
Chen Yi mendekati Beng Ong , dia sadar bahwa kekuatanya masih belum besar , Beng Ong diminta untuk meditasi guna menyerap hawa murni dan juga memperlancar meridianya.
Arrrrrggghhh...
Tubuh Beng Ong bergetar dan memancarkan energi ungu terang yang membuat Chen Yi dan Kha Chung terkejut melihat kejadian dari tubuh Beng Ong.
Setelah beberapa saat Beng Ong melakukan meditasi, sebelumnya Chen Yi memberikan buah jiwa untuk diserap oleh Beng On, buah jiwa yang ke 5 diberikan begitu saja kepada Beng Ong.
Setelah beberapa saat setelah meditasi dan menyerap kekuatan buah jiwa, maka ada hal yang membuat tubuh Beng Ong langsung bergetar.
Beng Ong setelah merasakan adanya kekuatan yang mengalir dalam tubuhnya, sesuai dengan petunjuk yang disarankan oleh Chen Yi.
Setelah beberapa saat, kemudian Beng Ong terkejut, Chen Yi menyerangnya dengan pedang miliknya.
Dengan lincah dia langsung menangkis serangan dari Chen Yi, dari awal Chen Yi dengan sengaja memberi pukuilan dengan kecepatan yang diluar biasanya, akan tetapi, ternyata yang diharapkan oleh Chen Yi menjadi kenyataan.
Kekuatan serta kemampuan Beng Ong kembali pulih seperti saat dia akan masuk ke pergururuan pertapa sakti.
“Aku yakin yang mempunyai bakat roh bintang, adalah seseorang jenius yang mempunyai bakat tersembunyi, akan tetapi kalo ada apa dengan kakak Kha Chung, aku belum menemukan yang spesial dari dirinya.” Gumam Chen Yi di fikiranya.
Tiba tiba Kha Chung datang dihadapan Chen Yi dan berkata, “Aku bisa mendengarkan apa yang kau fikirkan walau dari jarak jauh sekalipun, saat aku tatapan mataku masih bisa menjangkaumu, maka pendengaranku juga.” Ujar Kha Chung yang membuat Chen Yi menjadi malu sendiri.
“Jadi kakak selama ini mengerti fikiran kami, wah untung aku tidak pernah berfikiran jelek tentang mu, hahahahahah,” Muka Chen Yi memerah menahan rasa malu.
Mereka bertiga kembali berlatih bersama, mereka masih mempunyai beberapa batu permata sebagai penambah kekuatan mereka, ditambah pil penguat otot yang dibuat oleh Chen Yi membuat kekuatan fisik mereka bertiga meningkat pesat.
“Dengarkan aku, kita buat mereka yang selama ini meremehkan kita maka terkejut dengan peningkatan yang kita buat.” Ujar Kha Chung dan diikuti dengan anggukan oleh Chen Yi dan juga Kha Chung.
****
Pertandingan dimulai antar murid perguruan pertapa sakti dimulai.
Banyak yang menginginkan sebagai juara atau minimal masuk kedalam peringkat 10 besar.
Siapapun yang berada pada level 3 besar akan otomtis akan mendapatkan banyak keuntungan.
Setiap bulan mendapatkan 100 keping emas dan beberapa sumber daya untuk memperkuat dan memperdalam kemampuan.
__ADS_1
Mendapatkan ruang pelatihan terbaik secara gratis.
Dan akan menjadi murid inti yang akan langsung dibimbing oleh para guru besar, semua keuntungan ini hanya bisa didapatkan setelah menduduki 3 tingkat teratas.
Dan untuk yang menduduki peringkat 4 sampai dengan 10, maka akan mendapatkan fasilitas pelatihan dan menjadi murid inti yang dibimbing langsung oleh para guru besar.
Hari ini sangatlah ramai, tidak hanya dari para murid yang datang, melainkan para murid inti yang selama ini memang terpisah dengan murid luar. dan para guru besar dari perguruan yang lain juga datang.
Kakek Sion langsung menuju arena pertandingan, semua tercengang dengan apa yanh dilakukan oleh kakek Sion.
Dari tempat dia berdiri yang lebih tinggi dari pada arena, dengan tenang dia berjalan menuju arena dan turun dengan sangat baikz speerti ada tangga yang menyangga tubuh kakel tersebut.
"Semuanya sambutlah Maha Guru Sion, beliau lah yang langsung menjadi Juri dan juga wasit atas pertandingan kalian." Ujar Tetua Xiao.
Semua terkejut saat Tetua Xioa disebut sebagai mahaguru, karena yang mereka tahu, Kakek Sion adalah seorang tukang sapu dan penjaga perpustakaan Roh Bintang.
"Pertandingan disini hanya ada satu peraturan, jika kalian menyerah maka lawan yang menang dilarang untuk membunuh, dana menghilangkan kemampuan lawan" Ujar kakek Sion.
Untuk permulaan siapa yang mau naik untuk menantang lawanya.
Minh dari pengguna elemen, langsung melesat kearah arena, dia meminta ijin untuk bertarung dengan Beng Ong dari pengguna Roh BIntang.
"Baiklah, dengan senang hati aku akan memberikanmu pelajaran." Ujar Beng Ong yang langsung meloncat naik ke arena pertarungan.
Semuanya terkejut, saat Beng Ong melesat dnegan kemampuan ilmu meringankan tubuh yang sangat tinggi.
Tanpa menunggu lama, keduanya langsung terlibat dalam pertempuran yang sengit, sudah puluhan jurus akan tetapi keduanya belum tahu siapa yanh lebih unggul.
Sekarang Minh langsung menyerang dengan serangan jurus dari api yang ganas.
Api membara mengelilingi tubuhnya dan setiap pukulanya meluncur sebuah bola api yang sangat besar.
Beng Ong hanya tersenyum sinis kearah Minh..dia langsung mengarahkan pedang pembelah jiwa miliknya.
Seluruh serangan api dari Minh dapat dipatahkan dengan sempurnah, hal ini membuat minh menjadi sangat marah.
Sementara itu kakek sion dan para guru besar terkejut melihat perkembangan yang pesat dari Beng Ong, dari seorang sampah yang berubah menjadi seorang jenius.
__ADS_1
Minh merubah arah permainanya, kini dia mencabut pedangnya dari sarungnya, pedangnya langsung menyala saat Minh mengalirkan tenaga dalamnya.
Jurus pedang keduanya pun beradu, tampak sangat nyata kekeuatan Minh jauh dibawaH Beng Ong sehingga tekanan pedang dari Beng Ong mendominasi pertarungan.
Setelah beberapa lama, Beng Ong mampu menyabet dan memberikan beberapa sayatan kepada Minh.
Minh hanya bisa meringis dengan beberapa luka sayatan yang ada ditubuhnya.
"Sampah sialan, kau membuatku marah, akan kutunjukan siapa aku sebenarnya." Sayatan yang mendarat beberapa kali ditubuh Minh menancing kemarahan dari Minh.
Kini tubuhnya diselimuti oleh api yang membara dan tekanan disekitarnya membuat para penonton harus mundur beberapa meter kebelakang.
"Kali ini Beng ong tidak akan selamat, walau ada kakek Sion sebagai wasitnya." Ujar para penonton dan murid perguruan pertapa sakti.
Chen Yi yang melihat jurus tubuh dewa api milik Minh menjadi terkejut, karena aura yang di tunjukan olehnya adalah aura pembunuh yang sangat kuat.
Beng Ong pun mundur beberapa langkah kebelakang dan segera dia mengeluarkan satu jurus yang membuat orang orang tidak percaya.
"Itu jurus pengedali elemen air, apakah mungkin sampah tersebut menyembunyikan kemampuanya selama ini." Para penonton dan murid lainnya.
Kini tubuh Beng Ong diselimuti oleh air yang terus mengitari tubuhnya, disaat yang bersamaan kekuatan dari pusaran angin yang kuat kini juga menyelubungi tubuh Beng Ong.
"Tidak mungkin, bagaimana dia bisa sekuat ini." bathin Minh saat melihat dan mengukur kekuatan dari Beng Ong.
Keduanya langsung melesat saling bertemu, sebuah ledakan disertai dengan kabut tebal langsung menyebar di arena pertarungan.
Para penonton melihat Minh dan Beng Ong keduanya langsung terpengal jauh.
Berbeda dengan Minh yang masih terkapar.
Sementera Beng Ong langsung berdiri dan melakukan kuda kuda.
Kakek Sion langsung menghitung mundur sampai dengan 10x dan Minh harus tersingkir.
Dan tidak menunggu lama sebuah kelebatan seseorang kearah arena, dan dia langsung menenndang kearah Beng Ong.
Beng Ong yang sudah bersiap, sehingga dia langsung bisa menerima dan mengembalikan tendangan dengan tinju bintang.
__ADS_1
Lelaki tersebut terpental cukup jauh, sepertinya pil penguat tulang dan buah jiwa yang telah diserap oleh Beng Ong telah berhasil membuat lelaki itu jauh terlempar.