LEGENDA PEDANG LANGIT

LEGENDA PEDANG LANGIT
Klan Penjaga Gerbang Utara Bag.03


__ADS_3

Jingmi yang melihat hal tersebut menjerit histeris mendati tubuh kakek Huang yang terkapar ditanah, hal ini sejenak  menghentikan pertarungan yang lain, mereka terhenti saat mendengar jeritan Jingmi yang menyayat hati.


Ketiga Xiao pun langsung mendekati tubuh kakek Huang, Kaldem tidak memberikab celah mereka untuk menolong kakek Huang, segera Kalden mengarahkan petirnya ke arah mereka, dengan sigap Xiao Zhuang menyambutnya dengan pedang auman singa emas miliknya, walaupun sadar hal yang diaukanya bodoh paling tidak orang disekitarnya terlindungi.


Petir dari pedang halilintar menyambar pedang auman singa emas dari Xiao Zhuang, karena spirit pedang yang tertekan, sehingga pedang milik Xiao Zhuang tidak dapat menahan petir tersebut, akhirnya aliran petir tersebut menyambar tubuh Xiao Zhuang dan membuat dia terpental,  Xiao Zhuang juga mengalami luka bakar disekujur tubuhnya terutaama pada tangan kananya yang hampir seluruh kulitnya terkelupas.


Kalden dan pengawalnya hanya tertawa melihat kejadian ini, Xiao Zhao segera mendekati kakaknya yang terluka, diberikanya beberapa saleb untuk mengeringkan luka bakar ditubuh Xiao Zhuang yang sebelumnya dia juga mengobati luka kakek Huang.


“Zhao er, bisa kau membantuku untuk menahanya beberapa saat, aku sudah menemukan penyebab mengapa kita tidak bisa menggunakan kekuatan spirit dari pedang kita, untungnya kita mempelajari hawa murni dan tenaga dalam murni, kau dan kakak Yan’er cobalah untuk mengulur waktu, aku akan mencoba membukan formasi spiritual tersebut.” Ujar Xiao Zhuang walau dengan kondisi tubuh yang masih kesakitan.


Xiao Zhao mengerti dan segera memberitahukan kepada Xiao Yan, sedangkan Jingmi diminta untuk melindungi Xiao Zhuang dan kakek Huang yang  masih terkapar karena luka bakar yang sangat serius, Xiao Zhao dan Xiao Yan langsung melesat untuk menghadapi Kalden dan para pengawalnya.

__ADS_1


“Hahahaha, sudahlah kalian menyerah dan ikut bersamaku, aku akan menjadikan kalian budak utamaku, disana kalian juga akan dapat makan dan pakaian bagus.” Ujar kalden disambut gelak tawa oleh para pengawalnya.


“Bacot..Setan kalian!” Xiao Yan dengan langkah bayangan seribu langsung menyerang pengawal Kalden, dengan kecepatan yang sangat luar biasa, Xiao Yan sekali tebas langsung membabat 3 kepala pengawal kalden yang sedang tertawa terpingkal pingkal.


Selapas itu, semuanya terdiam, pedang Xiao Yan masih berlumuran darah, dengan kemarahan yang memuncak, Kalden mengayunkan pedangnya kearah Xiao Yan, dan dengan kecepatan penuh Xiao Yan dapat menghindari sabetan cahaya yang keluar dari pedang halilintar milik Kalden.


Xiao Zhao tidak tinggal diam, dengan jurus perebut jiwa dia mencoba menaklukan sisa pengawal kalden yang lain, akan tetapi salah satu dari mereka membantuk satu formasi spiritual, dengan satu tarikan dapat menghentikam jurus perebut jiwa Xiao Zhao, Formasi nafas naga yang berhasil menghentikan jurus perebut jiwa, formasi ini untuk melawan sebuah jurus yang bertujuan mengendalikan fikiran dan tubuh lawannya.


Xiao Zhao dengan langkah gontai mencoba melesat mendekati kakaknya untuk memberikan pertolongan kepada kakaknya dengan langkah tubuh yang gemetar Xiao Zhao memberikan saleb dan obat kepada Xiao Yan, dan segera memapah kakaknya menuju tempat Xiao Zhuang dan Jingmi.


“Zhao Er, aku sudah berhasil melepas segel formasi spiritual pelemah jiwa, kita bisa menggunakan spirit pedang kita,  aku akan membantumu.” Ujar Xiao Zhuang dengan tangan yang masih gemetar akan bangkit, dengan Xiao Zhao menahanya agar tidak banyak bergerak. Jingmi yang melihat hal tersebut langsung menyalurkan tenaga dalamnya ke Xiao Zhuang, akan tetapi Xiao Zhuang menolak. “Jingmi, lebih baik kau pulihkan tenaga dalam Xiao Zhao, karena tubuhnya yang paling kuat diantara kita, dia hanya perlu memulihkan tenaga dalamnya saja.

__ADS_1


Setelah itu dengan cepat Jingmi mengalirkan tenaga dalamnya kepada Xiao Zhao setelah beberapa saat, tenaga dalam Xiao Zhao pun pulih seperti sediakala, dan dengan terbukanya formasi spiritual pelemah jiwa, kini Xiao Zhao dapat menggunakan pedang darahnya, raungan dari spirit naga emas pun menggelegar kelangit, bayangan naga emas muncul dari pedang darah milik Xiao Zhao, dengan sekali tebasan pedang tersebut telah menghabisi dua pengawal dari Kalden.


Kalden langsung melesat kearaah Xiao Zhao, dengan cepat juga dan kekuatan dari spirit naga emas, Xiao Zhao pun menangkis serangan dari Kalden, akan tetapi karena pedang halilintar mempunyai kekuatan yang lebih, membuat Xiao Zhao pun terpental, dengan cepat kalden menghadiai Xiao Zhao dengan hujan petir yang membuat tubuh Xiao Zhao ambruk, dan setelah itu Kalden menyarang Jingmi, karena tekanan yang kuat dari pedang halilintar, maka dengan mudah Jingmi pun dilumpuhkan.


“Aku akan membawa wanita ini menjadi budakku, jika ingin wanita ini selamat, serahkan kitab pedang langit kepadaku, aku tunggu kalian Klan Penjaga Gerbang Utara kota Lasha.” Dengan cepat Kalden membopong tubuh Jingmi, Xiao Zhuang yang hendak mengejar, langsung mendapat tendangan dari pengawal Kalden.


Tubuh ketiga Xiao bersaudara semuanya terkapar pertarungan dengan Kalden dengan pedang halilintarnya membuat ketiganya dan juga kakek Huang tidak berdaya, tidak lama setelahnya, Yin He datang, melihat kondisi kakek Huang dan juga ketiga Xiao bersaudara segera menolong keempatnya, satu persatu Yin He membawa kepondok di berikanya obat dan menyalurkan tenaga dalamnya, akhirnya semuanya telah siuman, dengan terbata bata mereka menceritakan semuanya kepada Yin He, dan juga bagaimana nasib Jingmi yang akan terus ditahan dan dijadikan budak jika Yin He tidak menyerahkan diri dan juga menyerahkan kitab pedang langit.


Yin He mengepalkan tanganya, akan tetapi dia tidak bisa berbuat banyak, harus mengatur strategi baru untuk menyelamatkan Jingmi, yang harus difikirkan terlebih dahulu adalah kesembuhan dari Kakek Huang dan Xiao bersaudara, Yin He memeriksa luka dari Kakek Huang, beberapa meridian terputus sehingga kakek Huang tidak mampu lagi mengalirkan tenaganya dibeberapa titik. Yin He memberikan ramuanya agar bisa memulihkan meridianya dan juga mengalirkan tenaga dalamnya, karena petir dari pedang halilintar mengandung racun yang mengalir di darah, nantinya lama lama racun ini akan meradiasi seluruh tubuh, membuat sekujur tubuhnya akan lemas.


Untuk ketiga Xiao bersaudara Yin He hanya memberikan salep dan juga mengalirkan tenaga dalam, Yin He bertanya kepada Xia Yuan dan Shi Ren tentang pedang dengan kekuatan halilintar, “ Jadi pedang itu adalah pedang halilintar, dahulu seorang pertapa membuat beberapa senjata dari bahan bahan yang istimewa, seperti pedang langit, adalah pedang yang terbuat dari mustika dari hati Dewi Nuwa, sehingga pedang langit mempunyai inti sari dari semua kekuatan kehidupan, dan pertapa tersebut juga membuat golok yang nantinya golok tersbeut menjadi golok neraka, sebenarnya golok tersebut bukan lah golok neraka akan tetapi golok naga, karena ditempa dari tulang  rusuk raja naga.” Ujar Xia Yuan.

__ADS_1


“Sedangkan ada empat pedang spiritual juga yang pertapa tersebut ciptakan, yaitu Pedang Matahari, Pedang Rembulan, Pedang Halilintar dan Pedang Bintang.” Ujar Shi Ren.


__ADS_2