Kisah Keysha

Kisah Keysha
Bagian 37


__ADS_3

"Banyak banget yang makanannya."


"biar kamu kenyang, dan siapa tahu itu kamu makin gedhe."


"itu aku? itu aku apa?" tanya Key bingung dengan pertanyaan Kevin.


"itu kamu yang gak dipakaiin bra." kata Kevin enteng.


"Ihh kamu mah.. kalau dalam hal mesum pasti nomor satu. udah ahh ayo makan. ini semua makanan kesukaan aku. kamu paling the best pokoknya yang. muach." kata Key sembari mengecup pipi Kevin. tapi Kevin justru malah pergi hendak mengambil hpnya. "loh kok malah pergi yang. ayo makan"


"nanti aja. aku mau pesen lagi biar kamu cium." kata Kevin seperti anak kecil.


Key berjalan menghampiri Kevin. merebut ponselnya dan bergelayut manja di leher Kevin.


"kamu gak usah harus pesen makanan lagi hanya biar aku cium. kamu minta kapanpun itu, aku akan kasih ke kamu. gak cuma cium. tapi juga yang lain." kata Key.


"emm.. kalau gitu kita tunda dulu makannya." kata Kevin langsung menggendong tubuh Key dan membawanya ke dalam kamar.


"Kyaaaa! KEVIIINNN!"


***


"sayang, hari ini aku ada meeting sama klien sampai siang. bahkan aku kemungkinan juga sibuk karena mesti mengerjakan pekerjaan yang tertunda selama disana. kemungkinan aku pulangnya malam. terlebih nanti pasti Lena juga rewel minta ketemu." kata Kevin seraya memakai jasnya sedangkan dasinya tengah dipakaikan oleh Key.


"iya, tapi ingat jangan sampai kamu ketahuan bohong sama Lena. karna gak bisa dipastikan kalau dia akan mencelakai aku seperti dulu." kata Key menekankan kata - katanya.


"iya istriku." kata Kevin langsung mengecup puncak kepala Key.

__ADS_1


"ohh iya, mau sarapan dimana? aku kan belum belanja." tanya Key.


"kita sarapan di depan kantor aku aja biar Lena tak melihat kita. dan juga nanti kamu ke butik biar dianter sama anak buah aku aja yang."


"oke. ayo berangkat." kata Key sembari memegang tangan Kevin mesra.


Butuh waktu setengah jam untuk sampai dikantor milik Kevin. mereka berdua langsung memesan makanan untuk sarapan. setelah sarapan, Kevin menyuruh sopir untuk mengantar Key kembali ke butik nya.


Sesampainya disana, Key langsung dihadapi dengan setumpuk pekerjaan yang tertunda karena selama ini dia hanya bisa memantau pekerjaannya lewat asistennya mince.


"astaga.. banyak sekali pekerjaanku. harus lembur ini." kata Key pada dirinya sendiri.


Belum juga Key menyentuh kerjaannya, sudah terdengar suara mince dengan gaduh nya dan selanjutnya pintu ruangan Key terdorong paksa bahkan Mince yang menghalanginya harus terjatuh karenanya.


"aku bilang minggir makanya minggir. kamu tidak lihat kalau aku ini model papan atas. aku mau ketemu bos kamu ya kamu jangan halangi. dasar lelaki lunak." kata perempuan itu kasar. siapa lagi kalau bukan Lena yang berani membuat ulah dikantor Key.


"mau apa lagi kamu Len kesini? kurang puas kamu sudah merebut segalanya dari aku?" kata Key.


"janin? maksud kamu?"


"iya janin. aku sedang hamil anak Kevin. usia kehamilan ku masuk minggu ke empat. hebat ya mantan pacar kamu itu. udah lama kamu sama dia tapi kamu tidak hamil. sedangkan baru sebentar saja dia sama aku, aku udah langsung hamil. berarti yang tidak beres ada dikamu ya. hihi." kata Lena semakin merasa diatas awan saja.


Wow.. hebat juga Hans bisa membuat Lena hamil dalam waktu kurang dari dua bulan. harus aku kasih tahu Kevin. kata Key dalam hati.


"kalau begitu, kamu mau pakai rancangan yang seperti apa? ini aku punya katalog khusus gaun pernikahan." kata Key sembari memberi sebuah katalog.


"Kamu tidak terkejut aku hamil? hmm baguslah. emang sudha sepantasnya kamu tidak terkejut." kata Lena sembari mengambil katalog itu dari tangan Key. "emm.. setelah dipikir lagi, semua yanga da di katalog pernah dipakai oleh para kalangan atas. aku mau yang terbaru dan belum ada yang pernah memakainya." kata Lena meletakkan katalognya dengan sedikit dilempar.

__ADS_1


"Baiklah kalau begitu, biar Mince yang menemanimu. aku sedang banyak kerjaan." kata Key dan hendak memanggil Mince.


"No! aku gak mau. aku mau kamu yang melayani aku karena aku model internasional." kata Lena dengan sombongnya. sebenarnya Key jengah dengan sikap sombong Lena, tapi demi semuanya Key terpaksa harus melayani nya.


Sabar Key, sebentar lagi dia akan bungkam. kata Key dalam hatinya.


Key membawa Lena keruangan dimana terdapat manequin khusus untuk pakaian rancangan gaun pernikahan. Key merekomendasikan semua yang terlihat Mewah dan berkelas. hingga mata Lena tertuju ke sebuah gaun di etalase.


"wow.. indah sekali. aku mau pakai gaun yang ini." kata Lena.


Matanya berbinar melihat Gaun berwarna dark blue. bertaburan baru swarovski yang menambah kesan mewahnya. dengan ekor gaun yang menjuntai sepanjang tiga meter. Dengan perlengkapan kalung berlian dan juga tiara berwarna senada dengan bajunya. tak lupa sepatu kaca berlapis berlian. Lena membayangkan jika dirinya yang memakai gaun tersebut pasti akan terlihat begitu berkelas.


"Maaf Len. tapi untuk gaun itu sudah ada yang memesannya." bohong Key. dia berbohong kalau sudah ada yang memesannya. padahal gaun itu dia rancang untuk resepsi pernikahannya sendiri nanti.


"aku bisa bayar dua kali lipat dari orang yang sudah memesannya." kata Lena sombong.


"Maaf Len, aku gak bisa."


"pokoknya aku mau gaun yang itu. kalau kamu tidak mau kasih, aku akan hancurkan gaun itu dalam sekejab." kata Lena yang sudah meraih vas bunga dan hendak memecahkan etalase nya.


"jangan.. jangan..! oke, aku gaun itu akan jadi milik kamu. tapi tunggu satu minggu atau paling lama dua minggu lagi. aku harus menghubungi pemilik gaunnya. sampai sang pemilik gaunnya mendapatkan ganti yang cocok maka gaun itu akan jadi milikmu."


"oke. dua minggu tidak lebih." kata Lena lalu langsung pergi dari hadapan Key.


Mince yang melihat itu langsung menghampiri Key yang terlihat frustasi.


"elu yakin itu gaun mau lu kasih ke dia?"

__ADS_1


"gak lah, tapi gimana aku buatin gaun imitasi yang mirip sekali dengan ini? masak iya aku harus menggunakan batu swarovski asli atau berlian asli?"


"tenang,elu urus masalah tu kainnya, nanti untuk urusan berlian imitasi nya, gue yang cariin. gue kenal orang yang pandai meniru barang aslinya." kata Mince dan diangguki terimakasih dari Key.


__ADS_2