
"Hahahahahahhaha"
Penasehat Weng Chu yang awalnya terdiam kita tertawa terbahak bahak, akan tetapi tawanga dilambari dengan kekuatan Qi yang sangat dahsyat sehingga membuat Bai Cuan terpental beberapa meter kebelakang.
Grouokk.!.. Bai Cuan memuntahkan darah segar dari mulutnya, tekanan dari penasehat Weng tidak diduganya sangat kuat sekali.
"Akhiraya, tidak aku duga, budak lemah dan rendah seperti berhasil membongkar penyamaranku."'
Bai Cuan bangkit dan menunjukan kekuatan aslinya kepada Weng Chu, seluruh tubuh dari Bai Cuan diselimuti oleh aura emas yang sangat kuat.
Mata Weng Chu pun melotot, karena aura tersebut sangat dia kenal, aura milik penghuni nirwana.
"Mengapa kau terkejut, aku memang pengikut tuan muda, akan tetapi aku bukan budak rendahan sepertimu, yang menjual jiwa dan tubuhnya demi kekuatan, sekarang kau pun terjerat dalam dunia iblis." Ujar Bai Cuan lantang.
"Cuihh..walaupun kau makhluk Nirwana pun aku tidak takut kepadamu, hahahahahahha."
Penasehat Weng pun langsung berteriak kencang, dan kabut hitam berputar menyelimuti tubuhnya.
Saat kabut tersebut lenyap yang ada sekarang adalah sesosok makhluk tinggi besar, kulitnya berwarna merah, lingkar matanya hitam seperti panda.
Kedua taring dan kukunya tumbuh memanjang, bulu bulunya berwarna hijau yang kontras dengan warna kulitnya.
"Rupanya ini wujud yang kau banggakan" dengan langkah cepat Bai Cuan langsung melemparkan belati cahaya api kepada Weng Chu.
Belati belati tersebut berputar dan meluncur menyerang Weng Chu, seakan belati cahay tersebut mempunyai kesadaran sendiri.
Weng Chu dengan cepat mengibaskan tanganya, dan kuku cakarnya pun terlepas membentuk sebuah pisau yang langsung diarahkan pada belati cahaya milik Bai Cuan.
Kedua senjata pun beradu, membuat sebuah dentuman yang sangat besar, ledakan yang dihasilkan dari pertemuan dua energi yang saling bertabrakan mampu memporak porandakan seluruh ruangan dalam radius 500 meter.
Beruntung Nana sudah melakukan teknik ilusi sehingga pertarungan dan juga ledakan ledakan tidak terdengar dari luar.
Weng Chu terpental dengan darah yanh keluar dari mulutnya, taringnya yang panjang berubah merah karena darah yang terus mengucur.
"Hahahaha, walaupun kau berubah wujud iblis, akan tetapi tubuh yang kau tempati adalah tetap manusia, yang mempunyai batasan batasan yang tidak bisa dilanggar. kecuali tubuh sudah mencapai atau tersebut masuk dalam jajaran dewa." Ujar Bai Cuan
Tentu saja hal tersebut membuat Weng Chu geram, walaupun apa yang dibilang oleh Bai Cuan sepenuhnya adalah benar.
__ADS_1
Weng Chu pun bangkit. dan sebuah kabut hitam langsung menyebar kesegala arah, kabut tersebut bersifat korosif dimana, apapun yang dilewati oleh kabut tersebut akan keropos langsung seperti bubur.
Bai Cuan pun tersentak melihat hal tersebut, akan tetapi dia mengingat sesuatu, jika Chen Yi mempunyai Qi Sunyi dari elemen kegelapan.
"Tuan, izinkan aku menggunakan kemampuanmu." Ujar Bai Cuan, Chen Yi yang sedang mencari jendral iblis pun langsung mengiyakan.
Jalinan kontrak antara Bai Cuan dan Chen Yi bukanlah kontrak biasa, sehingga kemampuan dari Chen Yi dapat digunakan oleh Bai Cuan dan sebaliknya.
Akan tetapi secara kebanyakan adalah kemampuan bawahan yang bisa langsung digunakan tanpa harus ijin terlebih dahulu.
Dengan Qi Sunyi, Bai Cuan langsung menggunakanya melawan Weng Chu, dan betapa kagetnya Weng Chu, ketiga kabut racun miliknya dapat diserap dengan mudah oleh Qi Sunyi.
Dan sekarang Weng Chu merasa terancam karena Qi Sunyi tersebut, karena dengan seperti itu maka Qi miliknya akan terserap dan juga aura dari Qi Sunyi yang menekan langsung memankan jiwanya.
Bai Cuan yang melihat gelagat ketakutaj darI Weng Chu langsung melemparkan belati cahaya api kearah Weng Chu.
"Aku tidak akan membiarkanmu mati dengan mudah." gerutu Bai Cuan yang menatap dengan senang kearah Weng Chu yang sekarang kehilangan kedua lenganya akibat serangan belati cahayanya.
Bai Cuan langsung menghentikan penggunaan Qi Sunyi, karena hal Qi Sunyi tersebut milik Chen Yi, dan dia hanya bisa menggunakanya sesaat, karena waktu penggunaanya hanya sekitar 30 menitan.
Oleh sebab itu, Bai Cuan langsung menghajar Weng Chu.
Dengan perasaan dan amarah yang memuncak, Weng Chu langsung melesat kearah Bai Cuan, hampir 2 jam mereka bertukar jurus akan tetapi kekuatan mereka masih imbang.
Weng Chu menggunakan cakar yang kuat dan panjang, sedangkan Bai Cuan menggunakan belati cahaya miliknya.
Keduanya melesat dengan kecepatan yang mengerikan,
Slice... Cress. Bhuk.
Kabut hitam yang pekat kemudian menghilang, tergantikan dengan cahaya emas yang sangat kuat.
Pendaran cahaya emas kemudian memperlihatkan dua sosok yang berdiri, terlihat Bai Cuan memeganf perutnya dengan darah yang mengalir deras.
Sedangkan Weng Chu hanya berdiri tegak tanpa bergerak sedikitpun.
tapi beberapa detik kemudian, tubuh Bai Cuan terduduk dan tubuh Weng Chu langsung jadi dua bagian dan tewas seketika.
__ADS_1
Nana yang dapat merasakan dengan persepesi kekuatan peri langsung masuk dan menolong Bai Cuan dan mengalirkan tenaga dalamnya.
"Bagaimana mungkin kau bisa terluka oleh iblis, kau adalah makhluk nirwana, ini tidak mungkin." Ujar Nana yang panik dengan luka yang dialami oleh Bai Cuan.
"Hehehehe, aku tidak akan mati dengan hanya luka seperti ini, ini karena kekuatanku belum tsrlepas sepenuhnya, walau singa nirwana sudah melepas segelnya.
"Akan tetapi kekuatan kita terikat oleh kekuatan tuan muda yang masih di ranah penguasa." Ujar Bai Cuan.
Nana mengangguk dan terus mengalirkan tenaganya, kekuatan Nana dan Bai Cuan untuk saat ini memang belum bisa mencapai top puncaknya.
Hal tersebut karena adanya ikatan kontrak dengan Chen Yi, dimana kekuatan mereka akan tersegel sampai dengan Chen Yi bisa mengembangkan kekuatanya di tingkat dewa biasa.
Nana langsung mengedarkan persepsinya untuk berjaga jaga barangkali ada serangan susulan.
Dan benar, masih ada beberapa iblis dengan wujud sempurna, walau tingkatnya dibawah Weng Chu.
Ada sekitar 20 iblis yang muncul, iblis tersebut adalah jelmaan dari bibit iblis yang telah meninggalkan tubuh inangnya yang telah mati dan berhasil meloloskan diri dari serangan Bai Cuan.
"Sekaran giliranku, aku juga ingin merenggangkan otot ototku, dan kau pak tua, istirahat dulu kau disana." Ujar Nana sambil menunjuk arah pojok.
Bai Cuan hanya mendengus kesal, mana kala dia dipanggil pak tua oleh Nana, walaupun sekarang dia menggunakan wajah anak muda 18 tahunan.
Nana langsung berdiri dan melesat kearah para iblis yang sedang mengamati mereka.
Karena para iblis tidak menghadapi Nana secara langsung, hanya menembakan bola bola api yang panas secara intens.
"Kalau begini terus, aku bisa menjadi bulan bulanan mereka, kalian menggunakan pertarungan jarak jauh, aku juga bisa." Bathin Nana dengan dengusan kencang dari hidungnya.
Nana menggunakan kekuatan peri miliknya, yaitu pengendali alam, dengan cepat dia mutar tubuhnya dan gerakan tangan yang lincah.
gerakan tangan dan perputaran tubuh Nana menghasilkan pisau angin yang sangat kuat.
Pisau pisau angin langsung melesat kesegala arah dan membasmi keduapuluh iblis tanpa ampun.
+++++
Disisi lain, Chen Yi juga mendapatkan kabar dari kedua naganya, jika mereka telah mengetahui keberadaan dari Altar iblis yangbberada di reruntuhan kuno.
__ADS_1
"Saatnya kematianmu iblis keparat."