
Suasana penginapan teratai semakin mencekam, Han Bing secepatnya memainkan pedang kembarnya agar bisa menahan hawa dingin yang semakin menusuk.
Sesosok Wanita cantik muncul dengan wajah yang cantik..tapi aura pembunuhnya sangat kuat.
guratan tegas tatapan mata dan juga senyum yang sinis..membuat keangkuhan wanita ini semakin menambah suasana semakin mengerikan.
"rupanya tetua Lembah Es, Jian Li. suatu kehormatan saya bisa langsung bertemu dengan pendekar ternama. Han Bing terus bersiaga dan mangalirkan hawa murninya
"hemmbb..aku hanya ingin beristirahat..tapi kamu membunuh para abdiku" mata Jian Li menatap Han Bing dengan amarah yang kuat.
Yin He yang sedari tadi melihat jalanya pertarungan terus mengamati kekuatan Han Bing maupun Jian Li.
ini akan menjadi pertarungan yang seru..Elemen Api melawan Elemen Es.
tapi sebenarnya apa yang membuat mereka bertarung.
***Sesaat sebelum pertarungan***
Hey..jangan kabur..5 orang dengan topeng iblis mengejar sesosok bayangan yang melesat keluar kamar penginapan dan meloncat turun.
"Tuan Han Bing, sebaiknya tuan menyerah dan serangkan " Permata Bunga Api" tersebut.!" ujar salah satu topeng iblis
"Ambilah kalau kalian ingin nyawa kalian melayang " Han Bing sambil menyilangkan kedua pedang kembarnya.
__ADS_1
"sialan ! kau menantang kami".. kelima topeng iblis segera menyerang dengan formasi iblis es.
Han Bing segera menyerang dengab ganas dengan pedang kembarnya..mencoba mencari cela formasi es kelima topeng iblis ini..
sebelum dia menyadari, sebuah serangan mendarat didada Han Bing. Dhuaaak..!
Han Bing terpental menimpa meja meja restaurant penginapan teratai.
Arggh... uhukk..!! darah segar keluar dari mulut dan hidung Han Bing.
"Sial, pukulan mereka mengandung hawa dingin yang kuat..mereka sudah menutup aliran darahku dengan hawa dingin ini " gumam Han Bing.
Han Bing segera mengalirkan energi apinya agar bisa membuka aliran darah yang tertutup.
jika aliran darah tertutup maka akan membuat pembuluh darah putus dan juga aliran cakra akan berantakan, yang mengakibatkan semakin parah pendarahan yang ia alami.
kedua pedang itu menyambar bagai kilat ke arah 5 topeng iblis..sambaran pedang itu dialiri dengan elemen api..sehingga mampu menembus formasi iblis es dengan cepat..
Jleb Jleb..2 anggota topeng iblis terbelah, kemudia disusul kembali 3 anggota topeng iblis juga mengalami hal yang sama.
***Kembali ke Han Bing Vs Jian Li***
"Tuan Han, kamu tau aku orangnya tidak suka basa basi.. serahkan permata itu, dan aku akan membunuhmu" hihihihihi
__ADS_1
tawa Jian Li sangat mengerikan..tawa yang membuat seluruh pelayan penginapan yang tidak mempunyai tenaga dalam langsung pingsan dengan darah keluar dari kedua telinga meraka.
"kekuatan yang hebat" gumam Yin He dari atas.
"itu bukan pilihan tetua Jian..tapi lebih dari ancaman"ujar Han Bing tenang,
sikap tenang Han Bing bukan tanpa alasan..dia harus menahan agar tidak langsung bertarung dengan tetua lembah es karena luka dari pukulan formasi es belum sembuh.
Sambil mengulur waktu..Han Bing mencoba untuk mengobati lukanya.
sreet sreet....jarum jarum es melesat kearah Han Bing, Hang Bing yang terkejut tidak bisa leluasa menghindar..dia mengayunkan pedang kembarnya dan mencairkan jarum itu dengan energi apinya.
Jlebs..! beberapa jarum menembus dadanya dan langsung mencair.
"kau kira aku tidak tau dengan diam mu tuan Han Bing..aku tau kau terluka dan mencoba mengulur waktu..dan aku tidak suka itu..hihihihihihihihi"
Han Bing merasakan tubuhnya dingin dan membeku.
"terima lah ajalmu Han Bing" Jian Li melesat kearah Han Bing dengan energi kuat di tanganya.
Han Bing pasrah..matanya terpejam..tapi beberapa saat tidak ada apapun padanya..dan ada energi hangat sesaat mulutnya menelan sesuatu.
Pada saat Jian Li akan membunuh Han Bing, Singa Emas yang sudah membesar melompat dan menahan pukulan Jian Li.
__ADS_1
Jian Li terpental setelah beradu pukulan dengan Singa Emas. sedangkan Yin He mendekati Han Bing dan segera memberikanya ramuan Ginseng Ajaib dan akar Naga.
"Sial..siapa kau anak kecil ?" Jian Li terkejut melihat sesosak pemuda 12 tahun berdiri tegak dihadapanya..