LEGENDA PEDANG LANGIT

LEGENDA PEDANG LANGIT
Formasi Siluman Puncak Awan _ Siluman Naga Emas Bag. 02


__ADS_3

Yin He segera mengalirkan hawa murninya, dengan segera aura merah menyelimutinya, aura tersebut langsung membuat siluman naga emas terbelalak. “Hahahahahah, Ras murni naga langit, sungguh aku beruntung, aku akan meminum semua darahmu tanpa sisa, dan aku akan menjadi  siluman naga yang tak terkalahkan hahahahahahaha.” Silumana naga langit langsung mengibaskan ekornya kearah Yin He.


Kibasan ekor yang mengandung pusaran angin ditambah hawa panas tak membuat Yin He beranjak dari tempatnya, dengan sigap Yin He menangkap ekor sang siluman naga emas, dan memutarkan tubuh siluman tersebut dan dilepasnya hingga menhantam sebuah tebing sehingga tebing tersebut hancur.


Siluman naga tersebut segera bangkit dan meyemburkan api dari mulutnya, hanya dengan tangan kirinya Yin He menahan semburan api tersebut dan kemudian menebaskan pedang mataharinya kearah siluman naga emas tersebut.


Pedang  matahari pun menebas kepala siluman naga emas tersebut, akan tetapi alangkah terkejutnya Yin He, bahwa pedangnya tak ****** sekalipun menggores sisik emang siluman naga emas tersebut. Pedang matahari tersebut hampir mmantul kearah tubuh Yin He, akan tetapi karena pedang tersebut mempunyai spirit api suci sehingga tidak akan pernah menyakiti tuanya sendiri.


Siluman naga tersebut meraung seolah olah menertawakan Yin He, dan kemudian naga tersebut berputar mengitari Yin He, seperti memasuki dunia lain, Yin He kini berhadapan dengan orang yang paling dikenalnya dan paling dirindukanya dari pada ibunya , yaitu ayahnya sendiri.


“Yin He, kau masih mendengarkanku kan? Shi Ren terus memanggil nama Yin He dari ruang jiwa, sedangkan baik Shi Ren dan juga Xia Yuan tidak berani keluar untui menghadapi siluman naga emas, karena jika mereka sekarang keluar hal ini akan membahayakan diri Yin He, karena jika mereka maka dengan muda siluman naga emas akan meyerap meraka, dan dengan menyerap kedua penunggu kedua mustika matahari rembulan maka spirit naga emas juga akan meningkat, dan mengalahkan Yin He  adalah sesuatu yang mudah sekali.


Yin He yang masuk kedalam dunia bayangan yang diciptakan oleh siluman naga emas, siluman naga emas ini adalah siluman yang sudah berumur lebih dari 1000 tahun, tujuan dia menjaga mutiara langit adalah menunggu pendekar dengan kemampuan yang tinggi, sehingga dia dapat menyerap kemampuan dan kekuatan dari para pendekar tersebut, sudah ratusan pedekar dengan kemampuan yang sangat tinggi harus mati dengan percuma di tangan sang naga emas hanya karena ingin mengambil mustika langit.


“Aku menunggu anak pembawa takdir langit selama lebih dari seribu tahun, dan kau adalah manusia  yang pertama yang mampu menggetarkan puncak awan, kalau kau benar sebagai keturunan ras naga , tunjukan sejatinya kekuatanmu, atau kau akan bernasip sama dengan para pendekar bodoh yang terjeabak dalam dunia bayanganku.”  Ujar siluman naga kepada Yin He, akan tetapi Yin He tidak akan pernah mendengar apa yang dikatakan oleh siluman naga emas tersbut, hal itu karena fikiran dan jiwa Yin He berada dalam dunia bayangan dari siluman naga emas, hanya dengan kemampuanya sendirilah dia bisa mengatasi hal tersebut.


Yin He masih terpaku dengan sosok dari ayahnya yang sekarang didepanya, sangat terlihat bahwa Yin He sangatlah merindukan sosok yang sekarang berdiri didepanya, dengan cepat bayangan ayah Yin He telah dihadapanya dengan pedang yang dihunuskan kearah perut Yin He.

__ADS_1


Yin He hanya terdiam sambil menahan rasa sakit yang ada diperutnya, darah mengucur deras dari perutnya, Yin He tetap diam, sambil memegang pundak sosok yang mirip dengan ayahnya, air matanya mengalir akan tetapi tetap tidak ada suara.


Sreeeeettttttt.....


Kepala sosok yang mirip ayahnya kini telah menggelinding dan putus dari tubuhnya, dengan tanpa kata kata, Yin He telah memotong kepala sosok tersebut, luka diperut Yin He berangsur memulih seperti sediakalah tubuh sosok ayahnya kini telah hilang, dan Yin He telah kembali ke dimensi manusia.


Naga emas terhuyung, luka yang sangat besar menganga dibagian lehernya, luka tersebut adalah luka sayatan yang diakibatkan oleh Yin He yang memotong kepala sosok yang mirip ayahnya. Dan ternyata sosok tersebut adalah jelmaan dari siluman naga emas, naga emas diuntungkan mempunyai sisik emas yang melindunginya dari  sayatan lebih dalam oleh Yin He, walaupun dalam dunia bayangan kepalah sudah menggelinding, hal itu dilakukan agar Yin He tidak terlalu dalam menyabetkan pedangnya.


Saat Yin He memegang pundak dari sosok yang menyerupai sang ayah, Yin He meneteskan airmatanya agar siluman naga emas tidak curiga kalau Yin He masih dalam keaadaan sadar dan tidak terpengaruh dengan dunia bayangan yang dibuatnya, dan juga Yin He saat memegang pundak sosok yang mirip dengan sang ayah, dia mengalirkan energi murni dimana sosok yang mirip sang ayah tidak akan bisa bergerak sampai dengan cepat, Yin He menabaskan pedang mataharinya.


Siluman naga emas terus meliuk liukan tubuhnya untuk menahan sakit yang amat sangat, Ujung kedua tanduknya adalah ujung paling keras diantara semua tubuhnya akan tetapi kedua tanduknya hanya bisa dikalahkan dengan hawa murni dari ras naga langit.


Yin He melihat sekelebat cahaya putih keemasan diantara dahi kedua mata sang naga emas tersebut, “Itu cahaya mustika langit, ternyata dia sembunyikan mustika langit dikepalanya?” Yin He segera melesat saat naga langit masih menggeliat kesakitan, dengan mencukil dahi tengah dari kepalah dari naga tersebut,  saat mustika langit dicabut maka gelegar gemuruh topan dan guntur saling bersautan.


“Zhuang er, aku butuh bantuanmu, tolong tarik jiwa ini dengan formasi sihir, nantinya aku yang akan menetralkan kekuatan siluman 2000 tahun, “kau beruntung Zhao’er, kau akan mempunyai spirit yang sangat kuat.” Bathin Yin He.


Siluman naga emas yang sudah tidak berdaya, membuat Xiao Zhuang sangat mudah untuk menarik spirit masuk dalam formasi sihirnya, setelah itu Yin He memurnikan kekuatan dari siluman 1000 tahun tersebut, dan memasukan kedalam pedang darah, pedang darah milik Xiao Zhao pun bergetar dan  memiliki aura yang sangat dahsyat.

__ADS_1


Mustika langit sudah ditangan dan segera Yin He menyerap dari energi mustika langit tersebut, sekarang aura naganya berubah menjadi merah keemasan, tubuhnya pun sekarang terdapat tato seperti akar warna merah yang menjalar diseluruh tubuhnya kecuali wajahnya.


Yin He pun segera bermeditasi untuk mengalirkan energi dari mustika langit, mustika langit adalah air mata dewi nuwa yang mempunyai energi kehidupan yang sangat tinggi dan pengobatan, dengan adanya mustika langit energinya menjadi selaras disetiap aliran meridian didalam tubuhnya.


Mereka berempat turun dari pegunungan puncak awan, dan segera mencari rumah makan, sudah hampir sepuluh hari mereka tidak makan masakan yang enak, dalam hati mereka adalah makan dan beristirahat karena perjalanan yang melelahkan.


Setelah sehari mereka beristirahat, Xiao Yan mendekati Yin He yang sedang menikmati udara pagi, “kakak aku mendapatkan info bahwa daerah Hubei dimana terletak pegunungan gerbang langit tidak jauh dari sini, kemungkinan kalau kita terbang akan memakan waktu sekitar satu bulan, dan kalau kita berkuda akan memakan waktu sekitar tiga bulan.” Ujar Xiao Yan.


Yin He hanya menghela nafas dan menatap Xiao Yan, “Dimana saudara- saudaramu, berkemaslah, ayo kita berangkat jangan menunda waktu.” Xiao Yan pun mengangguk mengerti kemudian memberitahukan kepada kedua adiknya Xiao Zhuang dan Xiao Zhao, kebetulan mereka  sedang bermeditasi dikamar masing-masing.


Setelah ketiga Xiao berkumpul, segera mereka mengikuti Yin He yang lebih dulu melesat dengan cepat menuju arah daerah Hubei, akan tetapi ketika memasuki daerah hutan yang sangat lebat, Yin He turun, dia memilih tanah yang agak lapang di tengah hutan tersebut, “Ini adalah tempat yang cocok untuk kalian memahami dan mengerti ada langkah pedang dan pemahaman tentang bagaimana menggunakan pedang itu sendiri.


Dan yang penting adalah mengerti karakter dan keistimewaan dari pedang kalian sendiri, dan satu hal adalah kalian harus saling mempercayai antara kalian dengan spirit pedang kalian, jika kalian tidak percaya maka spirit pedang kalian pun akan melemah.


 


 

__ADS_1


__ADS_2