
Chen Yi segera melesar ke arah utara hutan kegelapan, tujuanya sekarang adalah benua hitam, menurut Bai Cuan, mereka membutuhkan sekitar 1 bulan terbang terus menerus tanpa berhenti.
Sejak dikembalikan kekuatan dan juga segel ingatan Bai Cuan oleh Singa Nirwana, Bai Cuan dan juga Nana berkultivasi tertutup diruang jiwa.
Sebenarnya ada beberapa hal yang masih me jadi tanda tanya dibenak Chen Yi, tentang dia sebagai reinkarnasi dewa penghancur dan sebenarnya siapa Bai Cuan, mengapa dia disegel disebuah kitab.
Seminggu berlalu Chen Yi terbang, walaupun secara fisik dia masih kuat, tapi tubuh Chen Yi masih berada dilevel fana, dimana dia masih membutuhkan asupan berubah makanan dan minuman.
"Perjalanan masih panjang, sepertinya aku harus turun ke hutan dan mencari makanan, sudah seminggu aku tidak makan, hanya mengandalkan Qi sebagai asupan juga tidak terlalu baik untuk tubuh fanaku." Gumam Chen Yi dalam bathinnya.
Segera Chen Yi melesat turun, dia langsung menemukan kawanan rusa yang sedang makan di hutan, sepertinya 3 rusa cukup untuk makanku kali ini.
Dengan cepat Chen Yi menembakan kekuatan qi secara bersamaan kepada 3 kawanan rusa.
Bhukk..!
Tiga ekor rusa langsung tersungkur dan membuat kaget kawanan yang lainya, suasana padang rumput yang awalnya tenang langsung menjadi kepanikan dari kawanan rusa yang mendapati ketiga temannya ternyata sudah tidak bernyawa.
Chen Yi langsung mencari tempat yang nyaman, ternyata tidak jauh dari tempat tersebut ada sebuah air terjun yang sangat indah.
Chen Yi segera membakar ketiga rusa tersebut dengan menjentikan sedikit jarinya, percikan api muncul dan langsung menyambar kayu bakar, ketiga rusa pun dipanggang dengan sempurna.
"Tuan, aku aroma yang sempurna." Ujar Bai Cuan yang sedang berlultivasi, akan tetapi dari ruang jiwa di mencium sebuah aroma yang membuatnya tidak bisa berkosentrasi.
"Bilang aja kau lapar, tapi kenapa baru sekarang kau merasa lapar?"Ujar Chen Yi sinis pada Bai Cuan, Karena dia mau berebut rusa bakarnya yang hampir matang sempurna, aroma daging yang telah diberi beberapa campuran oleh Chen Yi, membuat siapa saja pasti tergugah seleranya.
Tapi setelah Chen Yi menghabiskan tiga ekor rusa tersebut dalam sekejab, akan tetapi Bai Cuan masih saja tidak keluar dari ruang jiwa.
"Heiii Bai Cuan..katanya lapar, cepat keluar." dengan cepat Bai Cuan melesat keluar dari ruang jiwa miliknya.
"Terima kasih sebelumnya tuan, akan tetapi aku tidak membutuhkan daging rusa tersebut, akan tetapi yang membuatku tidak bisa berkosentrasi adalah teratai bintang"
"Sepertinya aku menciumnya wangi khas Mawar Nirwana, bagi kalangan manusia biasa, mawar ini tidak ada harganya, karena tidak akan meningkatkan kultivasi atau kekuatanya."
"Akan tetapi tidak bagi Ras Lain seperti peri atau iblis, mawar nirwana akan membantu terobosan sampai ke 3 tingkat."
"Untuk dewa bagaimana? apakah hal ini tidak berpengaruh? dan bagaimana kau tahu tentang semua ini, ceritakanlah padaku sebenarnya siapa dirimu sebenarnya." Tatapan mata Chen Yi langsung tertuju kearah Bai Cuan.
__ADS_1
"Bbbbaaikk..lah tuan, aku akan bercerita siapa diriku, tapi alangkah baiknya kau ambil terlebih dahulu mawar nirwana tersebut."
Chen Yi mengangguk tanda setuju, setelah itu itu dia mrngikuti arah petunjuk dari Bai Cuan. karena dia benar benar tidak bisa menemukan dan mendeteksi keberadaan mawar nirwana tersebut.
Chen Yi melihat air terjun besar yang ada didepanya, tekanan air terjun tersebut sangat besar karena tinggi dari air terjun hampir 200 meter dengan kapasitas air yang sangat besar.
"Pantas saja tidak ada yang bisa mengetahu keberadaanya, hawa dan juga aroma mawar tersebut akan tersamarkan oleh angin dan juga juga derasnya air terjun ini." Bathin Chen Yi.
Chen Yi segera melesat kearah air terjun, akan tetapi sebuah kekuatan besar yang menghalangi Chen Yi, Qi yang sangat besar melemparkan tubuh Chen Yi jatuh kebawah.
"Tuan, kau harus mengandalkan kekuatan fisik, jika kau menggunakan Qi, walau dewa tingkat imortal tidak akan sanggup untuk mengambilnya, karena penghalang tersebut akan mengikuti kekuatan orang yang akan masuk kedalam dengan memggunakan Qi nya."
"Apa..! berarti aku harus mendakinya, batu batunya sangat licin." Mata Chen Yi melotot mendengar penjelasan dari Bai Cuan, dia melihat batu cadas yang licin dinding tebing dekat air terjun.
"Jika tuan bisa mengambilnya, maka kekuatan Nana akan meningkat, dan tuan juga akan bisa menggunakanys untuk dijadikan pil atau ekselir."
"Katamu Mawar tersbeut tidak berguna buat manusia?"
"Tuan, apa tuan sudah lupa, tuan kan juga setengah peri, dengam tubuh dan darah pefih yang mengalir pada tubuh tuan, maka tuan juga dapat menggunakanya."
Dengan kekuatan fisiknya yang mencapai tulang naga, sehingga dia tidak ragu lagi untuk memanjat tebing tersebut.
Chen Yu terus melakukan pemanjatan tebing dengan kontur cadas yang berlumut sehingga sangat licin.
Disini Chen Yi benar benar dituntut tidak menggunakan eneri Qi atau pun spiritual, Karena akan membuat pelindung mawar nirwana bereaksi.
Sudah beberapa menit berlalu, Chen Yi udah hampir 20 meter, tinggal 80 meter lagi, karena gua tempat mawar nirwana berada di ketinggian 100 meter.
Bebebapa kali Chen Yi harus menahan posisi tubuhnya yang hampir jatuh karena pijakan kakinya yang licin ataupun rapuh.
Dan sekarang didepanya ada cerukan kecil yang agak tinggi sehingga dia harus berjinjit untuk menggapainya.
Saat dia berjinjit, pijakan yang licin hampir saja dia terjatuh, akan tetapi tanganya dengan cepat meraih cerukan kecil tersebut.
Chen Yi sadar cerukan kecil tersebut tidak akan bisa menahan tubuhnya lebih lama, oleh sebab itu dia langsung melentingkan tubuhnya denhan bantuan satu tanganya.kini dia berada di ketinggian 70 meter.
Bebatuan diatas lebih besar dan konturnya lebih tidak berlumut, sehingga Chen Yi dengan mudah untuk mendakinya, kini gua yang dia tujuh berada disampingnya.
__ADS_1
"Ini yang terberat, selain licin aku harus menahan tekanan air terjun ini." Chen Yi terus mencoba merayap kesamping, kini gua tersebut sudah berada persis disampingnya dan dia merayap naik kedalam gua.
Yin He terkejut karena memenukan harta karun yang tak terhingga, yaitu gua tersebut dipenuhi oleh batuan spiritual, dengan bantuan Bai Cuan dia mengumpulkan semua batu roh masuk kedalam ruang tubuh Chen Yi.
"Tuan Mawar Nirwana ada dibalik batu besar tersebut, sepertinya batu batuan ini hanya sebagai pengecoh agar mawar nirwana tersebut aman"
Saat Chen Yi mendekati batu besar didepanya, kemudian dengan sekali pukul batu tersebut hancur berkeping keping dibalik batu tersebut terdapat lorong dengan cahaya kecil diujungnya.
Chen Yi dan Bai Cuan menelusuri lorong tersebut dan menemukan sebuah padang rumput yang tidak terlalu luas dan ditengah tengah padang rumput tersebut terdapat tumbuhan yang sangat menarik batang dan daunya berwarna emas.
Yang paling menarik adalah bunga mawar yang bermekaran ditangkai tangkai tersebut, kelopak bunga tersebut berwarna tujuh warna dan memancarkan cahaya dan juga gelombang Qi yang melimpah.
"Tuan sebaiknya kita melakukan penyerapan bunga mawar nirwana disini." sebelumnya Bai Cuan juga telah membangunkan kultivasi Nana di ruang jiwa.
Chen Yi tertegun saat melihat sosok nana keluar dari ruang Jiwa, dia tidak lagi terlohat seperti seorang gadis kecil, akan tetapi seperti gadis 15 tahun, wajahnya dangat cantik, kulitnya putih dan halus, pancara matanya teduh dan bibirnya yang merah merekah.
Siapapun yang melihat penampilan Nana pasti akan terpesona, inah keunggulan ras peri, yang mempunyai bentuk wajah yang paling sempurna.
Mereka bertiga langsung duduk melingkari mawar nirwana dengan posisi lotus, dan mulai menyerap kekuatan dari mawar nirwan.
Qi yanh tebal mengalir seperti aliran sungai yang deras menuju meridian meridian Chen Yi dan mengisi Dentianya, membuat Dentianya langsung terisi penuh dan
Booommm!
Tingkat Penguasa Level 2 !
Tingkat Penguasa Level 3 !
Tingkat Penguasa Level 4 !
Begitupun yang dialami oleh Nana, dia langsung naik Level di Dewa Bumi awal. dari kultivasi sebelumnya diruang jiwa adalah di tahab Tingkat Penguasa Level 7.
Sedangkat Bai Cuan tidak terjadi penerobasa, akan tetapi tubuhnya mengeluarkan cairan hitam yang sangat bau sekali, membuat Chen Yi dan juga Nana ingin memuntahkan semua isi perutnya.
Setelah semuanya selesai dengan penyerapan, Chen Yi menatapa Bai Cuan dengan rasa penasaran yang sangat besar.
"Katakan padaku, siapa dirimu sebenarnya?"
__ADS_1