LEGENDA PEDANG LANGIT

LEGENDA PEDANG LANGIT
Pertemuan Keluarga


__ADS_3

Suara ledakan mengejutkan semua penghuni dunia kecil, termasuk dengan singa kepala naga.


"Chen Yi, sebaiknya kau segera ikut bersamaku, untuk segera memulai pelatihanmu, dan kalian berdua, jangan sampai ada siapapun yang menginginkan masuk dan menganggunya."


"Baik tuan Singa kepala naga, kami akan berjaga jaga dengan nyawa kami sebagai taruhanya." jawab Bai Cuan dengan tegas.


"Tuan Singa kepala Naga, alangkah baiknya kita melihat siapa dan apa tujuanya mereka kemari." Usul Chen Yi.


Sambil menghembuskan nafasnya yang berat. Singa kepala naga memejamkan matanya dan berkosentrasi untuk mengetahui siapa yang datang kedunia kecil mereka.


"Bahaya, aku merasakan ini adalah hawa dari gerbang teleportasi iblis, dari kekuatanya, dia sepertinya mempunyai kekuatan yang sangat besar, dan dengan kau yang sekarang maka hanya kematian yang akan terjadi."


Chen Yi terkejut, mimik mukanya berubah dengan senyuman, akan tetapi tiba tiba tubuhnya merasa lemas dan dia sudah berada diatas punggung dari singa kepala naga tersebut.


Singa kepala naga tersebut langsung melesat dengan kekuatan penuhnya, diikuti oleh Bai Cuan dan juga Nana.


Dikarenaka kekuatan spiritual mereka ditekan oleh hukum dunia kecil ini, maka mereka menggunakan kekuatan fisik mereka.


Hal ini membuat Bai Cuan dan Nana tertinggal jauh dari Singa kepala naga tersebut.


Ledakan demi ledakan semakin keras dengan guncangan yang juga membuat penghuni dunia kecil tersebut menyelamatkan diri.


Sesampainya pada perbatasan hutan dan padang savana tersebut, tiba tiba singa kepala naga tersebut menghilang.


Hal tersebut membuat Bai Cuan dan Nana terkejut, dengan perasaan khawatir mereka mencoba menenangkan diri dan mencoba percaya dengan sosok singa kepala naga tersebut.


"Kakek tua, kenapa kita terlalu bodoh mempercayai singa kepala naga tersebut, siapa tahu malah dialah iblis yang sesungguhnya, mengapa seperti kambing congek." ujar nana dengan emosi kepada Bai Cuan.


Bai Cuan sendiri membenarkan apa yang dirasakan Nana saat ini, bagaimanapun mereka terlalu gampang percaya, apalagi dengan kondisi saat seperti ini.


Tiba sebuah cahaya emas melesat kearah mereka, dan muncul dihadapan mereka dua orang dengan kekuatan yang sangat kuat.


"Nana, mungkin yang dikatakan oleh tuan Singa kepala naga tersebut benar adanya, dari kekuatan dan aura tekanan yang mereka pancarkan, mereka bukan berasal dari dunia manusia."


"Terus apa yang harus kita lakukan pak tua?"


"Dasar gadis bodoh, otak kamu sebenernya terbuat dari apa, sesuai dengan apa yang disuruh oleh tuan Singa kepala naga, kita harus menghadangnya sekuat tenaga kita."

__ADS_1


"Tapi bagaimana kita bisa mengalahkan mereka, menahan mereka mungkin tidak akan bertahan lama, mereka sepertinya tidak terpengaruh oleh hukum dunia kecil ini, sedangkan kita hanya bisa menggunakan Qi tanpa kekuatan spiritual kita."


Nana dan Bai Cuan menarik nafas panjang, mereka sedang memperhitungkan resiko pertarungan mereka, hal ini agar mereka bisa menentukan strategi yang terbaik untuk menahan mereka agak lama.


"Sepertinya jalan satu satunya adalah kita tidak bisa menyerang bersama sama, aku akan menyerang kedua orang tersebut, dan kau dengan kekuatan peri mu, gunakan kekuatan alam untuk melumpuhkan atau menahan serangan serangan meraka, sehingga aku bisa dengan leluasa menghajar mereka."


Nana mengangguk tanda mengerti, kedua orang dihadapan mereka adalah sepasang lelaki dan perempuan.


"Tunjukan dimana Singa tua itu berada, atau kalian akan menemui kematian sekarang."


Bai Cuan dan Nana hanya saling menatap, jadi yang mereka incar adalah tuan Singa kepala naga.


"Kenapa kalian mencari tuan Singa kepala naga, apa yang kalian inginkan?"


Kedua orang tersebut lansung melesat kearah Bai Cuan dan Nana.


Bai Cuan langsung maju bergerak dan Nana langsung mundur dan melihat situasi pertempuran antara Bai Cuan dan kedua orang tersebut.


"Ini tidak mudah." Fikir Nana, belum sempat dia bertindak, tubuh Bai Cuan telak dipukul dengan telak sehingga terpental, beruntung Bai Cuan adalah makhluk nirwana yang mempunyai tubuh yang sangat kuat, hal inilah yang membuat dia punya ide menghadapi keduanya secara langsung.


"Kurang aja, jika tidak ada aturan hukum dari dunia ini yang menekan kekuatanku, kalian akan aku jadikan daging cincang."


Sepasang orang tersebut langsung menyerang Bai Cuan, dan kini seranganya benar benar berbeda, seakan akan mereka tidak punya waktu lagi.


Dhuaaar..


Bai Cuan terpental dan yang lebih kaget adalah kedua orang yang menyerangnya pun ikut terpental dan terluka.


"Pak Tua, kau hadapilah yang perempuan, aku akan menghadapi yang laki laki, dan usahakan jarak kita bertempur juga jauh, jangan bertanya, kau akan mengerti nantinya."


Bai Cuan hanya mengangguk, walaupun ada beberapa pertanyaan yang mengganjal pikiranya, akan tetapi kata kata nana terlalu tegas untuk pertanyakan.


Bai Cuan sekarang menghadapi wanita dengan mata nyalang berwarna merah, dan baru sekarang dia mengerti, bahwa serangan yang sesungguhnya bukan berasal dari lelaki yang sekarang dihadapi oleh Nana, melainkan dari wanita yang sekarang dihadapinya.


"Sungguh cerdas perempuanmu, Dia bisa mengerti inti serangan kami, tapi yang tidak kau fikirkan adalah, walau kami dipisahkan, kami juga mempunyai sesuatu yang bisa membuat kau mati secepat mungkin."


"Jangan banyak bicara, mati !"

__ADS_1


Serangan Bai Cuan langsung mengarah ke jantung wanita berwarna merah menyala tersebut, akan tetapi serangan dapat dihindari wanita tersebut.


"Ha..Akhirnya kau termakan juga tipuanku, rasakan ini wanita j*lang."


Serangan dari Bai Cuan mendarat dengan telak di tengkuk wanita tersebut, dimana ternyata tengkuk tersebut adalah titik buta atau titik terlemahnya.


Disatu sisi yang lain Nana juga dapat mematahkan tiap serangan lelaki dngan rambut yang botak, dan ada banyak benjolan dikepala seperti bekas kena jitak.


"Bangsat!" Maki lelaki yang ada dihadapanya, dan langsung menyerang dengan kecepatan sangat cepat, akan tetapi nana yang sudah mempelajari tiap perubahan dan jurusnya membuat dia menangkis dengan sangat mudah.


"Rasakan ini."


Nana dengan Qi yang tersisa menggunakan elemen alamnya, tubuh lawanyanya langsung di jerat oleh sulur dari akar pepohanan disekitarnya.


Dan dengan cepat juga Nana langsung menghantam dengan pukulan petir miliknya, membuat musuhnya hanya bisa bergetar dan mengelojot merasakan panas disekujur tubuhnya.


Aarrghhhhh


Teriakan lelaki tersebut membuat bergetar seluruh dunia kecil tersebut,dan tiba tiba kegelapan langsung menyelimuti mereka, sehinga tidak ada cahaya matahari yang menyinari.


Sedangkan tubuh lelaki tersebut bergetar dan mengeluarkan percikan percikan energi petir yang sangat kuat.


"Hahahahaha, temanmu telah membangkitkan tubuh monster yang sesungguhnya, hahahhaha."


Bai Cuan yang menyadari hal tersebut mencoba berteriak untuk memberitahu Nana, akan tetapi semuanya terlambat.


Aaaaaaaaaa...!!!


Jerit suara Nana sangat menyayat tubuhnya terbakar hebat dengan petir yang menyambat nyambar tubuhnya tanpa henti.


Bai Cuan langsung menyambar tubuh Nana, akan tetapi langsung terpental beberapa meter.


Kini tubuh nana jatuh ketanah, dengan keadaan yang sangat mengerikan.


"Jangan kau sentuh dia."


Bai Cuan langsung mundur ketika ada suara yang mencegahhnya dan sebuah angin yang dingin mengelilingi tubuh Nana.

__ADS_1


"Siapa kalian?"


__ADS_2