LEGENDA PEDANG LANGIT

LEGENDA PEDANG LANGIT
Cahaya Api Suci Biru


__ADS_3

Melihat tubuh raja serigala merah yang sudah mulai bisa di gores oleh pedang rembulan, membuat Yin He semakin bersemangat untuk terus menyerang dengan dua arah.


Akan tetapi Yin He tidak menyadari sesuatu telah terjadi dengan pedang rembulan miliknya, setelah beberapa kali pedang rembulan melukai raja serigala merah, tiba tiba hawa dingin yang di timbulkan mulai memudar, pedang rembulan pun jatuh ke tanah dan bergetar beberapa kali.


"Yin He sebaiknya kamu jangan ambil pedang rembulan, kamu berhati hati dengan pedang rembulan, cepat patahkan pedang rembulan sekarang." Yin He yang masih belum bisa mencerna apa yang dikatakan oleh Xia Yuan, dia hanya menatap pedang rembulan yang tiba tiba jatuh, dan beberapa kali bergetar dengan hebat.


Tiba tiba Pedang Rembulan berputar dengan kecepatan yang lebih cepat hawa dingin yang dipancatkanya pun lebih dingin dari sebelumnya, akan tetapi tidak lagi menyerang raja serigala merah, akan tetapi malah menyerang Yin He, Yin He dengan cepat menangkis dengan pedang mataharinya, ketika dua kekuatan yang berbeda bergesekan antara panas dan dingin membuat percikan aliran petir yang kuat dan membuat ruangan gua tersebut berguncang.


Raja serigala merah yang melihat dinding gua yang akan runtuh akibat pertemuan kekuatan pedang matahari dan pedang rembulan segera melesat keluar meninggalkan Yin He yang masih bertahan untuk menangkis serangan dari pedang rembulan.


"Yin He gunakan kekuatan petir alam untuk menetralisir kekuatan hitam yang menguasai pedang rembulan, ada percikan darah yang sengaja diberikan oleh raja serigala merah, darah tersebut mengandung racun aura hitam, dengan media darah yang ada yang menempel pada pedang rembulan dia mengendalikan pedang rembulan untuk menyerangmu." Ujar Xia Yuan.


Yin He segera mengerakan pukulan petir alam yang diarahkan ke pedang rembulan, pedang rembulan yang dialiri petir alam berhenti berputar dan jatuh ketanah.

__ADS_1


Yin He segera mengambil pedang rembulan dan melesat keluar, saat berada di pintu gua terdengar suara gemuruh dari dalam gua, karena dinding gua yang runtuh.


Yin He segera keluar paviliun darah, dan dia melihat belasan pasukan khusus didikan dari serigala merah sedang bertarung dengan raja serigala merah.


Walaupun beda tingkatan kekuatan antara raja serigala dan para pasukan khusunya akan tapi mereka sudah mengerti kelemahan dari raja serigala merah.


"Kak Yin He, gunakan serulingnya, kita tidak dapat melawanya kalau dengan berhadapan" Ujar salah satu pasukan khusus tersebut.


"Tubuh raja serigala pun berubah, dari wajah kaki dan anggota yang semulah masih setengah serigala, kini telah berwujud serigala secara sempurna, suara seruling perak tersebut membuat kultivasi dari raja serigala merah bertambah sehingga mencapai keperubahan yang sempurna.


Yin He pun segera melompat kebelakang karena kaget dengan perubahan raja serigala.


"Yin He coba segera gunakan auman singa emas dan juga pakai pedang phoenix api mu sekarang." Ujar Xia Yuan.

__ADS_1


Yin He pun segera melakukan perubahan dengan menjadi penjaga empat elemen, sayap api keluar dari balik punggungnya. pijaran listrik petir mengelilingi seluruh tubuh Yin He.


Raja serigala merah segera meloncat dengan cakar yang panjang dan dan bulu merahnya memancarkan kilau sebuah api suci langsung mencekram tubuh Yin He. Tubuh Yin He yang sudah berubah menjadi penjaga elemen, dengan cepat mengeluarkan aura dingin dan membentuk perisai sisik naga es.


Hal ini membuat tubuh raja serigala merah berhenti sejenak, dan dengan cepat Yin He memberikan pukulan cahaya petir alam kepada tubuh raja serigala tersebut. akan tetapi lagi lagi sebuah kekuatan yang mendorong Yin He dengan kuat, bahkan membuat perisai sisik es naga milik Yin He retak retak.


Raja serigala merah yang tersadar langsung menyerang, tatapan matanya memancarkan cahaya biru, dan langsung membuat benda yang tersentuhnya langsung hancur menjadi debu, Yin He yang sudah merasakan betapa dahsyat api suci tingkat tiga yaitu api biru, sehingga Yin He langsung menghindar.


Para Reader yang budiman.


Terima Kasih saya ucapkan telah setia membaca novel saya "Legenda Pedang Langit" untuk kemari lama tidak update, karena adanya deadline project yang harus segera saya selesaikan


sekali lagi saya mohon maaf yang sebesar besarnya kepada para reader yang budiman.

__ADS_1


__ADS_2