LEGENDA PEDANG LANGIT

LEGENDA PEDANG LANGIT
Persiapan Pasukan Kegelapan Bag.02


__ADS_3

Yin He sendiri mendapatkan 2 pilihan yang sama sama penting, disisi lain setelah semuanya selesai dia ingin membangun sebuah Klan atau sekte sendiri dan membangun sebuah keluarga dengan gadis yang dicintainya, disisi lain, walaupun sekte iis hitam dapat dikalahkan masih ada sekte iblid nirwana dan iblis langit, dimana jika dibiarkan maka dunia akan dikuasainya dan juga manusia akan dalam penindasan dari para kaum iblis.


Akan tetapi apabila dia mengorbankan keinginananya dan menjadi raja iblis, maka secara naluri sebagai manusia akan hilang, dan ini yang tidak mau dikorbankan oleh Yin He. Akan tetapi jika dia tidak mau berkorban, maka banyak manusia yang akan celaka, akan tetapi jika Yin He menjadi raja iblis, apakah Yin He masih bisa menekan keinginananya agar tidak memangsa bangsa manusia? karena nalurinya sebagai manusia akan hilang.


Hal inilah yang masih belum ada titik temunya antara tujuan dan emosional, yang menyebabkan kegamangan dalam mengambil sikap.


Sementara itu Xioa Zhao merasakan adanya perasaan yang kurang mengenakan dalam hatinya, karena tiba tiba semuanya langsung terlelap tidur, sedangkan Yin He sendiri masih harus menyelesaikan meditasinya di kolam petir, Xiao Zhao melangkah pelan, saat dia akan keluar dari kediaman Kalden tersebut, dia melihat sekelebat bayangan Wei Ryuza keluar dari balik pintu kamarnya. "Wei Ryuza, rupanya dia juga tidak terkena pengaruh mimpi ini, oh iya dia kan punya kekuatan fikiran, sehingga tidak akan mudah untuk mempengaruhinya.


Dengan sigap Xiao Zhao pun mengikuti Wei Ryuza dan benar dugaaan dari Xiao Zhao adanya beberapa orang dari iblis hitam yang melakukanya, dia adakah sepasang iblis mimpi, kedua iblis kakak beradik ini, berniat untuk membunuh semua pendekar naga.


Wei Ryuza langsung menyerang kedua saudara tersebut, kecepatnya meningkat dari kemarin setelah dari negara samudra, dan hal yang dilakukan adalah lansung menggunakan pisau angin, akan tetapi yang pisau pisau tersebut malah menyerang kembali kearah Wei Ryuza, hal ini membuat pemuda ini bingung dan langsung menghindar dengan segenap kekuatanya, yang lebih mengejutkanta adalah kedua iblis kakak beradik itu ternyata bisa memainkan jurus pisau angin dengan sangat bagus, double attack yang dilakukan oleh kedua kakak beradik tersebut membuat Wei Ryuza menderita luka yang sangat serius.


Wei Ryuza bangkit dan menyeka lukanya, saat dia memanggil naga tungganganya dan seekor naga datang dengan raungan yang memekakan telinga, tetapi lagi lagi hal yang mengejutkan Wei Ryuza adalah jelas naga tersebut adalah naga tungganganya akan tetapi sang naga malah mendekati kedua iblis kakak beradik tersebut.


Naga tersebut sekarang meraung dan menyerang Wei Ryuza serangan kibasan dan juga kobaran api sang naga membuat Wei Ryuza semakin terpojok, dia mencoba menggunakan pengendali fikiranya akan tetapi hal tersebut juga tidak berfungsi, malah sang naga semakin kuat menyerangngnya, Wei Ryuza sangat geram saat melihat kedua iblis kakak beradik menertawakan keadaanya.


Sedangkan Xiao Zhao yang mencari keberadaan Wei Ryuza sangat terkejut, karena dia melihat Wei Ryuza yang melawan naganya sendiri. "Rupanya Wei Ryuza telah dikendalikan oleh dua iblis pemimpi tersebut, karena Wei Ryuza sudah terkena jurus iblis mimpi maka naga tunggangan Wei Ryuza juga ikut terpengaruh." Xiao Zhao langsung menghunus pedang darahnya dan menghancurkan jurus mimpi iblis tersebut, dan sebuah ledakan terjadi dan membangunkan Wei Ryuza dari pengaruh jurus mimpi dari kedua iblik kakak beradik tersebut.


"Kakak Ryu, kau tidak apa apa?" Wei Ryuza pun terkejut, dia baru menyadari bahwa dia terkena jurus iblis mimpi tersebut dan juga naga miliknya sehingga mereka bertarung sendiri, karena ada didunia mimpi maka yang mrnhadi pengendali adalah kedua iblis tersebut.


"Kakak ayo kita balaskan sakit hatimu, aku akan mengambil jiwa mereka dan kau buatkan suatu dimensi yang paling mengerikan, kita akan berikan mimpi yang menjadi kenyataan." Ujar Xiao Zhao diikuti dengan kepalan tangan. Wei Ryuza sebagai tanda setuju.


Xiao merentangkan kedua tanganya kesamping dan mengambil nafas pelan dan dengan perlahan menarik kedua tanganya menaruhnya di depan dadanya, dan Xiao Zhao mulai bersyair,


***Aku sang pangeran Malam datang dalam berkas kesunyian.

__ADS_1


Merangkai asa ditepian rasa yang mulai memudar dan membias kian.


Sang malam panjang, aku ingin terbaring dalam buaian panjangmu.


Membenamkan hasrat keinginan yang terpendam dalam sebuah sembilu.


Aku sang pangeran malam\, hanya bisa bersajak dalam kerinduan abadi***.


***Dalam diammu aku akan mengiris sebuah kenangan untuk aku tinggalkan dalam tepian hati.


Membuat luka yang semakin perih dalam sebuah penderitaan.


Penderitaan yang tak berujung karena sebuah rasa atas sebuah kesalahan.


Aku sang pangeran malam akan Membunuh sang kesepiaan***.


Kedua iblis tersebut merasakan sensasi melihat seorang yang sangat ditakutinya yaitu raja neraka, sehingga keduanya benar benar terkejut melihat siapa yang datang kearah mereka, Wei Ryuza terus memberikan sebuah kejadian yang terus menerus sampai membuat goncangan kejiwaan kedua iblis tersebut, "Kakak, sekarang terserah kakak, mau di bunuh atau bagaimana? ujar Xiao Zhao.


Akhirnya Wei Ryuza langsung, mengakhiri hidup kedua iblis mimpi tersebut, setelah itu mereka langsung melesat masuk dan mereka yang melihat Yin He baru datang dari meditasi dikolam petir, mereka langsung menemui Yin He dan menceritkan apa yang terjadi. Yin He mengangguk dan menyuruh mereka untuk tidak tidur tapi meminta mereka untuk keluar dan memeriksa ulang, dan benar apa yang dikatakan oleh Yin He, mereka menemukan dibeberapa titik sekawanan iblis yang memang mengawasi pergerakan mereka, dan selama ini mereka tidak menyadari karena para iblis ini tidak masuk kedalam batas perisai yang telah dibuat, akan tetapi mereka menggunakan relik relik yang telah ditanam kedalam tubuh para penjaga yang menjaga di kediaman keluarga penjaga gerbang utara dan penjaga gerbang selatan, oleh sebab bahkan i formasi yuan pun tidak berhasil mendeteksi adanya keberedaan mereka.


Wei Ryuza ada Xiao Zhao langsung keluar dari perisai Yuan yang diciptkan oleh Xioa Zhuang, mereka membabat habis para iblis pengintai tersebut dengan pedang darah dan juga seruling perak.


Wei Ryuza dan Xiao Zhao menumpahkan segala kekesalanya kepada para iblis tersebut, dengan membantai mereka tanpa ampun, seganas apapun perlawanan yang diberikan para iblis tersebut mereka hanya akan menjadi bulan bulanan dari Wei Ryuza dan Xiao Zhao, karena mereka juga mengerahkan naga meraka, yang juga lansung menyerang para iblis pengintai dari awan yang paling tinggi.


Para naga langsung membantai dengan kibasan ekor dan cakaran naga, setelah itu mereka dihanguskan dengan api naga sehingga mereka tidak tersisa sama sekali.

__ADS_1


Setelah melakukan pembantaian pada iblis pengintai Wei Ryuza dan Xiao Zhao kemudian turun dan kembali ke kediaman Kalden, semuanya sedang menunggu kecual Jetsan yang datangnya sama berbarengan dengan Wei Ryuza dan Xiao Zhao.


"Kalian kenapa tidak membangunkan kami, kalian kalau mau senang senang kabari dong, kami juga mau olah raga, sudah lama tidak membantai iblis." Ujar Jingmi yang kesal karena tidak bisa ikut dalam pembantaian iblis.


"Maafkan kami kakak, tapi kalian sedang terpengaruh dalam formasi penidur Yuan, sehingga kalian tidur seperti orang mati yang tidak mendengar dan merasakan apa apa, sehingga kami memutuskan untuk mengatasi terlebih dahulu para iblis mimpi tersebut." Ujar Xiao Zhao.


"Tapi mengapa kalian tidak terpengaruh dengan jurus para iblis mimpi tersebut? Ujar Wei Hanzu.


"Itu karena mereka adalah para pengendali fikiran, sehingga mereka sama sekali tidak terpengaruh oleh jurus mimpi iblis tersebut." Ujar Yi He kepada yang lainya, setela itu mereka segera mengambil makan dan bersama sama makan.


Setelah makan selesai ada beberapa yang ingin Yin He sampaikan kepada yang lainya, tidak biasanya suasananya tiba tiba hening. semua menatap ke arah yin he.


"Sepertinya kita akan memajukan penyerangan sebelum purnama, pergilah kalian keempat daratan ini, dan sampaikan bahwa kejadian ini tidak akan sampai purnama besok, kemungkinan perang akan dilakukan dua hari sebelum purnama, oleh sebab itu kalian harus segera memberitahukan kepada semua kaisar untuk bersiap siap, karena penyerangan akan dilakukan oleh mereka kapan saja,"


"Xiao Zhuang buat beberapa titik antar dimensi untuk jalan jika ada yang butuh bantuan, karena kita tidak tau seberapa banyak pasukan bayangan dari pangeran kegelapan." Ujar Yin He.


"Apa yang dimaksud dengan pasukan bayangan guru, mohon jelaskan, agar kami juga bisa menjelaskan kepada mereka, dan apa yangbharus kita perbuat untuk menghadapi pasukan bayangan tersebut." Ujar Wei Yanzu.


"Pasukan bayangan adalah pasukan dari tanah bawah yaitu dunia iblis, karena pangeran kegelapan sendiri adalah setengah iblis, dia adalah keturunan dari raja iblis, para pasukan bayangan ini mempunyai kekuatan khusus dan juga ability yang sangat besar, oleh sebab itu, aku mengharapkan para ketua sekte aliran putih ikut dalam pertarungan atau mempercayakan pada muridnya yang minimal sudah ada pada level raja petarung, karena para pasukan bayangan sangat lah kuat dan terlatih." Ujar Yin He kepada yang lain.


"Sekarang kalian pergilah dengan formasi Yuan untuk menembus dimensi ruang, jadi sore ini aku harap bisa mendapatkan laporan dan kesediaan para kaisar untuk membantu kita, agar tidak ada banyak pertempuran yang mengakibatkan kehancuran dan korban yang meninggal dapat di minimalisir.


Semuanya mengangguk dan segera menuju kearah tujuan masing masing, Yin He sendiri masih mencari informasi terkait dengan perubahan menjadi seorang Raja iblis, dan pengaruhnya bagaimana.


Chang Mao yang sedari tadi berubah menjadi sebuah tombak , diminta Yin He untuk berubah dan menemaninya kesebuah tempat yang dirasanya ini adalah sebuah petunjuk terkait dengab dirinya jika ingin menjadi raja iblis dalam kaitanya untuk menyelamatkan umat manusia.

__ADS_1


Mareka melesat kearah gunung Huasang, gunung yang dilindungi dengan kekuatan Taoisme, mereka melesat dan sesaimpainya di gunung Huasang mereka lanngsung mencari sebuah gua yang bernama gua hati iblis


__ADS_2