
Doa menjalankan mobil dengan tak tentu arah. akhirnya dia terbesit sebuah keinginan untuk ke butik. dia yakin bahwa bosnya sedang ada disana karena sebuah proyek yang sedang dia kerjakan. dan benar saja. kantor itu terdapat disamping butik dan terparkir sebuah mobil sport keluaran terbaru berwarna silver milik bosnya itu.
Dia berjalan gontai memasuki ruangan bosnya. dengan mata sembab dia masuk tanpa mengetuk pintu. kini air matanya mengalir deras begitu dia menginjakkan kaki dikantor, membuat sang empunya menatap heran Key.
"Ada apa kamu kesini? dan kenapa kamu kelihatan hancur seperti ini?" kata Alexa.
Key langsung menangis memeluk Alexa. Alexa hanya berusaha menenangkan Key, setelah dikiranya tenang dia langsung menyuruh Key duduk dan bercerita dari hati ke hati. Semula Key masih diam hingga akhirnya dia mengumpulkan keberanian untuk bercerita. dia menceritakan semuanya dengan detail tanpa ada yang terlewatkan.
"kamu tenang saja. jika semua orang yang ada didunia ini mengusirmu. aku akan menjadi orang pertama yang menolongmu. kamu harus tenang. kamu sudah aku anggap sebagai adikku sendiri. justru dengan begini kamu bisa punya kesempatan untuk membuktikan kepada mereka bahwa kami bisa sukses. minggu depan kamu aku kirim ke Korea. aku harap kali ini kamu tidak menolak lagi." kata Alexa.
__ADS_1
Mendengar itu Key langsung bersemangat. dia berjanji tidak akan mengecewakan Alexa yang sudah membantunya selama ini. juga terbesit di benaknya keluarga Rina yang berada di Korea, dia akan mengabari Rina bahwa dia akan kesana minggu depan.
\=================================
Ditempat berbeda diwaktu yang bersamaan.
"jadi ini tempat tinggal gadis itu?" kata Kevin kepada sopirnya yang tak lain asisten pribadinya sendiri, Reinaldi.
Kevin melihat dari dalam mobil bahwa mereka sedang berbicara begitu serius. namun selang berapa lama Rei berbalik dengan wajah putus asa. dia kembali duduk dibangku kemudi.
__ADS_1
"kita terlambat bos. satpam itu bilang sekitar setengah jam lalu, Key diusir dari rumahnya. dan dia sekarang tak tau ada dimana." kata Reinaldi.
"diusir? kenapa?" kata Kevin memicingkan matanya.
"katanya sih dia hamil. tapi tadi satpamnya bilang bahwa Key itu anak yang baik dia tak mungkin hamil diluar nikah. kalau benar, aku punya pikiran bahwa itu 100% merupakan anakmu bos." kata Rei serius.
"itu yang aku takutkan. sekarang aku mau bagaimanapun caranya kamu harus menemukan dia. kamu harus mencarinya. aku mau tanggung jawab. kamu tau sendiri kan, bahwa aku sekalipun gak pernah nyentuh cewek? dan dia cewek satu - satunya yang aku setubuhi. bagaimanapun caranya kamu harus menemukannya." kata Kevin dengan penekanan.
"baik bos."
__ADS_1
Mereka pun pergi dari tempat itu. meninggalkan rumah yang terlihat megah namun tak ada kehidupan disana. rumah yang terlihat suram.
Kevin tersenyum saat kembali mengingat perkataan Rei bahwa kemungkinan Key hamil anaknya. dia akan menjadi lelaki yang paling beruntung sedunia. dia akan mencintai key dengan sepenuh hati. dia akan menjaga anaknya dengan penuh cinta. dia akan merasakan bahagia dan tidak akan pernah lagi keluarganya menuntut untuk menikah.