Kisah Keysha

Kisah Keysha
Bagian 27


__ADS_3

Keesokan paginya Key sudah bersiap sedangkan Lena baru saja bangun. Key dengan sengaja mengundang Kevin untuk sarapan bersama hanya ingin melihat reaksi dari Lena seperti apa.


Ting.. tong..


"sayang kamu sudah datang?" kata Key saat membuka pintu menyambut Kevin.


"iya sayang, kamu masak apa hari ini?" kata Kevin seraya memeluk Key dari belakang dan mencium pundak Key mesra.


"kamu maunya apa? ada nasi goreng, ada roti bakar sama ada telur ceplok." kata Key yang sengaja membalikkan badannya dan mengalungkan tangannya. mencium sekilas bibir Kevin.


"Aku mau ini." kata Kevin sambil memeluk Key dan mencium lembut bibir Key. dan ciuman itu semakin lama semakin dalam ditambah Kevin memainkan bagian sensitif Key.


Lena yang baru saja keluar dari kamar dan merasa perutnya kosong ingin segera sarapan, dengan langkah kaki cepat menuju ruang makan karena tadi samar-samar dia mendengar Key memanggil nama Kevin. Dia begitu bersemangat ingin bertemu dengan Kevin bahkan dia masih dengan sengaja memakai baju tidur rumahan yang sexy. tapi semua harapannya pupus sudah saat melihat Kevin sedang berciuman mesra dengan Key bahkan dia juga melihat tangannya begitu telihat nafsu memainkan payudara Key.


Hal itu membuat Lena panas. dia merasa marah akan apa yang dilihatnya tadi. akhirnya dia terpaksa memasang muka ramah agar citranya dimata Kevin dia itu wanita yang anggun. sebenarnya dari sudut mata Key dan Kevin sudah tahu kalau ada Lena disana, namun mereka sengaja tidak menghentikan aksi mereka. justru Kevin semakin gencar melancarkan aksinya.Kini Kevin sudah mengangkat tubuh Key dan hendak membawanya kedalam kamar Key. saat itu Key pura-pura tak sengaja melihat Lena.


"ohh kakak. Kevin lepasin, ada kakak disana." kata Key memasang muka seolah-olah merasa tak enak hati dengan Lena.


"ohh.. Hai kak. maaf aku pinjam Key sebentar ya kak. biasalah kakak pasti paham kan?" kata Kevin dibuat selembut mungkin sambil masih terus bertingkah mesra di hadapan Lena.


"hmm iya gak papa." kata Lena dengan senyum yang dipaksakan.


Setelah mendengar itu, Kevin dan Key langsung naik ke atas dan terdengar suara Kevin menutup pintu serta bunyi pintu terkunci.

__ADS_1


Selama Kevin dan Key masuk ke dalam kamar, Lena bergumam karena kesal. terlebih saat terdengar suara tawa yang lama kelamaan menjadi suara desahan dan erangan nikmat yang seolah-olah tak ada Lena disana.


"terus aja terus kalian bertingkah mesra. gak akan lama lagi kalian juga akan berpisah. dan Kevin akan menjadi milikku. kalau bukan untuk melancarkan aksi ku, galau kan aku biarkan kalian berdua bisa bermesra - mesraan disana." kata Lena sambil sarapan dengan lambat menunggu mereka selesai.


***


Didalam kamar Key.


"sayang, aku gak mau ya pagi-pagi main sama kamu." bisik Key agar tak terdengar dari bawah sana.


"iya sayang, tapi aku kangen sama kamu. gak aku masukin."


"janji ya"


Setelah dikiranya terlalu lama didalam kamar, Key pun menyuruh Kevin keluar duluan dan Key belakangan. agar dikiranya Key sedang mandi. ya walaupun emang Key akan mandi beneran karena belum sempat mandi tadi.


***


Setengah jam berlalu, Lena menunggu Kevin dan Key selesai. saat melihat Kevin turun seorang diri, Lena Pura-pura berjalan dan tak melihat Kevin. dia pura-pura berjalan dan menabrak Kevin yang sudah berada di lantai bawah. Lena sengaja menumpahkan sisa susu ke celana Kevin bahkan mengenai tepat dibagian sensitif nya. sedangkan Lena pura-pura terjatuh dan tak sengaja menarik lengan Kevin hingga Kevin menindihinya.


"Awwww...." kata Lena dibuat sedemikian sexy sambil memejamkan matanya, bahkan sengaja membusungkan dadanya yang sintal tak kalah dengan punya Key.


Kevin yang melihat itu langsung memalingkan wajahnya dan melihat ke atas, disana ada Key yang melihat mereka. Kevin takut Key salah paham tapi Key hanya memberikan isyarat kata dengan tangan dan gerakan bibir.

__ADS_1


Pura-pura lah tergoda.


Sekiranya itu yang dia tangkap dari Key dan Kevin pun paham. ini hanya siasat untuk menjebak Lena agar dia jera dan tak kembali main-main dengan Key.


"Aduh maaf kak. sini aku bantu." kata Kevin seraya memegang lengan Lena. "sakit ya kak?" kata Kevin dibuat selembut mungkin agar Lena tak curiga.


"ada apa ini sayang?" tanya Key seolah-olah tak tahu menahu tentang kejadian ini.


"ini tadi aku gak sengaja nabrak kakak kamu sayang, terus dia terjatuh. dan baju aku juga yang bawah kena susu. disini masih ada baju aku gak ya?" kata Kevin.


"emm... kalau Key gak ada, aku punya kok. tapi baju bekas milik kakaknya Key." kata Lena memancing umpannya.


"ohh gak papa kak. kebetulan aku gak punya baju cowok." kata Key.


"emm.. gak aja deh sayang. aku ambil dari kantor aja. biar asisten aku yang nyariin. kamu tahu kan alergiku ini sayang? ini aja aku mesti ke dokter karena udah gak sengaja nyentuh kakak kamu." kata Kevin yang udah gak tahan dengan sandiwara karena alerginya terhadap cewek selain Key.


"ya udah kalau gitu kamu bersihin dikamar aku aja sana." kata Key yang langsung diangguki Kevin dan Kevin langsung melenggang naik ke atas.


yah gagal deh karena alerginya Kevin. batin Key.


"maaf ya kak, Kevin emang gitu. Kevin alergi sama cewek. tapi gak tau sama aku kok alerginya gak kumat." kata Key membersihkan kekacauan yang Lena buat.


Alergi? dia alergi sama wanita? sialan memangnya aku ini kuman? akan aku buat kamu bertekuk lutut memohon cintaku, Kevin. gertak Lena dalam hatinya

__ADS_1


__ADS_2