LEGENDA PEDANG LANGIT

LEGENDA PEDANG LANGIT
Selamat Datang Anaku, Zhou Chen Yi


__ADS_3

Selama setahun setelah pernikahan Jingmi dan Yin He, mereka dikaruniai seorang anak yang luar biasa tampan, tidak hanya itu, anak Yin He dan Jingmi mempunyai keunikan yang luar biasa. Keunikan tersebut dapat dilihat dengan secara kasat mata dan tidak, mata Zhou Cheng Yi memiliki mata dengan warna biru agak sedikit kemerahan dipupil matanya, dan meridian dari bayi Zhou Cheng Yi sudah terbuka pada titik kedua, dan yang meresahkan Yin He adalah Zhou Cheng Yi memiliki tubuh dewa api dan juga tubuh petir yang dia warisi dari Yin He.


**Saat Jingmi Mengandung**


“Jing Er, kau tahu kan, jiwa iblis ini semakin hari semakin kuat, Chang Mao memperkirakan aku hanya punya waktu sekitar 2 tahun untuk bertahan dengan jiwa manusiaku ini.” Yin He mendekati Jingmi yang sedang tiduran, beberapa hari ini Jingmi merasakan tidak enak badan, dia sering mengeluh badanya sakit semua dan mual, saat diajak meditasi akan tetapi keluhan ini tetap ada dan tidak berkurang sedikitpun, akhirnya Yin He yang khawatir dengan kondisi dari Jingmi yang setiap hari semakin pucat dan melemah, mencoba memanggil tabib, walau Yin He seorang alkemist akan tetapi masalah kandungan dia tidak mengerti sama sekali, dan saat tabib bilang kalau Jingmi sedang mengandung Yin He dan sang kakek Tuoli sangat bahagia, Jingmi pun bahagia, dalam kondisi seperti ini dia teringat pesan dari pendekar lonceng penghancur sukma, dia meramalkan anak Jingmi dan Yin He akan menjadi orang yang besar dan anak merekalah yang bisa mengembalikan kesadaran Yin He dan juga Jingmi.


"Suamiku aku ingin berbicara tentang anak kita dan tentang kita sendiri." Ujar Jingmi kepada Yin He, Jingki menceritakan akan pertemuanya dengan pendekar Lonceng penghancur sukma kepada Yin He, awalnya Yin He tidak percaya dengan apa yang diceritakan oleh Jingmi kepadanya, akan tetapi saat Jingmi menceritakan perihal kenapa pendekar tersebut mencari dirinya dan Yin He untuk dibunuh, karena pendekar tersebut melihat masa depan kita yang akan menjadi sosok raja iblis dan juga ratu iblis, akan tetapi pendekar tersebut melihat bahwa anak Jingmi dan Yin He lah yang akan bisa mengembalikan kesadaran Yin He dan juga Jingmi.


"Jadi apa yang harus kita lakukan Jing Er?" Tanya Yin He kepada istrinya, "Mungkin Chang Mao dan kitab hitam ini bisa memberikan petunjuk tentang apa yang harus kita lakukan sayang." Ujar Jingmi dan diikuti dengan anggukan tanda setuju oleh Yin He.


Dalam kitab hitam ada petunjuk untuk menyimpan jiwa seseorang yang akan dijadikan boneka hidup untuk dikendalikan, nantinya jiwanya bisa dikembalikan jika dia akan dibebaskan dan dikembalikan menjadi manusia kembali, Jingmi dan Yin He saling pandang dan mereka lebih terkejut saat jiwa yang diambil bisa ditaruh di tubuh seseorang dan dijadikan ingatan yang nantinya bisa dipanggil dan diajak komunikasi.


"Suamiku, dengan begini, kita tidak akan pernah meninggalkan anak kita, walaupun raga dan kesadaran kita menjadi seorang iblis, akan tetapi jiwa kita tetap ada dan berada di tubuh anak kita, dan suatu saat jika dia sudah besar nanti, dialah yang bisa menyatukan jiwa kita dengan tubuh kita." Ujar Jingmi.

__ADS_1


"Jing er, memang sepertinya ini akan berhasil, akan tetapi yang kamu ingat adalah, saat kita kehilangan jiwa kita, bagaimana caranya kita tetep bisa ingat untui menjalankan rencana mencegah iblis nirwana itu menyerang dunia asura dan dunia iblis, sedangkan sekarang dia sudah bermeditasi di tingkat dewa petarung," Ujar Yin He.


"Tuan, kalian masih bisa mengandalkan ingatakan kalian, jadi sebelum kalian memutuskan untuk menjadi penguasa dunia iblis maka yang kalian harus lakukan adalah memberikan suatu ingatan yang kuat bahwa kalian tidak akan menyerang manusia dan kalian masih mempunyai seorang putra didunia manusia, hal ini akan menyebabkan kalian punya keinginan untuk melihat keadaan anak kalian, walau kalian hanya akan melihat tanpa punya perasaan apapun. Hanya logika yang berjalan diotak kalian. Dan yang kedua ingatan kalian harus diperkuat bahwa ada musuh besar kalian yakni iblis Nirwana, sehingga nantinya saat kalian sudah menjadi iblis kalian akan ingat musuh kalian adalah iblis nirwana." Ujar Chang Mao.


Yin He dan Jingmi tersenyum karena telah menemukan sebuah pencerahan yang selama ini mereka cari, pada nanti waktunya mereka akan berterus terang kepada tetua yang lainya terkait hal ini.


"Tunggu tuan, bolehhkah saya memberikan kalian saran lagi, jika kalian akan berterus terang dengan hal ini, maka hal ini akan berimbas pada anak kalian, karena tidak semua orang suka pada kalian, bisa jadi mereka iri dan ingin membalas dendam, karena tidak mungkin membalas dendam terhadap kalian, maka anak kalian yang akan menjadi sasaran, jadi aku sarankan kalian tanamkan ingatan jurus dan kemampuan kalian terhadap anak kalian sejak dalam kandungan, dan juga kalian juga wariskan semua senjata kalian termasuk diriku kepada anak kalian, agar aku nantinya bisa melindunginya dan mengajarinya." Ujar Chang Mao kepada Yin He dan Jingmi.


"Chang Mao apa kau sadar dengan apa yang kau ucapkan, jika kau menyuruh kita menyalurkan hawa murni dan jurus serta spirit kedalam anak kami sejak dalam kandungan, kami setuju, karena itu akan membantunya menjadi anak yang kuat dan bisa menjadinlebih hebat dari kami." Jingmi mulai emosi dengan apa yang diminta oleh Chang Mao, "Dan nantinya kalau kami menyegel pedang langit dan golok naga, maka saat dia kecil hingga remaja atau bahkan dewasa dia akan menjadi sampah, karena dia tidak akan pernah bisa berkultivasi." Jingmi tidak dapat lagi membendung air matanya yang meleleh dipipinua dan menghamburkan dirinya dalam pelukan Yin He.


"Tenanglah Jing er, kita dengarkan dulu penjelasan dari Chang Mao, mungkin ada sesuatu yang bahkan kita tidak sadari, Chang Mao telah mengetahui keadaan dan seluk beluk dunia sejak lama, mungkin ada beberapa pertimbangan yang coba dia sampain." Yin He pun langsung membelai rambut dan mengecup kening istrinya, "Chang Mao apa ada yang ingin kau sampaikan lagi tentang peryataan istriku?" Tanya Yin He kepada Chang Mao.


"Aku tidak bermaksud membuat anak kalian kelak menjadi sampah atau orang yang tidak berkultivasi, aku hanya ingin melindunginya dari perundungan dan amukan, karena saat dia masih kecil sudah berkultivasi, maka sebutan sabagai anak iblis akan melekat padanya, apalagi dengan kekuatan yang dia miliki, akan mengakibatkan semua meninggalkanya, akan tetapi walaupun dia tidak berkultivasi dan tidak bisa membuka meridian dan tidak menguasai elemen apapun, dia hanya di olok tanpa di takuti, dan masih akan ada orang yang melindunginya, dan pada saat yang pas yaitu saat dia berumur 12 tahun, tubuhnya bisa menyerap hawa murni dan dia bisa membuka segel pedang langit dan golok naga, dan saat sebelum umur 12 tahun aku akan menempa tulangnya agar menjadi anak yang kuat, dan walau dia tidak bisa pengendalian elemen atau spirit, paling tidak dia tidak diremehkan karena tubuh yang kuat dan juga keahlian bertarung dan menggunakan senjatanya yang tangguh." Ujar Chang Mao, mendengar penjelasan yang dirincinkan oleh Chang Mao, Jingmi tahu hal ini adalah yang terbaik buat anaknya.

__ADS_1


Sejak saat itu mereka setiap hari selalu bergantian untuk menyalurkan hawa murni dan juga ingatan mereka kepada calon anak mereka, semua berjalan dengan semestinya, dunia persilatan pun saat ini tidak ada gejolak dari para pendekar aliran. hitam.


Yin He dan Jingmi menghadap kepada para tetua Wisma Giok untuk menceritakan maksud dan tujuannya pada awalnya mereka terkejut dan tidak setuju dengan keputusan Yin He dan Jingmi untuk mengorbankan diri mereka, pertentangan tersebut datang dari kelima tetua, semuanya menolak, akan tetapi jika Yin He menolak dan jiwa iblis tersebut mengusai dirinya saat masih dalam dunai manusia, dia takut kalau dia tidak bisa mengenndalikan kesadaranya semua akan menjadi lebih buruk. ditambah ancaman dari iblis nirwana yang setiap saat atau kapan pun bisa melakukan penyerangan terhadap bangsa manusia, sedangkan kekuatan iblis nirwana yang sekarang sedang bersemedi untuk mencapai tahap keabadian atau dewa, dia harus melalui empat penderitaan terlebih dahulu, dan dia telah melewati dua penderitaan dan dia sekarang sedang melewati penderitaan yang ketiga.


Setelah mendapatkan penjelasan dari Yin He mereka hanya terdiam tidak ada yang bisa berkata kata lagi, terutama Tuoli yang pasti akan merasa terpukul atas keputusan cucu satu satunya tersebut. Yin He hanya meminta nantinya anaknya selalu dijaga, walaupun apapun yang terjadi, Yin He memohon untuk merahasiakan keberadaanya pada semua anggota Wisma Giok terutama anaknya, Yin He tidak ingin anaknya menjadi korban perundungan dari kabar kalau dirinya akan menjadi seorang iblis walaupun apapun yang dilakukanya adalah untuk keselamatan umat manusia.


Sampai dengan akan tiba kelahiran anak Yin He semua persiapan telah dilakukan, dan persalinananya akan dilakukan secara tertutup karena nanti Yin He dan dibantu oleh 9 pendekar naga akan menyegel keberadaan dari golok naga dan juga pedang langit, saat persalinan selesai semuanya berkumpul dan membantu Yin He untuk menyegel kedua benda pusaka tersebut setelah keduanya selesai di segel, Xiao Zhuang meng


menciptakan segel segel Yuan Yin dan Yang, untuk anak Yin Hw agar saat dia berumur 12 tahun semua akan terbuka, pedang phoenix, dan cakram milik Jingmi sudah dimasukan kedalam ruang hampa yang diciptakan oleh Yin He dan diletakan pada dada sebelah kirinya. Seorang anak yang tampan dan juga mata yang indah telah lahir.


"Selamat datang anakku Zhou Chen Yi." Yin He mencium kedua pipi dan kedua mata anaknya, setelah segel pedang langit dan golok naga tersebut dipasang, Chen Yi diberikan kepada Jingmi untuk disusui, dan tidak ada yang berbeda atau berubah dengan Chen Yi setelah dilakukan penyegelan, Jingmi menatap lekat lekat wajah anaknya, dia tahu waktunya tidak panjang bersama anaknya, akan tetapi, waktu yang sekarang akan dia maksimalkan untuk memberikan kasih sayang yang terbaik kepada anak satu satunya tersebut.


"Selamat datang Jagoan." Jingmi tersentak saat dia mendengarkan bunyi lonceng pendekar lonceng penghancur sukma tersebut.

__ADS_1


__ADS_2