
Chanyeol berangkat tepat pukul tujuh pagi dari bandara internasional Paris. Bahkan matahari di Paris belum juga muncul dari peraduan, mereka sudah berangkat ke Korea. Chanyeol memilih jam penerbangan pagi karena berpikir kalau mereka akan melakukan perjalanan selama sepuluh jam lamanya. Di perkirakan mereka akan tiba saat pukul lima sore waktu Paris yang artinya pukul satu dini hari waktu Korea. Chanyeol sudah mempertimbangkan semuanya namun nyatanya mereka akan tiba di malam hari. Tapi tidak apa, yang penting mereka akan segera ke Korea. Bagi Chanyeol yang menjadi masalah sekarang adalah bagaimana dia Check in hotel di jam tersebut.
"Hans, nanti kita akan mendarat di Korea sekitar pukul satu dini hari. Apakah kita masih bisa mendapatkan hotel di waktu tersebut? Aku belum melakukan check in di hotel manapun untuk menginap." ucap Chanyeol membuka suara untuk bertanya dengan Han Sung.
"Kenapa lama sekali? Bukankah kita hanya akan terbang selama sepuluh jam? kenapa jadi delapan belas jam? Seharusnya kan kita sampai di Korea pukul lima sore." ucap Han Sung yang tidak tahu perihal perbedaan waktu itu. Han Sung benar-benar tidak pernah belajar dari dulu.
"Hans, kapan sih kamu mau belajar? Korea itu delapan jam lebih cepat daripada Paris. Kalau dalam waktu Paris saja kita berangkat pukul tujuh pagi sampai di sana pukul lima sore. Itu menurut waktu Paris. Namun jika menurut waktu Korea, kita berangkat pukul tiga siang dan akan tiba pukul satu dini hari. Paham tidak?"tanya Chanyeol karena melihat Han Sung hanya manggut-manggut saja.
"Emm... tidak. Auk ahh, aku gak tahu perihal hal seperti itu. Tapi yang penting kamu tenang aja. Untuk tempat menginap nanti, aku sudah menyiapkan dua Villa untuk kita dan Ae Ri. Aku sudah menyuruh Taeyong untuk berkata dengan pemiliknya kalau kita akan menginap di sana. Bahkan aku sudah menyewa nya selama sebulan walaupun nantinya kita tak akan berada di sana selama sebulan." ucap Han Sung.
"Memangnya dimana ada Villa di Seoul? Bukankah kita mendarat di Seoul?" tanya Chanyeol.
"Ada dong. Villa itu terkenal karena Taeyong dan Jihoon merupakan salah satu penggagas nya. Taeyong dan Jihoon juga sering menyuruh klien mereka untuk menginap di sana jika mereka akan tinggal lama di Korea. Dan aku yakin, kalau kamu akan suka dengan tempatnya. Kata Taeyong, tempat itu benar-benar cocok untuk kita." ucap Han Sung.
"Baiklah. Nanti kita akan langsung ke sana. Kamu kabari saja mereka kalau kita akan mendarat di Korea pukul satu dini hari." ucap Chanyeol.
"Kurasa tidak perlu. Aku tadi sudah mengabarinya ketika kita berangkat tadi. Dan kurasa Taeyong juga sudah memperkirakan kapan kita akan sampai di sana. Kau yakin nanti jika kita sudah mendarat, Taeyong sudah menempatkan orang untuk menjemput kita." ucap Han Sung.
"Baiklah kalau begitu aku bisa tenang mendengarnya. Kasihan Freya dan Scarlett kalau mereka masih harus melakukan perjalanan yang lama ke penginapan. Mereka pasti lelah." ucap Chanyeol tanpa mengalihkan perhatiannya pada game di ponselnya dari tadi sejak dia mengawali pembicaraan.
"Chan....." panggil Han Sung pelan.
"Hmmm...." jawab Chanyeol hanya dengan berdehem.
__ADS_1
"Chanyeol!" panggil Han Sung lebih keras. Akhirnya Chanyeol menaruh ponselnya dan berhenti bermain game.
"Apa sih?" ucap Chanyeol menatap Han Sung.
"Emm... Kamu tahu gak Chan kalau saham kita turun seratus titik dari pasar harga saham?" tanya Han Sung pelan.
"Kirain kamu mau ngomong apa. Ya tahu lah. Kan aku tiap hari selalu mengecek harga saham di pasar saham. Aku memiliki banyak saham di mana-mana jadi aku harus mengetahui semuanya tentang naik turunnya harga saham di pasar saham." ucap Chanyeol.
"Apa kamu marah Chan? itu semua salahku." ucap Han Sung mengakui kesalahannya.
"Kamu tak perlu takut aku marah. Aku sudah memperbaikinya. Nanti kamu bisa lihat saja hasilnya." ucap Chanyeol dengan tersenyum.
"Sorry Chan. Kalau saja aku berhasil mempertahankan kerjasama dengan perusahaan yang sudah lama bekerja sama dengan kita, mungkin saham kita tidak akan mengalami penurunan. Dia berkata bahwa dia tidak puas dengan produk yang kita kirim." sesal Han Sung. Bukan hanya sekali dia seperti ini. Sudah beberapa kali. Tapi sekalipun Chanyeol tidak memarahinya. Justru Chanyeol malah hanya diam dan mengembalikan harga sahamnya ke titik yang seharusnya.
"tenyata pengalaman saja tidak cukup untukku memegang perusahaan. Kita juga harus memiliki pandangan yang bagus dalam usaha bisnis. Dan aku harus belajar banyak dari kamu Chan. Kamu benar-benar orang yang hebat. Pantas saja kamu di kagumi oleh para pengusaha yang mengenalmu sebagai Mister Park meskipun mereka tidak tahu seperti apa wajah aslimu." ucap Han Sung yang kagum dengan kehebatan Chanyeol.
"Kamu boleh belajar dariku tentang saham dan perusahaan. Yang penting kamu jangan belajar bagaimana menjadi mafia seperti ku. Cukup aku saja yang terjun ke dalam dunia hitam ini. Aku tak ingin ada anggota keluarga yang ikut terjun ke dalamnya. Karena sekali kamu masuk ke dalam dunia hitam untuk menjadi anggota mafia, selamanya kamu tak akan bisa keluar kecuali kamu mati." ucap Chanyeol.
"Berarti kalau nanti kamu berhasil membunuh Dawn, kamu tidak akan keluar dari dunia hitam? Apakah kamu tidak akan bisa keluar selamanya? Apa tidak ada cara yang aman untuk keluar dari dunia yang mengerikan itu?" tanya Han Sung dengan nada khawatir.
"Tidak Hans, dunia bawah sudah menjadi hidupku sejak enam tahun yang lalu. Kau tidak akan mudah untuk bisa keluar dari sana. Bahkan dengan statusku yang sebagai bos mafia. Jika aku keluar, maka musuh utama ku bukanlah FBI atau penegak hukum. Melainkan anak buahku sendiri yang akan mengejar dan mencariku sampai mendapatkan nyawaku. Anak buahku adalah orang yang pastinya akan menjadi yang paling aku takuti nantinya jika aku keluar dari dunia hitam. Dan aku tak mau keluargaku ikut terkena imbasnya jika aku keluar dari dunia hitam ini. Jadi biarkan aku tetap mendalami ini selama semuanya aman terkendali. Dan akan ku pastikan aku akan membunuh Dawn dengan tanganku sendiri."ucap Chanyeol dengan keseriusan.
Han Sung memandang Chanyeol dengan sedih. Dia tidak menyangka kalau Chanyeol akan berkorban untuknya. Han Sung yakin kalau Chanyeol masuk ke dunia hitam pasti karena dendam Han Sung terhadap Dawn karena Dawn juga seorang mafia seperti Chanyeol. Pasti itu alasannya. Pikir Han Sung.
__ADS_1
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Selamat akhir bulan semuanya. Selamat tinggal bulan kelahiran Han Sung..
__ADS_1