
Dua bulan berlalu.
Semenjak kejadian sore itu, Chanyeol tidka menemukan lagi orang yang mencoba untuk menyelinap masuk ke dalam rumahnya. Dan dari hasil investigasi anak buahnya, memang benar lelaki itu Dawn lah yang mengirimnya. Dawn mengirimnya karena dia terobsesi untuk memiliki perusahaan Nightingale. Semuanya sesuai dengan apa yang dipikirkan oleh Chanyeol. Chanyeol memang memiliki pandangan yang begitu tajam. Berkat Chanyeol yang menggagalkan aksi orang tersebut pun membuat Dawn tidak bisa menemukan informasi apapun tentang perusahaan Nightingale.
Sejak satu bulan yang lalu, Chanyeol juga sudah mulai terjun ke perusahaan. Dia mengambil alih posisi CEO yang dulunya di pegang oleh Han Sung. Awalnya seluruh keluarga besar melarang nya. Tapi lagi-lagi Chanyeol tidak perduli dan tidak mendengarkan mereka. Chanyeol bersembunyi di balik jas rapi dan gedung tingginya. Namun itu hanya sebuah formalitas. Yang aslinya dia akan bekerja untuk menyerang Dawn. Chanyeol juga sudah melindungi seluruh komputer di perusahaan nya. Dia ingin kalau data tentang perusahaan
mereka aman aman saja. Dan tidak ada satupun penghianat yang berada di perusahaan.
"Chanyeol, kamu sudah menyiapkan pakaianmu untuk besok selama seminggu di Korea? Kalau belum aku bisa membantumu. Kita akan pulang kampung Chan." ucap Han Sung yang terlihat antusias dengan keberangkatannya kali ini ke Korea.
"Bukan seminggu, tapi sebulan. Kita akan berada di sana selama sebulan. Punyaku sudah di siapkan oleh Freya tadi." ucap Chanyeol sambil terus memainkan game di ponselnya. Sedangkan Han Sung yang mendengar pun langsung menghentikan kegiatannya dalam mengemas pakaian.
"Kenapa jadi sebulan? Kan kita di sana cuma syuting selama seminggu saja. Buat apa kita di sana selama sebulan?" tanya Han Sung yang heran kenapa Chanyeol berkata ingin tinggal di sana selama sebulan.
"Hans, kita kesana bukan cuma untuk syuting saja. Kita ke sana akan melakukan hal yang lainnya juga. Memangnya kamu pikir aku tidak tahu kalau kamu diam-diam menghubungi Taeyong dan Jihoon di Korea? Bahkan kamu menyuruh mereka untuk mencari keberadaan kak Yohan." ucap Chanyeol.
Han Sung kembali berdiri terpaku di samping almarinya. Dia tidak menyangka kalau Chanyeol mengetahui rencananya. Sedangkan Han Sung sendiri tidak pernah tahu apa yang di rencanakan oleh Chanyeol selama ini. Tapi kenapa Chanyeol bisa tahu tentang semua itu dengan sedetail mungkin? Han Sung pin bergidik ngeri mendengar. Chanyeol benar-benar seperti orang asing yang sangat misterius dan mengerikan bagi Chanyeol setelah masuk ke dalam dunia hitam yang tidak pernah di kenali oleh Han Sung.
"Sudah, kamu gak perlu tahu aku bisa tahu itu darimana. Yang penting kamu sini, duduk dengerin aku mau ngomong sesuatu yang penting banget sama kamu." ucap Chanyeol yang sudah meletakkan kembali ponsel nya keatas nakas dan dia bersandar pinggiran ranjang.
Han Sung pun langsung menaruh pakaiannya kembali lalu mengambil kursi kerjanya dan membawanya ke hadapan Chanyeol. Bagi Han Sung, jika Chanyeol sudah berkata demikian, maka benar-benar akan ada suatu hal yang serius bahkan amat serius yang ingin dia katakan. Dan jika Chanyeol sudah seperti itu, maka Han Sung hanya bisa menjadi pendnegar karena Chanyeol tidak suka jika di sela.
__ADS_1
"Apakah kami ingat dengan kejadian dua bulan yang lalu, dimana sore itu aku emmintamu untuk membelikanku pizza sebelum oulang dari kantor. Padahal saat kamu pulang, makanan sudah tersaji di meja makan karena aku sudah memasak. Apa kamu masih ingat?" tanya Chanyeol kepadanya dan Han Sung pun langsung menganggukkan kepalanya tanda dia mengingatnya meskipun sudah dua bulan lamanya.
"Sebenarnya ada alasan di balik aku menyuruhmu untuk membelikanku pizza. Aku bukannya ingin memakan pizza, tapi karena kau tidak ingin kalian segera pulang ke rumah. Karena di rumah sedang ada seorang penyusup yang masuk ke dalam rumah dengan menggunakan topeng silikon yang membuatnya amat mirip denganmu." ucap Chanyeol menceritakan apa yang terjadi sore itu kepada Han Sung.
"Sungguh? apakah dia melukaimu? atau apa ada yang hilang dari rumah ini?" tanya Han Sung khawatir.
"Kamu tenang saja. Aku tidka terluka sedikitpun. Bahkan tidak ada barang sekecil apapun yang dia ambil dari rumah ini." ucap Chanyeol.
"Bagaimana bisa? Kamu kan...." ucapan Han Sung terpotong.
"Cacat kan? Iya, aku memang tidak bisa berjalan. Tapi apa kamu lupa bahwa aku ini seorang bos mafia yang di takuti di dunia bawah? Kamu tenang saja. Hanya orang seperti itu aku bisa menangkapnya." ucap Chanyeol membuat Han Sung merasa bersalah karena hendak mengatakan kepada Chanyeol bahwa dirinya cacat.
"Sebenarnya waktu itu aku tengah memasak. Aku mendengar suara kegaduhan dari ruang keluarga. Dan ternyata aku melihat seseorang yang mirip sekali denganmu masuk ke dalam rumah melalui sebuah jendela. Aku sudah merasakan ada keganjilan dalam dirimu. Mana mungkin kamu masuk ke dalam melalui jendela seperti maling. Saat aku tanya kenapa kamu masuk lewat jendela, kamu berkata bahwa kamu lupa membawa kunci pintu sedangkan Scarlett tengah menjemput Freya. Dalam hati aku sempat tertawa. Bagaimana bisa kita punya kunci pintu kalau untuk membukanya saja hanya membutuhkan sidik jari di gagang pintu? Dan bagaimana bisa Scarlett menjemput Freya, dia menyetir saja tidak bisa." ucap Chanyeol dengan tawanya mengingat apa yang dilakukan oleh anak buah suruhan Dawn itu. Dia benar-benar tidak terlihat seperti orang yang terlatih untuk hal seperti itu. Makanya Dawn tidak bisa berkembang di dunia hitam. Dia hanya mengikuti perintah dari geng yang lebih besar di atasnya.
"Kenapa dia bisa sampai tahu tentang nama-nama kita?" tanya Han sung.
"Kamu ingin tahu kenapa? Karena dia suruhan Dawn. Kurasa dia sudah mengorek informasi tentang kita dari Ae Ri. Ae Ri telah di percaya oleh Dawn. Itu yang aku pikirkan. Dan kurasa tujuan nya mungkin adalah perusahaan Nightingale. Dia begitu terobsesi dengan perusahaan ini." ucap Chanyeol.
"APA!? Kita harus segera bertindak Chan. Kita tidak bisa diam saja seperti dulu melihat dia bertindak. Aku harus memberitahu kaka Bright tentang ini semua." ucap Han Sung yang sudah ingin bangkit untuk menelfon Bright namun di tahan oleh Chanyeol.
"Tunggu dulu. Kamu tenanglah dulu Hans. Apa kamu tidak melihat ada bos mafia besar yang bernama Mister Park di depanmu? Sebelum kamu minta aku sudah melakukan sesuatu untuk memulainya. Aku sudah merencanakan semuanya dengan matang. Oleh karena itu kita akan tinggal lebih lama di Korea. Karena ku pikir tempat itu tempat yang tepat untuk menjadi kuburannya. Semuanya sudah aku persiapkan karena aku yakin bahwa dia akan muncul nanti." ucap Chanyeol dengan penuh keyakinan.
__ADS_1
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1