Kisah Keysha

Kisah Keysha
S3. Trouble Maker Part 51


__ADS_3

Yong Bin dan Scarlett selalu berangkat bersama. Scarlett selalu di antar oleh Yong Bin sampai depan gerbang sekolahnya. Tapi dia tak pernah turun dari mobilnya.


Setelah kepergian ayah dan anak itu, Chanyeol pun langsung turun tangan mengajari Krystal memasak makanan khas Korea. Awalnya Chanyeol ingin mengajari Krystal tteokbokki atau tonkatsu. Tapi bahan di kulkasnya tidak ada. Jadi Chanyeol mengajari apa yang bisa di buat dengan bahan yang ada di kulkas. Akhirnya Chanyeol mengajari Krystal membuat kimbap dan juga samgyetang.


Chanyeol membantu Krystal dengan telaten, mengarahkannya untuk melakukan apa yang seharusnya di lakukan oleh Krystal selanjutnya. Chanyeol sudah terlihat seperti seorang koko handal yang tengah men training orang baru. Sedangkan Freya, selesai membereskan meja makan dia bersiap untuk pergi. Dia juga menyiapkan berkas-berkas yang hendak dia bawa untuk di kumpulkan di kampusnya. Dan dia juga wanita, tahu sendiri lah kalau wanita berdandan itu pasti lama.


"Coba aja kalau aja tante punya anak yang bisa memasak, tante seneng deh bisa memasak bersama seperti sekarang." ucap Krystal.


"Loh bukannya Freya berada di asrama Tan? Di sana kan para siswa diajari mandiri. Apa Freya tidak bisa memasak?" tanya Chanyeol. Dia tentu saja menanyakan tentang Freya, kalau Scarlett tidak perlu dia tanya kepada Krystal pun sudah tahu kalau Scarlett pastinya tidak bisa memasak karena dia tahu jika Scarlett itu merupakan anak mami banget. Dia benar-benar manja sekali.


"Tidak, Freya tidak bisa memasak. Walaupun dia berada di asrama, tapi untuk makan semuanya berada di kantin. Sudah ada juru masak yang akan memasakkan makanan untuk mereka semua. Dan tiap hari sudah ada menu pasti pada makanan mereka. Jadi dia juga belum pernah memasak. Boro-boro memasak, ke dapur aja kalau bukan karena makan juga dia tidak ke dapur. Masih mending dia bisa mencuci piring." kata Krystal membicarakan anak angkatnya itu.


"Tak apa lah tante, toh kalau dia ingin menjadi wanita karir, keahlian memasak itu nomor sekian. Yang terpenting ada pembantu yang standby di rumah." ucap Chanyeol sambil menggulung kimbap yang berada di tangannya.


"Tapi ya Chan, kakakmu Yura itu juga wanita karir. Tapi dia masih bisa pandai memasak dan juga tak punya pembantu di rumahnya. Dia mengurus rumahnya sendiri. Tante kagum dengannya." ucap Krystal. Chanyeol pun menghentikan gerakan tangannya. Matanya menerawang menatap ke depan dengan pandangan sendunya.


"Kak Yura sebenarnya juga punya pembantu. Tapi hanya khusus untuk membersihkan rumah dan halamannya. Pembantu itu datang pukul sembilan dan pulang pukul tiga sore. Tapi tidak untuk memasak. Memasak akan dia lakukan sendiri walaupun capek dalam bekerja. Dan jika dia ada tugas keluar kota atau keluar negeri sampai berhari-hari, dia tidak perlu khawatir dengan suaminya. Kak Yohan jarang sekali beli makan keluar kalau bukan karena ada acara dinner dengan Kak Yura atau dinner bersama kliennya. Kak Yohan mempunyai keahlian memasak yang bahkan lebih hebat dari kak Yura." ucap Chanyeol dengan nada sedih. Namun sebisa mungkin dia menutupinya.


"Wah... mereka pasangan yang benar-benar serasi.. Namun sayang...." Ucapan Krystal terputus. Krystal baru ingat bahwa ada Chanyeol yang juga terluka karena kepergian Yura yang begitu mendadak. Krystal menatap Chanyeol sedikit lama. Dia ingin menerus Chanyeol dan meminta maaf namun ternyata Freya lebih dulu memanggil Chanyeol.


"Oppa, apakah kalian sudah selesai? Aku sudah siap sekarang. Ini juga sudah mendekati jam sembilan." ucap Freya yang sudah rapi dengan tas ransel di tubuhnya. Dia terlihat lebih dewasa. Tapi Chanyeol bisa melihat kalau dia memakai seragam sekolah seperti yang ada di sekolah-sekolah di Korea, maka Freya akan terlihat seperti anak kecil. Kalau di sini tak ada seragam sekolah. Scarlett saja memakai pakaian bebas untuk ke sekolahnya.

__ADS_1


"Ohh, ya sudah kalau begitu kamu cepat siap-siap sana Chan. Kasihan kalau Freya menunggu. Lagipula ini sudah mau selesai kan masaknya?" tanya Krystal.


"Iya tante, ini tinggal ngepasin rasanya aja. Sama nanti kalau Tante mau bawa ke kantor Om, tante panasin sebentar biar hangat. Kalau begitu aku siap-siap dulu ya Tante." ucap Chanyeol yang melepaskan apronnya. Namun sebelum pergi dia menyempatkan makan kimbap sesuap lalu berjalan menuju kamarnya.


Di dalam kamar, Chanyeol memasukkan HP, dompet dan pengisi daya dalam tas pinggang kecilnya. Dia mengganti celana rumah dengan celana jeans dongker dan atasannya dia hanya menambahkan kemeja yang tidak dia kancing kan. Dia mengambil sepatu baru di rak sepatu yang berada di pojok kamarnya. Memilah sepatu mana yang akan di pakai. Setelah menentukan yang cocok, dia kembali lagi ke meja rias guna menyemprotkan parfum ke badannya. Parfum maskulin yang identik dengan lelaki. Setelah di rasa siap, dia pun langsung keluar guna menemui Freya.


"Tuh kan, kalau cowok mah cepet dandannya. Gak kaya cewek." ucap Krystal.


"Alah, mama malah lebih lama daripada Freya. Ya sudah Oppa, ayo kita berangkat." ucap Freya.


"Tante, kita tinggal dulu ya." ucap Chanyeol.


"Kalian hati-hati ya. Cepat pulang." ucap Krystal melambaikan tangan kepada Freya dan Chanyeol.


"Selain ke kampus, Oppa cuma mau ke toko buku saja?" tanya Freya ketika mereka keluar dari lift sembari membalas hormat dari seluruh karyawan yang tengah bekerja di sana.


"Mau kemana lagi, Oppa belum hafal dengan kota ini. Oppa juga belum lihat dengan destinasi wisata di kota ini." ucap Chanyeol.


"Bagaimana kalau setelah dari toko buku, Oppa ikut aku saja. Kita jalan-jalan ke tempat yang aku jamin Oppa pasti bakal suka. Karena ini tidak jauh dengan hal yang berbau negara asal Oppa. Aku sering sekali ke tempat ini jika libur dan pulang dari asrama." ucap Freya.


"Boleh juga. Kalau begitu, hari ini kita ke kampus dulu, toko buku, baru ke tempat yang kamu maksud. Jangan kamu jelasin ke Oppa tempat apa itu. Biar Oppa jadi penasaran." ucap Chanyeol.

__ADS_1


"Iya Oppa. Rute kita gitu aja gak papa. Siapa juga yang mau bocorin. Biar saja Oppa nanti penasaran. Nanti dari kampus ke toko buku kita naik taxi saja. Lalu ke tempat tujuanku kita juga naik taxi." ucap Freya.


"Siap... pokoknya hari ini kamu yang menjadi tour guide Oppa." ucap Chanyeol dengan mengelus puncak kepala Freya yang tingginya hanya selengannya.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2