
Sesuai apa yang dikatakan oleh Yong Jin, bahwa konferensi pers akan dilaksanakan dua hari lebih awal setelah Ela mendapatkan hasil dari tes DNA yang dilakukan secara diam-diam. Hal ini pun membuat Eun Bi besar kepala. Dia berpikir bahwa sebentar lagi dia akan benar-benar bisa masuk ke dalam keluarga Park.
"Kak Jin, kenapa Ela ikut juga?" tanya Eun Bi yang sudah duduk diantara Yong Jin dan Nam Ju Wan. Sedangkan Ela duduk di sebelah kanan Yong Jin, diantara Yong Jin dan Jin-young.
"Kenapa emangnya? kamu mau aku batalin konferensi pers ini?" ucap Yong Jin dengan muka galaknya.
"Gak kak, gak. Ya udah gak papa. Tapi jangan bikin rusuh sok sok an adegan nangis ya lo." ucap Eun Bi sinis pada Ela.
Ela hanya menanggapi itu dengan senyuman. Sedangkan para wartawan sudah banyak yang berkumpul di depan mereka. Banyak yang bingung kenapa Yong Jin membuat konferensi pers. Tapi pada akhirnya banyak yang datang. Bahkan ada yang menyiarkan secara langsung, tidak hanya satu stasiun televisi.
Eun Bi memasang muka penuh kemenangan. Karena diam-diam dia menyuruh seseorang untuk menampilkan foto yang dia ambil. Foto yang memperlihatkan kondisi Eun Bi dan Yong Jin telanjang dada di kamar hotel di China waktu itu. Namun dia tidak tahu bahwa akan ada kado besar dari Ela.
"Mari kita mulai untuk acara konferensi pers ini. Disini kami dari pihak keluarga Park ingin menyampaikan sebuah berita besar bahwa sebentar lagi Tuan Park Yong Jin akan menyelenggarakan pesta besar-besaran." ucap Nam Ju Wan yang di daulat untuk membuka acara tersebut.
"Apakah ada hal penting Tuan sampai anda harus mengadakan pesta besar-besaran?" tanya salah satu wartawan.
"Ini semua ada hubungannya dengan Nona Ko Eun Bi." ucap Yong Jin datar.
"Ada hubungan apa dengan nona Ko, Tuan?" biasalah wartawan pasti tak akan puas dengan satu kalimat saja. Dia pasti akan mengejar sampai ke akar-akarnya untuk mendapatkan informasi.
"Saya akan menikah dengan Tuan Park." ucap Eun Bi dengan nada yang bahagia.
"Benarkah? bukankah Tuan Park sudah menikah dengan Nyonya Lyn?"
"Ini karena kesalahan pahaman saja. Tidak ada hal yang lebih." jawab Ela.
"Bagaimana bisa bahwa ini hanya kesalah pahaman saja? Aku sudah hamil. Aku hamil anak Tuan Park." ucap Eun Bi lantang. Membuat siapapun yang berada di sana kaget. Terlebih para pemirsa yang melihat siaran live itu di rumah.
"Ohh ya? apakah itu benar anak suamiku? kenapa aku tidak percaya ya?" ucap Ela.
"Apakah benar itu Tuan Park? Apakah benar bahwa anda sudah menghamili Nona Ko?" cecar para wartawan.
"Tenang semuanya. Tuan akan menjelaskan." ucap Jin-young membuat para wartawan menyimak apa yang akan di katakan oleh Yong Jin.
"Semua ini hanya kesalah pahaman. Saya tidak ingat dengan jelas bahwa saya telah meniduri Nona Ko." ucap Yong Jin.
"Apa-apa an kamu kak? Aku beneran hamil lho kak. Kamu juga lihat sendiri. Ini ada buktinya kalau aku hamil." ucap Eun Bi sambil memperlihatkan sebuah foto USG kemarin.
"Bagaimana anda akan menjelaskannya Tuan?"
__ADS_1
"Apa yang selanjutnya akan anda lakukan Nyonya?"
"Apakah anda akan menceraikan Nyonya Park dan Menikahi Nona Ko?"
Cecar wartawan itu tanpa henti. Mereka terus mendesak Yong Jin untuk memberikan tanggapan tentang apa yang dikatakan oleh Eun Bi. Hingga Ela menggebrak mejanya.
"Semuanya dengar. Memang benar bahwa Eun Bi itu hamil. Tapi aku bisa memastikan dengan ini bahwa itu bukan anak dari suami ku." ucap Ela sambil memperlihatkan hasil tes DNA antara Yong Jin dan janin yang berada dalam kandungan Eun Bi.
"Kalian bisa melihatnya? dalam surat ini terlihat jelas bahwa anak itu bukan anak ku. Disini tertulis bahwa saya, Park Yong Jin bukan ayah dari anak yang Nona Ko kandung." ucap Yong Jin sambil menunjukkan dengan jelas bukti tersebut kepada para wartawan.
"Bagaimana tanggapan anda Nona Ko?"
"Apakah yang dikatakan oleh Tuan Park itu benar?"
"Kalau itu benar, lalu siapa ayah dari anak yang anda kandung?"
"Kenapa anda menyuruh Tuan Park bertanggung jawab? benarkan bahwa anda menjebaknya?"
Para wartawan kini memojokkan Eun Bi. Eun Bi gelagapan karena tak tahu menahu perihal tes DNA itu. Hingga bayangan tentang USG kemarin terputar kembali di memorinya. Dia yang tak pernah bisa tertidur di sembarang tempat tidak mungkin dengan mudah tertidur diruangan dokter.
"Bohong, semuanya bohong. Mereka menjebak ku. Mereka mencoba kabur dari tanggung jawab mereka. Ini benar yang terjadi. Aku hamil anak dari Park Yong Jin." ucap Eun Bi kekeh. "Ini, aku punya bukti bahwa aku telah ditiduri oleh Kak Yong Jin." ucap Eun Bi dan tiba-tiba layar dibelakang mereka menampilkan beberapa foto yang Eun Bi ambil untuk berjaga - jaga.
"Tuan, apakah benar itu Tuan dan Nona Ko?" tanya wartawan.
Sampai pada sebuah foto Yong Jin tengah bertelanjang dada mendekap Eun Bi yang tertidur pulas di sampingnya. Terlihat pula Eun Bi tengah telanjang dan hanya berbalut selimut tebal. Di foto itu bahkan terlihat jelas kiss mark yang ada pada tubuh Eun Bi. Menandakan bahwa mereka benar habis berhubungan.
"Mungkin itu memang benar foto asli. Tapi saya berani bersumpah atas nama keluarga Park dan istri saya, Saya tuda pernah meniduri Nona Ko." ucap Yong Jin sambil mengangkat tangan kanan nya simbol bersumpah.
"Bagaimana tanggapan anda sebagai istrinya Tuan Park, Nyonya?" tanya wartawan kepada Ela.
Ela melihat sekilas kepada Eun Bi. Eun Bi tersenyum penuh kemenangan. Dia juga melihat kearah suaminya yang terlihat begitu khawatir akan turunnya saham perusahaan. Dia sudah berkorban demi perusahaan dan nama keluarga. Kini saatnya Ela membongkar kedok busuk wanita rubah itu.
"Bukan hanya Nona Ko yang bisa membuktikan bahwa suami saya telah meniduri nya. Namun saya memiliki bukti bahwa suami saya adalah lelaki yang bersih. Dia tidak akan pernah meniduri wanita sembarangan." ucap Ela.
Dan seketika kembali layar di belakang mereka menampilkan sebuah gambar. Namun gambar tersebut bergerak. Alias sebuah video tak senonoh yang terputar disana. Semua mata yang melihatnya melotot. Bahkan Eun Bi saja tidak percaya.
"Kalian bisa melihat dengan jelas kan bagaimana gambaran aslinya? Kalian lihat? Ini adalah CCTV kamar hotel dimana tempat Nona Ko dan suami saya menginap dua malam di China. Kalian bisa lihat, Nona Ko memang membawa suami saya masuk ke dalam kamarnya dan melucuti semua pakaiannya lalu menyelimuti nya. Dan kalian lihat setelahnya." ucap Ela dengan tegas dan penuh kemenangan. Sedangkan Eun Bi sudah mulai keringat dingin.
"Bagaimana bisa aku melupakan tentang CCTV kamar? sial." rutuk Eun Bi dalam hatinya.
__ADS_1
Dalam video itu memang terlihat setelah pakaian Yong Jin terlucuti semuanya, terlihat Eun Bi membuka pakaiannya dan hanya menggunakan bra dan celana dalam. Hingga pada menit ke lima belas, terlihat Eun Bi membukakan pintu untuk seseorang. Dan dilihat dari pakaiannya, orang itu adalah pelayan hotel. Eun Bi menggodanya hingga akhirnya mereka bercinta di sofa kamar hotel.
Setelah puas menuntaskan, terlihat juga Eun Bi berpura-pura tertidur di samping Yong Jin agar Yong Jin berpikir telah meniduri nya. Video itu di percepat oleh anak buah Ela agar tidak terlalu vulgar namun masih jelas terperinci.
"Wah gak nyangka ternyata dia benar-benar menjebak Tuan Park."
"Berani sekali dia."
"Dasar pelakor." Cerca para wartawan yang terus memojokkan Eun Bi.
"Tidak, semuanya bohong. Ini anak kamu kak, ini anak kamu." ucap Eun Bi terus memegang lengan Yong Jin namun Yong Jin menghempaskan nya. "Ini semua karena kamu. dasar kamu wanita j*l*ng." ucap Eun Bi yang siap menerkam Ela.
Namun dengan sigap dua orang polisi menangkap Eun Bi dan membawanya dari sana. Eun Bi memberontak hingga terlepas dan kembali hendak menjambak rambut Ela namun segera terlindungi oleh Jin-young. Yong Jin pun mencengkeram wajah Eun Bi.
"Inilah akibatnya karena kamu mencoba bermain dengan keluarga Park. Dan beraninya kamu mau menyakiti istriku tercinta. Aku pastikan kamu akan membusuk di penjara." ucap Yong Jin dengan dingin.
Akhirnya Eun Bi di jebloskan ke penjara oleh Yong Jin. Nam Ju Wan yang sedari tadi ikut memantau pasar saham, kini mulai tenang karena saham milik perusahaan Park kembali naik seperti semula.
Sebenarnya Yong Jin mengadakan konferensi pers ini bukan untuk mengumumkan pernikahannya dengan Eun Bi. Namun karena adanya masalah ini, sekalian saja dia membuat konferensi pers ini menjadi ajang pembuka kedok untuk mengungkap kebenaran tentang kehamilan Eun Bi.
Dia sebenarnya ingin mengumumkan ulang tahun perusahaan dan ulang tahun anak pertama mereka yang kebetulan bertepatan hari H nya. Dan akan di adakan pesta yang meriah di kapal pesiar selama dua malam. Hanya orang yang mendapatkan undangan yang bisa masuk disana. Bahkan para wartawan juga di larang untuk ikut naik ke sana.
Akhirnya setelah semuanya selesai, Ela dan Yong Jin bisa bernafas lega, Ela menangis dengan kencang dalam pelukan Yong Jin. Ela menangis bahagia karena suaminya tak harus menikahi wanita lain.
"Aku mencintaimu sayang. Terimakasih untuk semuany. Terimakasih karena selalu ada di sampingku bahkan disaat terburukku. Aku mencintaimu." ucap Yong Jin mencium puncak kepala Ela dengan penuh cinta.
Semua orang terdekat yang menyaksikan itupun terharu. Mereka begitu senang melihat keluarga Ela tak berhenti disini. Semuanya mendoakan semoga Ela dan Yong Jin bisa bersama selamanya.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
.