LEGENDA PEDANG LANGIT

LEGENDA PEDANG LANGIT
Serigala Elang Kepala 3


__ADS_3

Tapi kali ini Kakek Sion malah memberikan Misi kepada anak baru walaupun dia adalah sang pemenang dalam pertadingan seleksi murid inti antar perguruan pertapa sakti.


“Emang seberapa hebat kemampuanya dia? Apalagi aku dengar dia berasal dari pengguna Roh Bintang?” Ujar Sian Wu.


“Maaf saudara Wu, walaupun kau senior kita, kau tidak boleh meghina teman kami, apalagi menghina pengguna Roh Bintang, karena Roh Bintang yang kalian anggap sampah telah mampu mengalahlan yang merupakan pengguna elemen atau kekuatan Spirit, tolong jaga sikapmu, atau kami  tidak akan segan segan kepadamu.” Ujar Kha Chung dengan emoi pada setiap ucapanya.


Seandainya tidak ada kakek Sion disana, kemungkinn Kha Chung langsung menyerang Sian Wu dan memberikanya pukulan.


“Hahahahaha, Sampah sepertimu mana mungkin mengalahkanku, aku dan kamu datang pada angkatan yang sama, akan tetapi karena kamu sampah, makanya 5 tahun baru bisa masuk kesini, itupun hanya berada di posisi ketiga. Sampah!”


Dengan Kha Chung yang sudah terbakar amarahnya langsung melesat kearah Sian Wu, dan Sian Wu yang tidak megira bahwa kecepatn Kha Chung sangat lah cepat, sehingga kalau tidak segera di tangkis  oleh Kakek Sion. maka serangan Kha Chung  pastinya sudah mendarat di dada  Sian Wu.


“Kurang Ajar, kenapa kekuatan sampah ini begitu besar, kalo tidak ada kakek Sion mungkin aku sudah terpental” Gumam Sian Wu dalam hatinya.


“Wu Er, kalo kau penasaran dengan kemampuan dan kekuatan dari Chen Yi, kau bisa bertanding denganya setelah dia datang, sampai saat dia belum datang, maka kau tidak boleh membuat kerusuhan dengan yang lain.” Ujar Kakek Sion.


“Sebenarnya kau sedang apa Chen Yi, dengan kemampuanmu sekarang siapa yang bisa menangdinginya, akan tetapi jika kau ingin membawa ayah dan ibumu kembali , maka kau harus jadi paling kuat.” Kakek Sion kemudian membawa para murid inti baru untuk mengetahui tentang gerbang jiwa, akan tetapi mereka akan ditest dulu tingkat kultivasinya, jika masih belum mencapai tingkat puncak pertapa, maka dia harus berlatih sampai dengan puncak pertapa.


Semua nya terkejut, karena puncak pertapa adalah puncak kekuatan,  untu, mencapainya pasti dibutuhkan usaha dan kerja keras yang ekstra.


Tapi semuanya hanya bisa melongo, saat Kakek sion menjelaskan tentang sebuah kultivasi yang  lebih tinggi dibandingkan dengan puncak pertapa, yaitu;


Tingkat Gerbang Jiwa, yang terdiri dari level 1 sampai dengan tingkat puncaknya yaitu Level 9


Tingkat Jalan Kesengsaraan , yang terdiri dari level 1 sampai dengan tingkat puncaknya yaitu Level 9

__ADS_1


Tingkat Penguasa , yang terdiri dari level 1 sampai dengan tingkat puncaknya yaitu Level 9


Tingkat Nirwana , yang terdiri dari level 1 sampai dengan tingkat puncaknya yaitu Level 9


Tingkat Kedewaan , yang terdiri dari level 1 sampai dengan tingkat puncaknya yaitu Level 9, dan untuk Tingkat Kedewaan setiap levelnya dibagi menjadi 9 tingkat lagi.


Tingkat Importal atau Keabadian , yang terdiri dari level 1 sampai dengan tingkat puncaknya yaitu Level 9.


Kakek Sion hanya terkekeh melihat ekspresi dari para murid inti yang baru, rata rata mereka baru mencapai di tahap awal pertapa, setelah mereka mengetahui bahwa ada beberapa tingkat lagi yang lebih tinggi, baru mereka sadar bahwa mereka masih sangat jauh.


“Bagaimana reaksi mereka saat mereka mengetahu bahwa Chen Yi sudah mencapai tahap jalan kesengsaraan level 5, sedangkan aku hanya di level  4, walaupun jaraknya  cuma 1 level akan tetapi daya hancur nya berbeda sangat jauh.” Kakek Sion menarik nafasnya kalau mengingat level dari Chen Yi.


**


Sementara di lembah Wisma Giok, dimana tetua Tuo dan para tetua yang lainya segera masuk kedalam ruangan rahasian yang berada diwisma utama, mereka duduk mengelilingi sebuah batu Giok besar yang ada ditengah tengah  tempat itu.


Dari sinar tersebut kemudian membentuk sebuah gambar seperti hologram, gambar tersebut adalah burung phoenix biru yang sangat cantik.


“Bukankah itu burung phoenix biru, hewan legenda sebelum adanya peradapan bumi dan langit, pertanda apakah ini?” Ujar tetua Tuoli.


Setelah itu gambar burung tersebut langsung melesat keluar menembus dinding dari ruang rahasia tersebut, para tetua langsung mencoba mengejarnya , akan tetapi tidak dapat menjangkaunya, sinar burung tersebut melesat jauh dan hilang di pandangan mata.


Setelah itu terdengar suara ledakan di bawah ruang rahasia, membuat seluruh bangunan wisma utama , seluruh tetua langsung bergegas menuju kearah batu giok yang sekarang sudah hancur.


**

__ADS_1


Di tempat Chen Yi sedang beristirahat, tiba tiba sebuah sinar melesat dan langsung melesat kedalam tubuhnya, Chen Yi yang tertidur langsung  terbangun saat dia merasakan ada sesuatu yang masuk didalam tubuhnya, dia merasakan kehangatan dan kenyamanan yang membuat dia melanjutkan tidurnya. Saat Chen Yi tertidur, sebuah bayangan dari burung phoenix dari dalam tubuhnya.


Dalam keadaan tidur dan bayangan burung phoenix bersinar dalam tubuhnya membuat beberapa pasang mata menatap lekat kearah Chen Yi yang sedang tertidur , mereka asalah para monster monster gunung yanng berbentuk serigala dengan tiga kepala dengan sayap yang   kuat.


Kaki kakinya menyerupai kaki Elang yang sangat kuat, sebelum pada akhirnya mereka menampakan dirinya kepada Chen Yi, tiba tiba Pelahap Mimpi terlebih dahulu telah ,menghalangi mereka, sepertinya pelahap mimpi tahu, tuanya tidak hanya sedang tidur akan tetapi ada beberapa penyesuaian kekuatan terlebih ada sinar yang baru saja memasuki tubuhnya.


Saat tiga ekor Serigala Elang ini mendekati Chen Yi, Pelahap mimpi telah menyebarkan racunya kepada mereka, akan tetapi hal itu tidak berlangsung lama, karena racun yang disebarkan oleh pelahap mimpi sangatlah lemah, sehingga tidak bisa mengontrol kawanan serigala elang tersebut.


Pelahap mimpi pun tidak mampu lagi membendung kekuatan dari ketiga serigala mimpi, dan tubuh mungilnya terhempas dan jatuh didada Chen Yi.


Chen Yi akhirnya pun bangun saatr melihat pelahap mimpi dada di dadanya dengan ekspresi ketakutan sekali.


Chen Yi yang terkejut karena tiba tiba Pelahap mimpi sudah jtuh didadanya dalam kondisi yang sangat ketakutan sekali.


“Kau kenapa?” Tanya Chen Yi, akan tetapi Pelahab mimpi tidak bersuara, hanya dia menunjuk kearah dimana dia melihat.


Chen Yi pun langsung berdiri, karena dihadapanya kini berdiri tiga monster yang sangat menyeramkan, ketiga memandang tatapan buas  dan  tidak suka kearah  Chen Yi.


“Tuan mereka adalah gerombolan dari Serigala elang berkepala tiga, masing masing kepala mempunya kemampuan sendiri sendiri, kekuatan dan kecepatan didarat gabungan layaknya elang dan serigala, kecepatan diudara jangan ditanya lagi kemampunya sekuat dan selincah elang.”


“Baiklah, kalau begitu ada  pendapat darimu aku harus bagaimana?” Tanya Chen Yi kepada  Roh Penjaga  Dewa dan Iblis .


“Tuan, tuan masih belum menggunakan mode Elemen Hitam, i  Hamba rasa, elemen hitam sangat cocok untuk menghadapi monters tesebut.


 

__ADS_1


 


__ADS_2