam ini ajak Nam Ju Wan dan kak Hana ya. aku mau ngadain makan-makan bareng Nana, kak Boa dan YingYing atas keberhasilanku di fashion week kemarin kak." ucap Ela.


"Boleh. nanti tempatnya aku yang atur ya. tapi kaya nya setelah pesta pertunangan aja ketemunya sama anak-anak. kan undangannya jam enam, nanti kita makan-makannya jam tujuh. gimana?" tanya Yong Jin.

__ADS_1


"Ya udah gak papa kak. makasih ya suamiku sayang." ucap Ela sambil memeluk suaminya.


"Ya sudah kalau begitu kita mandi dulu terus nanti bersiap ke pesta." ucap Yong Jin sembari mengangkat tubuh Ela masuk kedalam kamar mandi.


"Kyaaa...."


Butuh waktu sampai satu jam lamanya untuk mereka berdua menyelesaikan mandinya. Siapapun itu pasti tahu apa yang dilakukan Yong Jin dan Ela disana.


"Kak, obatnya habis. aku lupa beli. kamu ada beli lagi gak?" tanya Ela yang lupa beli pil pencegah kehamilan.


"Kaka lupa sayang. ya udah nanti kita beli aja pulangnya." ucap Yong Jin dan diangguki oleh Ela.


Mereka pun segera memakai bajunya dan bersiap - siap pergi ke tempat pesta pertunangan Jungkook dan Yerin. Pesta itu berlangsung mewah karena nama Jungkook yang terkenal. Sudah bisa dipastikan juga kalau akan menjadi tranding topik di media masa karena siapa sih yang tak kenal model kelas atas seperti Yerin? Yerin juga bukan tipe gadis yang ingin pestanya sederhana saja.


Bahkan Pernah juga, pesta ulang tahunnya berada di atas kapal pesiar yang mahal. Dan hanya kalangan atas yang bisa berada di pesta itu. Ela memakai dress malam selutut sedangkan Yong Jin memakai jas yang dipadukan dengan kaos turtleneck nya. Mereka pun segera berangkat sebelum terlambat menghadiri pesta itu.



(Anggap aja Ela memakai dress itu ya.)


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2