Kisah Keysha

Kisah Keysha
S2. Vin's and Nana's Gloomy Days


__ADS_3

Mulai hari ini sampai hari dimana Ela melahirkan, baik Vin's maupun Nana dilarang pergi keluar dari Korea meskipun itu dalam hal pekerjaan. Kedua belah pihak sepakat dengan itu karena tidak mau kalau diantara keduanya ada yang kabur dan meninggalkan rencana perjodohan ini. Dan itu sungguh membuat hari-hari Vin's dan Nana menjadi suram.


Bagaimana tidak, kedua keluarga selalu menyuruhnya untuk ber sama-sama kemana pun mereka pergi. seperti hari ini, Nana hanya ingin ke supermarket pun, harus Vin's yang mengantarnya. Vin's sendiri selama seharian harus terus berada di rumah Nana karena perintah Bundanya. kalau dia menolak, maka resikonya adalah seluruh aset yang dia punya akan di sita.


"Kalau bukan karena ancaman Bunda, aku gak mau di jodohin sama dia. yang bener aja seorang Vin's, pewaris utama keluarga Lyn harus hidup tanpa harta? mau di taruh dimana mukaku sebagai lelaki nomor satu Korea?" gumam Vin's saat mengikuti Nana yang tengah memilih belanjaannya.


"Ya! cowok halu! bisa cepat dikit gak sih jalannya. siniin keranjangnya." teriak Nana yang melihat Vin's berada jauh di belakangnya.


"Lo bisa gak sih gak teriak-teriak. ini supermarket bukan hutan kali. bisa gak sih lo anggun dikit gitu. dasar cewek bar-bar." ucap Vin's saat berada di tempat Nana sedang memilih barang.


"Siapa suruh lo jauh amat gitu. lo disini mau nemenin gue atau nge halu sih? udah ayo pindah ke sana. gue mau beli yang lain." ucap Nana menarik keranjang yang di pegang Vin's. mau tak mau Vin's pun mengikuti langkah Nana.


Saat Nana tengah asyik memilih barang, seperti biasa, mata jelalatan Vin's melihat sekumpulan cewek yang kelihatan masih SMA. Dia pun mendekati segerombolan itu dengan berpura-pura memilih barang di samping para cewek itu.


"Ehh.. ada cowok ganteng tuh." kata salah satunya.


"Iya tuh. sendiri lagi. kenalan yuk." ucap yang lain.


Akhirnya ke empat gadis itu mendekati Vin's dan Vin's yang tahu itu segera memasang tampang coolnya. Dia memandang para gadis itu dengan senyum mautnya.


"Kak, boleh kenalan gak?" ucap salah satunya.


"Emm.. boleh." jawab Vin's dengan nada coolnya.


"Gue Mia, ini Aisha, Yoo Jin dan Cho Won." ucap Mia yang kelihatan seperti paling menonjol.


Belum sempat Vin's mengatakan namanya, telinganya sudah mendapat jeweran dari seseorang yang tak lain adalah Nana.


Sebelumnya......

__ADS_1


"Kak, menurut lo bagusan yang mana nih kalau buat Ela? dia kan lagi suka makanan kaya gini." tanya Nana pada Vin's namun dia tak mendengar jawaban dari Vin's. "Woy cowok halu kenapa lo di.... Dasar cowok halu. beraninya lo ninggalin gue." ucap Nana saat tak melihat Vin's berada di sampingnya.


Terpaksa dia membawa keranjangnya dan mencari Vin's. Baru beberapa langkah, dia melihat Vin's tengah dikerumuni empat gadis SMA yang terlihat dari pakaian mereka.


"Ohh disini rupanya si cowok halu. awas aja ya lo, gue bikin malu di depan tu cewek." ucap Nana dengan seringai jahatnya.


Kembali ke sekarang...


"Ya ya ya! siapa nih yang jewer kuping gue. sakit tahu." ucap Vin's yang tak tahu kalau Nana yang menjewernya.


"Bagus ya. disuruh nemenin belanja malah godain anak SMA. hei, lo pada masih pada SMA kan?" tanya Nana dan ke empat gadis yang menatap memuja pada tunangannya itu. "lebih baik lo pada pergi dari sini sebelum lo pada nyesel. lo tahu gak, dia ini udah Om om mata keranjang. gue itu istri mudanya yang ke empat. lo pada mau ketipu kaya gue." ucap Nana membuat keempatnya bergidik ngeri dan langsung pergi meninggalkan Vin's yang marah atas perlakuan Nana.


"Yah yah yah.. tu kan pergi. lo sih apa-apa an pakai bilang gue udah punya istri empat. enak aja lo. punya satu aja belom." kata Vin's membela dirinya.


"Ya biarin. siapa suruh loalah keganjenan kaya gitu. disini gue statusnya masih tunangan lo ya." protes Nana.


"Iya tunangan yang tak dianggap. ingat itu." kata Vin's meninggalkan Nana.


"Auk deh. udah buruan pulang. capek gue pengen istirahat." kata Vin's yang langsung menarik keranjang belanjaan Nana ke kasir.


*


*


*


Di kantor Yong Jin.


"Sayang...." ucap Ela pertama kali saat masuk kedalam ruangan Yong Jin.

__ADS_1


"Halo sayang, kok datang-datang cemberut gini. ada apa?" tanya Yong Jin dan segera merengkuh tubuh Ela dan mendudukkan nya di pangkuannya.


"Tadi aku mendengar ada karyawan yang mempertanyakan hubungan kita. Mereka memang tahu kalau kita sudah menikah tapi mereka kan gak tahu kapannya karena kita tidak membuat resepsi pernikahan." rengek Ela.


"Terus mau kamu apa sayang?" tanya Yong Jin sambil memeluk erat tubuh Ela dan mencium harum wangi badan Ela.


"Aku mau resepsi pernikahan sayang. aku mau seluruh dunia tahu kamu suamiku dan aku istrimu. Aku gak mau ada yang hilang kalau aku simpanan saja." kata Ela.


"Hanya itu? gak mau yang lain?"


"Emm... aku mau pestanya lebih meriah daripada pesta pernikahan Jungkook dan Yerin minggu lalu. aku dengar pernikahan mereka memegang rekor pernikahan paling meriah di Korea." ucap Ela sambil mengarahkan tangan Yong Jin pada bagian sensitif nya.


"Baiklah.semuanya akan aku turuti. tapi sebelum itu aku mau minta imbalannya sekarang ya sayang." ucap Yong Jin yang pastinya Ela tahu apa yang dimaksud oleh Yong Jin karena dia juga sudah merasakan ada benda keras yang terasa seperti ingin keluar di bawah dia duduk.


"Tentu sayang. aku milikmu."


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2