LEGENDA PEDANG LANGIT

LEGENDA PEDANG LANGIT
PRAHARA TURNAMEN EMPAT ELEMEN


__ADS_3

Yin He yang akan mengajarkan teknik pemanggil petir kepada Han Bing berdiri mendekati Han Bing. "Paman boleh aku memeriksa tubuhmu, aku harus memastikan bahwa tubuh paman bisa menerima jurus ini, karena teknik ini tidak membutuhkan mana atau cakra akan tetapi tubuh ini harus bisa menjadi media yang bisa menarik dan menahan petir dari alam." Ujar Yin He sembari memeriksa struktur tubuh Han Bing


"Aku mengusai teknik pengedali petir, apakah itu tidak cukup?" Tanya Han Bing kepada Yin He. "Ada beberapa perbedaan yang sangat mendasar antara teknik pemanggil petir dan pengendali petir paman."


"Teknik pemanggil petir adalah teknik dimana paman bisa memanggil petir tanpa harus menggunakan tenaga dalam (mana) dan juga tidak harus membuka gerbang cakra, teknik ini sangat unit, karena petir yang dipanggil adalah petir alam, yang mempunyai daya hancur 100x dari pada petir yang dihasilkan tenaga adalam atau cakra."


"Akan aku mengubah beberapa energi ditubuh paman sebagai magnet untuk menarik petir petir tersebut, tubuh paman sudah oke, akan tetapi paman sepertinya harus banyak melakukan latihan, agar tubuh paman terbiasa dengan petir petir tersebut." Ujar Yin He.


"Sekarang silahkan paman bersilah menghadap saya, prosesnya akan sedikit sakti tapi paman harus kuat menahanya."


Yin He mengatur nafasnya dan segera dia menekan ulu hati Han Bing, Han Bing berteriak menahan sakit dan panas seperti terbakar, akan tetapi lama kelamaan disekitar ulu hatinya menjadi hangat, ada perubahan yang terjadi pada tubuhnya, Han Bing merasakan langkahnya menjadi berat, akan semuanya terasa berat.

__ADS_1


"Apa yang terjadi dengan tubuhku He'er?" Wajah Han Bing menunjukan ekspresi kepanikan dengan apa yang dirasakan, tiba tiba Yin He melemparlam sebuah batu besar ke arahnya, Han Bing yang kaget tidak bisa berbuat apa apa, kecuali menahan batu tersebut dengan menyilangkan kedua tanganya.


Han Bing tidak percaya dengan apa yang dilihatnya, batu cadas hitam yang kuat kini berserakan menjadi kerikil kerikil kecil, "Bagaimana ini terjadi He'er.?" Tanya Han Bing kepada Yin He sambil memandang serpihan batu yang sudah menjadi kerikil kerikil kecil.


"Aku sudah mengaktifkan tubuh paman sebagai magnet energi alam, paman tidak akan pernah kehilangan energi saat paman menggunakanya saat paman sudah kehilangan Mana dan cakra yang banyak." Ujar Yin He.


"Akan tetapi jurus ini jangan setiap waktu paman gunakan, karena jurus ini akan menghisap energi kehidupan paman, Rambut paman akan cepat memutih, dan muka paman akan cepat menua." Ujar Yin He.


"Baiklah He'er aku akan menggunakanya jika dalam keadaan terdesak." Ujar Han Bing.


"Silahkan paman, tapi saat petirnya hampir mengarah ke tubuh paman, lemparkan petir tersebut ke arah sasaran yang paman incar." Yin He menerangkan beberapa hal.dalm.memggunakan jurus ini.

__ADS_1


Han Bing segera mengarahkan tanganya ke atas, dia berkosentrasi untuk menarik energi alam berupa petir, tak lama kemudia langsit berubah mendung dan awan hitam bergulung gulung dilangit.


Dhuaarrr..Dhuarr..


Terdengar dilangit suara gemuruh petir yang saling bersahutan, tiba tiba sebuah cahaya yang di barengi dengan suara yang menggelegar menyambar tubuh Han Bing, Han Bing yang terkejut tidak bisa menghindar.


Dhuartrt..Bbbbbrrrrrrrrrr..


Yin He tertawa terpingkal pingkal melihat kondisi Han Bing, Han Bing seperti ubi bakar yang gosong yang tersisa hanya pakaian bagian dalam yang menutupi tubuhnya.


Walaupun seluruh tubuh dan pakaian Han Bing hangus, akan tetapi tubuhnya tidak ada bekas luka sekalipun. Hal ini membuat Han Bing terkejut melihat tubuhnya tidak merasakan sakit saat disambar petir yang sangat kuat.

__ADS_1


"Jangan kaget paman, tubuh paman akan terbiasa dan kebal dengan sambaran petir dari alam, karena energi tubuh paman sudah aku atur menyesuaikan dengan petir."


"Tadi aku sudah bilang, kalau petir sudah mendekat segera arahkan petir tersebut kearah musuh yang dituju." Teriak Yin He sambil terpingkal pingkal kepada Han Bing.


__ADS_2