
Hari-hari terus berlalu seperti biasa. Chanyeol tetap menjalankan misinya sendiri tanpa sepengetahuan siapapun. Bahkan Han Sung yang satu kamar dengannya saja tidak tahu kalau Chanyeol tengah melakukan sesuatu. Karena Chanyeol selalu melakukannya ketika semuanya sudah tertidur atau pergi dengan kesibukannya masing-masing.
Seperti hari ini, ketika Scarlett dan Han Sung belum pulang dari kantor, serta Freya yang seperti sudah di jadwalkan untuk kuliah sore, menjadi kesempatan untuk Chanyeol yang ada di rumah sendiri melakukan interkom dengan anak buahnya yang ia kirim ke Los Angeles untuk membuat kesepakatan dengan Jacob.
"Bos, sekarang saya sudah bersama dengan Tuan Jacob. Saya minta maaf sebelumnya. Karena seharusnya tanpa saya melakukan interkom dengan anda kesepakatan sudah harusnya terjalin. Tapi saya minta maaf karena Tuan Jacob tidak bisa begitu saja menerima tawaran dari saya. Beliau tidak percaya kalau kita akan memberikan suntikan dana kepadanya secara cuma-cuma. Dan beliau meminta saya untuk menghubungi anda."ucap anak buahnya yang takut kalau-kalau dia di marahi oleh Chanyeol karena tidak becus melakukan hal yang mudah membujuk Jacob untuk menerima tawarannya.
"Selamat pagi Mister Park." sapa Jacob ketika dia muncul untuk pertama kali dalam layar interkom.
"Selamat pagi juga Tuan Jacob." jawab Chanyeol walaupun sebenarnya di Paris sekarang sudah menunjukkan pukul empat sore.
"Kita langsung ke intinya saja ya Mister Park. Sebenarnya ada tujuan apa anda ingin menyuntikkan dana ke perusahaan saya tanpa syarat apapun?" tanya Jacob. Dia tidak bisa bertele-tele untuk bertanya kepada Chanyeol. Jacob belum menerima yang ditawarkan oleh anak buah Chanyeol karena dia belum mengetahui seperti apa wajah dari Chanyeol, karena Chanyeol terus memakai topeng.
"Anda tidak perlu takut Tuan Jacob. Saya tidak memiliki tujuan yang buruk untuk anda. Saya hanya ingin membantu anda." ucap Chanyeol dengan sedikit tersenyum. Senyum itu memang manis walau hanya terlihat bibirnya saja, tapi senyum itu lebih mirip senyum mematikan baik untuk Jacob maupun anak buah Chanyeol sendiri.
"Tapi kenapa saya yakin kalau semua itu tetap ada imbalannya. Saya yakin semua itu tidak akan gratis begitu saja. Benar kan Mister Park?" tanya Jacob yang tepat sasaran.
"Anda benar-benar pintar Tuan Jacob. Sayang sekali Tuan Dawn tidak mempercayakan perusahaan nya untuk di pegang oleh orang yang pintar seperti anda. Justru anda bisa menjadi senjata tersembunyi untuknya. Anda benar Tuan Jacob, semua itu memang tidak gratis. Tapi saya juga tidak meminta banyak. Saya hanya meminta saham perusahaan anda sebesar dua puluh persen saja. Saya yakin banyak yang menjual sahamnya dengan harga murah kan, karena mendengar perusahaan sedang di landa pailit? Selebihnya saya tidak akan minta apa-apa lagi. Saya hanya ingin meminta bantuan anda." ucap Chanyeol.
"Bantuan? Bantuan apa?" tanya Jacob.
Bagi Jacob masalah saham dua puluh persen harus di bagikan untuk Chanyeol pun dia tak masalah. Karena para pemegang saham sudah menjual semuanya dengan harga murah. Dan untungnya Jacob bisa mendapatkannya kembali. Dia bisa dengan mudah membagikan kepada Chanyeol karena dia masih punya sisanya dari seratus persen saham perusahaan nya.
"Apa saja. Aku hanya membutuhkan bantuan anda ketika saya memintanya atau saya membutuhkannya. Akan ada dimana saatnya nanti saya membutuhkan bantuan anda saat saya terjatuh nanti, saya ingin anda menangkap saya dan membantu saya bangkit lagi. Saya tidak meminta banyak." ucap Chanyeol.
"Hanya itu saja? Berapa yang akan saya dapatkan jika saya menyetujuinya?" tanya Jacob.
"Saya akan memberikan anda sungkan modal dua kali lipat dari yang pertama kali anak buah saya katakan." ucap Chanyeol tanpa ragu. Meskipun dia selalu berada di rumah, namun uang terus mengalir dalam rekeningnya. Dia bahkan tidak hanya memiliki satu, tapi tiga rekening. Dari dunia hitamnya, dari orang tuanya dan dari penghasilannya sendiri di bidang musik dan juga menanam modal saham di berbagai perusahaan. Mengeluarkan uang untuk suntikan dana bagi Jacob tidak akan menguras setengah isi dari satu rekeningnya.
"Dua kali lipat Mister? Apakah anda bercanda? Nominal pertama tadi saja sudah besar, dan kini anda menawarkan dua kali lipat?" tanya Jacob tidak percaya. Dia merasa kalau Chanyeol adalah orang yang paling gila yang pernah dia lihat. Beraninya dia berinvestasi sebanyak itu pada perusahaan yang diambang kebangkrutan.
"Saya tidak pernah bercanda Tuan. Saya benar-benar akan menyuntikkan dana untuk perusahaan anda sebesar dua kali lipat dari nominal pertama. Tapi kalau anda tidak mau, Saya juga tidak akan memaksa. Yang penting anda juga sudah tahu apa yang saya mau tadi. Dan saya juga mengingatkan Tuan, kalau kesempatan tak akan datang dua kali." ucap Chanyeol dengan kembali tersenyum mautnya.
Jacob diam sejenak. Dia diambang dilema. Dia bingung mau menerimanya atau tidak. Dia takut untuk menerimanya karena dia tidak tahu siapa itu orang yang tengah di hadapinya. Dia tidak mengenal siapa itu Mister Park. Baginya Chanyeol terlihat begitu misterius dan menakutkan. Bisa saja dia hanya ingin menghancurkan Jacob.
Tapi jika Jacob tidak mengambilnya, maka dalam hitungan minggu saja perusahaan sudah gulung tikar. Dawn tidak akan pernah peduli tentang Jacob yang kesusahan. Apalagi mendengar Jacob gulung tikar, dia pasti hanya akan menertawai nya. Jacob juga memikirkan nasib karyawannya yang pasti akan terlantar karena perusahaan yang tidak bisa menggaji mereka. Akhirnya setelah hatinya terus bergejolak antara iya atau tidak, Jacob memilih iya. Dia menerima tawaran dari Chanyeol.
"Baik Mister Park. Saya akan menerima tawaran anda." ucap Jacob.
Chanyeol tersenyum senang. Dia menampilkan senyum devilnya, dia seakan-akan melihat sebuah ikan yang memakan umpannya. Setelah menangkap ikan yang kecil, dia akan memeliharanya dan membuatnya ganas seperti ikan piranha agar bisa di jadikan senjata untuk memakan induknya.
"Baik Tuan Jacob. Kalau begitu terimakasih. Untuk surat suratnya sudah di bawa oleh anak buah saya. Nanti dia akan memberikan surat perjanjiannya. Kalau begitu saya tutup dulu Tuan." ucap Chanyeol lalu mematikan interkom nya.
Dia bersandar pada kursi rodanya. Tersenyum dengan misterius pada sebuah foto yang berada di samping komputer. Foto keluarganya komplit berada di sana. Mulai dari keluarganya, keluarga Han Sung dan juga keluarga Yong Bin. Bahkan ada juga Yura dan Yohan. Chanyeol menatap mereka yang awalnya terdapat senyum cerah di wajahnya berubah menjadi sendu.
"Aku rindu kalian. Kau ingin berkumpul dengan kalian seperti dulu." ucap Chanyeol yang di tujukan untuk Yura, Yohan dan Jin-young. Bukan untuk keluarga intinya. Chanyeol mengingat kembali saat-saat bersama dengan kakaknya Yura. Chanyeol pun mengambil sebuah gitar dan mulai memainkan gitarnya dan diapun bernyanyi.
...🎶🎶🎶...
...amugeotdo saenggakhaji ma...
...neon amu maldo kkeonaejido ma...
...geunyang naege useojwo...
...nan ajikdo mitgijiga anha...
...i modeun ge da kkumin geot gata...
...sarajiryeo hajima...
...Is it true? Is it true?...
...You You...
__ADS_1
...neomu areumdawo duryeowo...
...Untrue Untrue...
...You You You...
...gyeote meomulleojullae...
...naege yaksokhaejullae...
...son daemyeon naragalkka buseojilkka...
...geobna geobna geobna...
...siganeul meomchullae...
...i sungani jinamyeon...
...eobseotdeon iri doelkka neol irheulkka...
...geobna geobna geobna...
...Butterfly, like a Butterfly...
...machi Butterfly, bu butterfly cheoreom...
...Butterfly, like a butterfly...
...machi Butterfly, bu butterfly cheoreom...
...neon machi Butterfly...
...meolliseo humchyeobwa son daheumyeon neol irheulkka...
...ni jageun sonjit han beone hyeonsireul ijeo nan...
...salmyeosi sseudadeumneun baram gata...
...salposi pyoryuhaneun meonji gata...
...neon geogi itjiman waenji dahji anha Stop...
...kkum gateun neon naege butterfly, high...
...Untrue Untrue...
...You You You...
...gyeote meomulleojullae...
...naege yaksokhaejullae...
...son daemyeon naragalkka buseojilkka...
...geobna geobna geobna...
...siganeul meomchullae...
...i sungani jinamyeon...
...eobseotdeon iri doelkka neol irheulkka...
...geobna geobna geobna...
__ADS_1
...simjangeun memareun sorireul nae...
...kkuminji hyeonsirinji al su eobtne...
...naui haebyeonui kapeukayeo...
...jeogi supeuro gajin marajwo...
...nae maeumeun ajik neo wie buseojyeo...
...jogakjogak kkamake noga heulleo...
...(nan geunyang idaero jeungbalhago sipeo)...
...nae sarangeun yeongwonin geol...
...It’s all FREE for you baby...
...gyeote meomulleojullae...
...naege yaksokhaejullae...
...son daemyeon naragalkka buseojilkka...
...geobna geobna geobna...
...siganeul meomchullae...
...i sungani jinamyeon...
...eobseotdeon iri doelkka neol irheulkka...
...geobna geobna geobna...
...Butterfly, like a butterfly...
...machi Butterfly, bu butterfly cheoreom...
...Butterfly, like a butterfly...
...machi Butterfly, bu butterfly cheoreom...
...🎶🎶🎶...
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1