Kisah Keysha

Kisah Keysha
Bagian 25


__ADS_3

Kevin dan Key sudah kembali ke Korea. mereka kembali ke rutinitas keseharian mereka. sampai tak ada waktu untuk bertemu tapi mereka masih sering berkontak.


"Kevin, kamu ingat kan kalau besok hari pernikahan Rina?" tanya Key saat dimeja makan untuk sarapan pagi ini.


"iya ingat sayang. ada apa?"


"nanti sayang bisa nemenin beli kado gak? sekalian aku habis jemput junior. nanti aku mampir ke kantormu. tadi aku sudah kontak asisten kamu katanya kamu free nanti setelah jam makan siang." kata Key.


"iya aku mau. tapi nanti kalau junior udah dirumah siapa yang nemenin? kan Oma lagi ketempat mama." tanya Kevin.


"ada tante Riska nanti yang nemenin. dan juniornya juga mau kok. kamu tenang ya sayang. lagi pula aku gak banyak kerjaan jadi bisa pulang awal. cuma mantau pesanan-pesanan aja." kata Key.


Mereka pun selesai sarapan. Kevin mengantar ke ketempat ia bekerja sebagai designer. banyak sekali pelanggan yang suka dengan hasil kerja orang-orang Key.


Di butik Key.


"bos, ada yang cari anda. katanya dia orang terdekat anda." kata mince.


"siapa ya? ya udah suruh orangnya tunggu diruang tunggu, sebentar lagi aku akan kesana." kata Key.


Namun sebelum mince beranjak, orang itu sudah terlebih dahulu masuk. dia membuka pintu dengan kasar lalu menggebrak meja.


"dasar bawahan gak tahu diri. masak aku saudara bos disuruh menunggu." kata wanita yang terlihat glamour dari penampilannya itu.

__ADS_1


"kakak ipar?" kata Key yang heran melihat kakak iparnya. Istri dari Mike, seorang model yang mulai terkenal di kancah Asia. siapa lagi kalau bukan Lena. "kakak kenapa bisa disini?" tanya lagi.


"iya, kebetulan aku ada pemotretan disini. terus agensi ambil baju dari design butik ini. pas aku kesini tadi lihat kamu diantar pakai mobil. ya udah aku minta sama karyawan rendahan kamu buat ketemu kamu tapi malah cuma disuruh nunggu." kata Lena sinis.


Ada maksud apa dia kesini? bukannya dia orang nomor satu yang menginginkan aku pergi setelah mama mawar? batin Key.


"kakak kesini sendiri?" kata Key dengan menutup segala kecurigaan agar tak terlihat.


"iya sendiri. Mike gak bisa nemenin." kata Lena. padahal aku udah cerai sama Mike karena perusahaannya udah mulai krisis. dan aku gak sengaja lihat kamu diantar dengan mobil sport. aku yakin itu Kevin. jadi aku akan baik-baikin kamu agar bisa dapatin harta Kevin. batin Lena.


Setelah mendengar apa yang dibicarakan Lena, Key menjadi memikirkan perkataan papanya.


"Kamu harus hati-hati sama mama juga kakakmu nak. jangan sampai mereka tahu papa nemuin kamu. dan juga hati-hati dengan kakak iparmu."


"sebenarnya kakak disuruh menginap dihotel. tapi setelah tahu kalau kamu ada disini, apa kakak boleh tinggal di tempatmu? kakak lebih tenang ada disampingmu. dan maafin kakak yang dulu jahat sama kamu ya sayang." bujuk Lena dengan rayuan manis.


alah bulshit.


"kalau begitu nanti kakak kesini lagi setelah pemotretan. nanti sore kita pulang bareng ke apartemen aku ya kak." kata Key dibuat sok ramah.


"makasih sayang." kata Lena mengecup pipi Key dan berlalu pergi keluar.


Dengan segera setelah dipastikan lena pergi, Key langsung menghubungi nomor Kevin.

__ADS_1


"Sayang, kamu dimana? boleh aku ke perusahaan kamu sekarang?" kata Key.


"boleh sayang? ada apa? kenapa sepertinya penting?" tanya Kevin.


"nanti aku ceritakan dikantor. sekarang aku otw kesana ya sayang." kata Key yang langsung menutup telfon dan segera bergegas menuju kantor Kevin.


Setengah jam kemudian Key sudah berada dikantor Kevin. dia langsung masuk keruangan Kevin tanpa memperdulikan tatapan menghina kepada Key. dia sudah terbiasa dengan itu semenjak dia resmi menjadi tunangan Kevin dan sebentar lagi akan menikah.


"sayang, aku mau curhat." kata Key manja.


"ada apa sayang? kenapa kamu terlihat cemberut dan kawatir seperti itu?" tanya Kevin sambil mengelus pipi Key lembut yang sedang duduk di pangkuannya.


"tadi kakak iparku kesini, dan dia minta untuk tinggal sementara denganku karena dia bilang lebih enak tinggal bersamaku daripada dihotel. sedangkan aku sudah mendapat wejangan dari papa agar hati-hati dengannya karena dia hanya ingin mendekati dan merebutmu. aku takut itu terjadi." kata Key.


"tenang saja sayang. kita ikuti saja permainannya. dia minta untuk bersamamu jadi ya kita kasih aja doa tinggal bersamamu. sementara ini kamu tinggal di apartemen yang lainnya. yang aku beli beberapa bulan yang lalu didekat butik kamu. sengaja agar kamu bisa beristirahat dengan tenang kalau capai pulang bertemu junior. dan disana juga ada barang-barang kamu. jadi dia gak akan curiga. dia pasti juga berfikir bahwa kamu tinggal disana benaran." kata Kevin memberi usul.


"yang penting kamu mau berkerja sama denganku. dan kalau apapun yang terjadi denganku nanti kamu harus percaya kepadaku. jangan termakan omongannya. juga jangan pernah tinggalkan aku. semua harus terencana." lanjutnya lagi.


"baik sayang.. makasih. aku semakin mencintaimu." kata Key memeluk Kevin mesra.


*****


***Halo readers.. maaf ya bagi kalian yang terus bertanya kapan aku update. aku usahakan akan update tepat waktu. tapi kalau untuk update tiap hari, maaf. aku tidak bisa. tapi seenggaknya aku usahakan update dua hari sekali.

__ADS_1


Dimohon jangan tanya kapan updatenya sampai komen terus ya.. bagaimanapun aku punya kehidupan yang harus aku jalani. dan ini real life ku. aku punya pekerjaan yang harus aku kerjakan. aku juga punya suami dan anak yang harus aku urus. kadang aku sampai begadang untuk nulis bisa bisa update untuk kalian meski sebelumnya aku harus lembur karena dateline. jadi dimohon pengertiannya ya readers ku***.


__ADS_2