Kisah Keysha

Kisah Keysha
Bagian 35


__ADS_3

Pagi ini Mama dan Papa sudah bangun terlebih dahulu dan membawa Junior untuk membangunkan Kevin dan Key yang masih dengan setia bergelung didalam selimut mereka.


"Ayah.. Bunda.. ayo bangun. cepat bangun. nanti kalian terlambat ke pernikahan. Junior sudah tak sabar bertemu dengan Melati." kata Junior ber loncatan diatas ranjang king size milik orang tuanya itu.


Membuat sang empunya harus mau tak mau membuka mata dan terbangun.


"Sayang, Ayah sama bunda udah bangun. sekarang Junior keluar dulu ya biar Ayah sama Bunda siap-siap dulu."kata Kevin lembut dan Junior pun langsung turun dari ranjang dan berlalu keluar kamar.


" Kevin kamu siap-siap di kamar sebelah biar Key bersiap disini bersama para gadis." kata Mama yang tiba-tiba nyelonong masuk bersama empat orang yang Key kenal dan beberapa MUA.


"Tapi ma..."


"gak usah tapi-tapian. pelayan! seret tuan muda kalian." kata Mama memanggil pelayan. sedangkan Key langsung dibantu mandi dan berias diri.


Dia juga bahagia karena bisa melihat Oma, Yena, Tante Riska dan Rina disana. dia tak pernah menyangka kalau calon Mama Mertuanya sudah berada disana.


"Terima kasih ya, kalian mau hadir di acara pernikahanku." kata Key.


"pastinya dong. dan kita juga punya kejutan nantinya buat kamu." kata Yena.


Setelah selesai dirias, Key menuju tempat dimana akan dilaksanakannya pernikahan. Kevin telah lebih dulu kesana. tak butuh waktu lama mobil mereka berhenti di sebuah gedung mewah yang sudah didekorasi dengan berbagai macam bunga disana.


"Sayang, kamu disini saja. nanti akan ada yang jemput kamu. Oma dan yang lain akan masuk duluan." kata Oma.


Dan benar saja, selang lima menit ada seorang pria memakai tuxedo senada dengan warna dekorasi gedung itu. Key menatap lelaki itu penuh dengan haru.


"Papa.." ucap Key tak percaya melihat Papanya ada disini.

__ADS_1


"Pastinya papa akan ada disini, papa yang akan mengantarkan kamu kedalam pelukan calon suami kamu nak. mari kita masuk sekarang." kata Johan sambil menggandeng anak tercintanya yang dulu tak pernah ada kesempatan untuk mencintainya.


Key dan Johan berjalan beriringan memasuki gedung dengan Junior dan Melati yang membawa kelopak bunga mawar untuk ditaburkan. Terlihat Junior dan Melati bergandengan tangan dengan cerianya. semua mata memandang takjub kepada seorang gadis yang begitu cantik memakai gaun pengantin.


Kevin melihat Key, dia begitu terpana. hingga sebuah tepukan di bahunya menyadarkannya.


"Sabar bro. sebentar lagi dia resmi jadi milik lo." kata JB.


"gue deg deg an. gimana nih?" kata Kevin tak bisa mengontrol hatinya yang nervous.


"kalo lo gak sanggup, gue bersedia kok gantiin lo." kata Mark.


"itu mah mau lo aja Mark." kata Jinyoung sembari memukul pelan kepala Mark.


Mereka kembali terdiam saat Key sudah berada di dekat Kevin. Johan menyerahkan Key pada Kevin. Kevin dengan eratnya menggenggam tangan Key.


"Sayang, cincinnya mana? kenapa kalian tak bertukar cincin?" tanya Johan.


"iya sayang, cincinnya mana?" tanya Key pada Kevin.


"perasaan tadi ada.." kata Kevin yang kebingungan. sedangkan para tamu juga penasaran kenapa mereka tak segera memasangkan cincin.


Diujung panggung terdengar kekehan kecil dari dua orang anak kecil yang menyita perhatian.


"wah.. Junior, itu cincinnya cantik banget. aku mau besok kalau menikah pakai cincin seperti itu." kata Melati melihat cincin berlian yang dibawa Junior.


"Kamu suka Mel?" Melati hanya mengangguk. "Kalau suka besok kalau aku udah besar aku akan membawakanmu cincin seperti ini untuk menikahimu." kata Junior membuat semua yang mendengar tertawa, anak sekecil itu sudah berbicara tentang pernikahan.

__ADS_1


***


Pernikahan telah selesai. kini mereka semua berkumpul dirumah keluarga Kevin. Semuanya terlihat kelelahan setelah melangsungkan reresepsi pernikahan Kevin dan Key. mereka langsung istirahat menuju kamar masing-masing.


Sedangkan Kevin dan Key menuju kamar mereka yang sudah disulap menjadi kamar pengantin dengan taburan bunga mawar yang indah.


"kalau melihat ini jadi ingat waktu kamu ngelamar aku dulu yang." kata Key yang tengah manja berada dipelukan Kevin.


"dan kini kita sudah sah menjadi pasangan suami istri. aku akan bahagiain kamu dan aku gak akan buat kamu kecewa dan menyesal menikah denganku." kata Kevin.


"Terimakasih sayang sudah mau menerimaku dan Junior." kata Key sembari mengeratkan pelukannya.


"justru aku yang seharusnya berterimakasih kepada kamu sayang. kamu dengan senantiasa setia menungguku mencarimu. kamu juga sudah mau melahirkan dan membesarkan Junior demi aku. kamu juga sudah mau menerimaku kembali. terimakasih istriku." Kata Kevin seraya mencium Key dengan lembut. "Sekarang saatnya membuatkan Junior adik." kata Kevin yang langsung mengunci Key di bawahnya.


"Emm.. sayang, kayanya gak bisa sekarang deh."


"kamu mau alasan apalagi sayang? sekarang kita udah jadi suami istri lho."


"iya aku tahu. tapi beneran ini gak bisa kita lakuin malam ini sayang."


"iya gak bisanya kenapa sih? pokoknya harus bisa. gak ada alasan capek."


"iya, tapi aku sedang kedatangan tamu sayang."


"gak papa cuma kedatangan.. ehh kamu bilang apa? kedatangan tamu?" kata Kevin dan langsung dijawab anggukan oleh Key.


Akhirnya dengan sedikit emosi, Kevin berlalu kekamar mandi dan langsung mandi air dingin untuk menetralkan perasaannya.

__ADS_1


__ADS_2