Kisah Keysha

Kisah Keysha
S2. Very Angry 2


__ADS_3

"Ahh sial sekali sih. Awas aja kamu Ela. Akan ku balas kamu. Berpuas-puas lah sekarang selagi masih berada di keluarga Park. Jika nanti aku sudah masuk keluarga Park, maka akan ku usir kamu dan akan ku balas semua yang sudah kamu lakukan kepadaku hari ini." gumam Eun Bi yang keluar dari kantor itu.


Eun Bi berjalan menuju mobil sport mewahnya yang baru di belikan oleh Yong Jin beberapa hari yang lalu. Dengan bangganya dia memutar-mutar kunci mobilnya sambil bersenandung kecil. Hingga tanpa sadar ada seseorang yang merebut kunci itu dan segera berlari memasuki mobil milik Eun Bi dengan cepat dan pergi meninggalkan Eun Bi yang berteriak copet.


"Tolong.... copet.. tolong... mobilku di rampok." teriak Eun Bi, namun tak ada satupun yang mendekatinya menolongnya. Bahkan satpam yang berada di depan salon itu pun hanya diam. "Ya! kamu satpam kenapa ada pengunjung yang kehilangan mobilnya kamu hanya berdiam diri saja disini?" bentak Eun Bi.


"Untuk apa aku menolongmu nona? tadi anda mengaku kalau anda kekasih tuan Park. tapi nyatanya tuan park sudah mempunyai istri. Sekarang pasti anda hanya berbohong perihal mobil itu kan? palingan mobil tak kasat mata." ucap satpam itu membuat Eun Bi geram.


Dia pun pergi dari salon itu menahan amarah. Dia menghentakkan kakinya dan segera memanggil taxi yang lewat. Dia pulang ke rumahnya. Dia akan memikirkan cara bagaimana balas dendam kepada Ela.


Di tempat lain. Seseorang keluar dari mobil sport milik Eun Bi tadi. Dia menemui Ela dan Yong Jin.


"Wah... kamu memang pantas menjadi sepupuku." ucap Yong Jin.


Sebenarnya perihal pencurian mobil itu memang sudah direncanakan oleh Ela untuk mendapatkan kembali apa yang sudah Yong Jin berikan untuk Eun Bi. Dan salah satunya dengan mobil itu. Jin-young yang terkenal dengan larinya yang cepat, menjadi andalan Ela dan Yong Jin untuk mengambil mobil tersebut. Bahkan tadi Jin-young sudah menyuap satpam disana agar CCTV di luar salon di matikan dan dia bisa mengambil dengan mudah mobil itu dari Eun Bi.


"Iya dong. Aku kan Park Jin-young yang pastinya bisa diandalkan oleh kalian berdua. Sekarang apa lagi rencananya?" tanya Jin-young.


"Kita lihat dulu apa yang akan dia lakukan untuk membalasku. Aku akan menyiapkan hadiah yang besar untuknya nanti." ucap Ela dengan senyum mematikannya.


"Baru kali ini aku lihat kamu seperti ini Ngel." ucap Jin-young menatap ngeri senyuman Ela.


"Aku sebagai suaminya juga tak tahu kalau istri kecilku ini ternyata punya tampang mafia." ucap Yong Jin tak percaya pada apa yang dia lihat.


"Kalian akan lihat yang lebih dari ini. Siapa suruh dia mencoba ingin menghancurkan biduk rumah tangga yang sudah aku bangun dengan susah payah selama ini." ucap Ela menyambar kunci mobil yang dipegang Jin-young dan mengendarai mobil milik Eun Bi tadi. Ela pun pergi meninggalkan para lelaki yang ter bengong akan sikap Ela.


"Kenapa bengong aja. Ayo susul dia." ucap Yong Jin yang sudah berada di dalam mobil ingin mengejar Ela yang sudah menaiki mobilnya dengan kecepatan tinggi.


*


*

__ADS_1


*


Sampai dirumah, Eun Bi segera memasuki rumah kecilnya. Dia keluar dari rumah keluarga Jeon setelah dia bisa menghasilkan uang sendiri. Dia langsung memasuki kamar dan membanting semua barang yang ada di meja rias nya.


"Aaarrrggghhh..... Dasar wanita j*l*ng itu. Awas saja. Aku tak akan membiarkan dia tersenyum diatas penderitaanku." kata Eun Bi menggebu-gebu.


Dia menatap kalender di meja. Ini sudah waktunya untuk dia medical check up. Namun dia memiliki rencana sendiri sebelum medical check up untuk kandungannya. Dia ingin membuat kejutan besar untuk semua orang di negeri ini.


"Lihatlah nanti Ela. Akan ku buat kamu tak bisa bernafas lagi setelah apa yang akan aku lakukan." ucap Eun Bi dengan senyum jahatnya.


*


*


*


Dua minggu pun berlalu. Tak ada pergerakan dari Eun Bi membuat Ela sedikit bernafas lega. Dia tak menyangka kalau Eun Bi tidak melancarkan aksinya. Sampai pagi ini keharmonisan keluarga di kejutkan dengan datangnya Eun Bi dirumah. Padahal semua keluarga tengah berkumpul disana.


"Pagi semuanya. Wah ternyata keluarga besar tengah berkumpul ya." ucap Eun Bi yang langsung me nyelonong masuk ke dalam rumah Yong Jin.


Namun bukannya menjawab. Eun Bi malah duduk di samping Yong Jin membuat semua keluarga yang sudah tahu apa yang terjadi dengan si gadis liar ini di buat geram karena aksi Eun Bi yang seenaknya saja.


"Aku kesini karena ingin mengenalkan diri terhadap keluarga calon suamiku. Halo semuanya. Aku Ko Eun Bi, calon istri dari Kak Yong Jin." ucap Eun Bi dengan percaya dirinya.


"Maaf neng, kalau mimpi itu jangan di pagi hari. Nanti kalau jatuh sakit lho." ucap Yong Bin yang berada di ujung meja makan.


"Hahaha bener banget bro. Mending siap-siap parasut deh. Kalau jatuh kan gak sakit tuh." timpal Jin-young.


"Kenapa kamu kemari dan seenaknya saja mengaku bahwa kamu calon istri anak saya? Apa kamu buta? anak saya sudah memiliki istri bahkan punya anak." ucap Nyonya Park.


"Tidak apa-apa mama mertua. Aku mau kok jadi yang kedua. Aku juga mau kok merawat baby twins seperti anakku sendiri. Iya kan kak Jin?" ucap Eun Bi sambil membelai pundak Yong Jin.

__ADS_1


"Katakan, apa yang akan kamu lakukan disini?" tanya Yong Jin dengan dinginnya.


"Aku tak mau minta banyak kak. Aku cuma mau konferensi pers, mengumumkan pernikahan kita." ucap Eun Bi.


"Kalau tidak?" tanya Ela.


"Bukan hanya kepada keluargamu saja. Namun kepada media aku akan mengungkapkan semuanya bahkan menunjukkan foto bukti apa yang dilakukan Kak Jin terhadapku saat di China." ucap Eun Bi mengancam.


"Memamngnya apa yang terjadi dengan kalian di China?" tanya Tuan Park.


"Aku dan Kak Jin telah..."


"Oke aku setuju. minggu depan akan aku buat konferensi pers mengumumkan pernikahan kita." ucap Yong Jin lalu menarik pergi Eun Bi agar tak semakin berkata semuanya di depan keluarganya.


"Hais... anak itu. Pasti dia mikirnya kita tidak tahu perihal masalahnya." ucap Tuan Park.


"Biarkan saja Pah. Setelah ini kan wanita itu yang akan malu. Aku sudah menemukan semua bukti untuk menyangkalnya. Dan Kak Jin tidak tahu itu. Kalau begitu, Krystal siapkan semuanya. Dua hari lagi aku akan membuat Kak Jin menyuruh Eun Bi untuk cek kandungannya. Dan hasilnya bisa keluar saat konferensi pers. Kita bongkar kedoknya disana." ucap Ela kepada keluarganya.


Mereka takut melihat ekspresi Ela yang seperti itu. Dia terlihat seperti mafia saja. Senyumnya begitu mengerikan. Tak ada Ela yang polos lagi. Ternyata seorang wanita yang polos bisa terlihat begitu mengerikan jika keluarga nya di ganggu. Seperti Ela. Tak ada muka ramah dan manja seperti biasanya. Dia bahkan lebih dingin daripada Yong Jin.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2