LEGENDA PEDANG LANGIT

LEGENDA PEDANG LANGIT
SEKTE HARIMAU HITAM Bag.2


__ADS_3

Kematian tiga formasi kelompok pembunuh bayaran "Harimau Hitam", menjadi pukulan telak bagi mereka.


Tio Sam Long menjadi sangat murka dan mengerahkan semua anggotanya untuk mencari Yin He.


Sementara itu Yin He dan Han Bing segera menemui Jendral Jie Kun.


Semua Aliansi Aliran Putih segera berkumpul, banyak yang membicarakan kejadian kemarin, sosok Yin He yang masih sangat muda berhasil membunuh 3 formasi terkuat dari Harimau Hitam.


Tapi bukan hal itu yang jadi pembicaraan, akan tetapi cara membunuh Yin He yang mengerikan di umur yang sangat muda.


"Tuan Han Bing, setelah kejadian ini sepertinya kita akan kedatangan para tamu yang tak diundang." Tatapan Jendral Jie Kun tajam ke arah Yin He.


Yin He yang paham arti tatapan tersebut, tidak menunduk bahkan membalas tatapan Jie Kun lebih tajam.


"Jendral, maafkan saya, jika jendral takut akan kehadiran "tamu tak diundang" tersebut, silahkan jendral segera meninggalkan tempat ini." Jawab Yin He.


Mata Jie Kun terbelalak mendengar kata kata Yin He.


"Kau belum paham arti pentingnya sebuah nyawa, kau tidak mengerti sekitarmu, banyak warga daerah perbatasan yang akan menjadi korban." Tatap Jie Kun kepada Yin He


"Kita juga harus memikirkan mereka, bukan hanya pertempuran tapi imbas dari pertempuran tersebut, bisa saja mereka menyandera anak anak atau para wanita."


Yin He tertunduk, perasaanya kacau, hanya karena rasa ingin membalasakan dendamnya, dia mengorbankan orang lain.


"Ternyata aku egois, maafkan atas sikap saya."


Yin He meminta maaf atas sikap dan kata katanya barusan.

__ADS_1


"Jendral Jie Kun, jika masalah itu yang membuat kekelisahan jendral, alangkah baiknya sekarang kita memindahkan seluruh penduduk ke tempat yang lebih aman."


Han Bing mencoba memecahkan keheningan pertemuan tersebut dengan memberikan usulannya.


"Saya setuju dengan yang diusulkan tuan Han Bing." Ujar Fefe dari Sekte Perawan Suci.


Kun Yi yang sedari tadi berdiri dan hanya diam, sekarang mendukung usul Han Bing.


Dia tidak mau kejadianya seperti yang di alami oleh sekte Elang Putih terulang kembali.


*****


Jendral Jie Kun memerintahkan para prajuritnya untuk melakukan penjagaan yang ketat di area perbatasan.


Para warga pun di beri pengarahan agar berpindah ke tempat yang sudah di tentukan oleh pihak kerajaan.


Para penduduk yang panik pun segera membawa perbekalan dan juga semua anggota keluarganya.


Malam di markas prajurit Tang terasa sangat sunyi, tidak ada aktifitas penduduk sama sekali, terlihat penjagaan beberapa titik diperketat.


Yin He berlari kecil ke arah kamar Han Bing, akan tetapi Han Bing tidak berada di kamarnya.


Han Bing terlihat di samping kediamanya memandang kearah langit.


"Paman, aku mendapat info, bahwa ada beberapa orang bergerak ke arah markas ini, mereka bergerak dari arah belakang dekat bukit mong." ujar Yin He tergopoh gopoh.


"Hemmb, mereka benar benar mencari mati, ayo kita hubungi jendral Jie Kun dan para mendekar yang lain."

__ADS_1


Han Bing dan Yin He segera memberi kabar ke jendral Jie Kun dan para pendekar yang lain.


setelah semua berkumpul, Yin He maju ke depan ke arah Jendral Jie Kun.


"Jendral dan para pendekar sekalian, sebelumnya saya mohon maaf terkait hal ini, saya mohon iji untuk menyampaikan usulan saya."


"Target utama mereka adalah saya, karena kalaupun bukan saya, kemungkinan sudah dari dahulu mereka akan menyerang markas ini."


"Maka, saya mohon, biarkan saya yang menghadapinya, dan nanti kalau saya merasa terdesak maka saya akan meminta bantuan saudara saudara."


"Tidak Yin He, aku tidak akan membiarkanmu sendirian, kita dari sekte lembah giok, maka aku akan bertarung bersamamu."


"Aku Juga." Kun Yi dari Sekte Elang Putih berdiri.


"Kuil Perak juga ikut bertarung." Fang Ang berdiri mendekati Yin He, Han Bing dan Kun Yi.


"Ijinkan saya juga bergabung." Fei Fei dari perawang suci pun berdiri.


Jendral Jie Kun berdiri, membuat semua bertanya tanya apa yang akan diputuskan.


"Aku setuju usulan Yin He, akan tetapi di tambah dengan empat pendekar yang lain, akan membuat peluang kemenangan yang lebih besar." Ujar Jie Kun.


"Untuk pendekar yang lain kita bersembunyi di tempat tempat yang tak terduga, sambil mengamati situasi yang ada, jangan ada yang bergerak tanpa informasi dariku."


Semua pendekar bergerak sesuai yang telah diintruksikan oleh jendral Jie Kun.


Sreeett...Sreeettt !

__ADS_1


Para penjaga di gerbang belakang tewas seketika. Yin He yang sudah mengetahuinya hanya tersenyum.


__ADS_2