LEGENDA PEDANG LANGIT

LEGENDA PEDANG LANGIT
Persembahan Sekte Mawar Hitam Bag.02


__ADS_3

Beberapa saat setelah Hongli dan Yin He meminum, tubuh Hongli serasa ringan, begitu pula dengan Yin He, Yaoshan pun mendekat dan mengajak mereka berjalan kesebuah ruangan, Hongli  yang kesadaranya sudah diambil alih Yaoshan, hanya menurut saat diajak berjalan kesebuah ruangan, begitu juga Yin He, yang berpura pura tidak sadarkan diri, sekarang mereka dibawah kesebuah ruangan besar dimana para anggota mawar Hitam berkumpul.


Semua orang berdiri dan mulai menari sesaat Hongli dan Yin He dibawa ke atas mendekati altar yang telah


disediakan, tubuh , kaki dan tangan Yin He dan Hongli di  ikat berdekatan dalam satu altar, mulut mereka di bungkam dengan kain hitam, Hongli yang sudah mulai sadar dan melihat kondisi tubuhnya terikat dan berada diatas sebuah Altar persis seperti apa yang diceritakan Yin He kepadanya.


Perasaan Hongli sekarang campur aduk, dia tidak mempunyai sebuah harapan lagi untuk hidup,  Hongli melirik menatap  kearah Yin He,  dia melihat Yin He begitu tenang, sepertinya Yin He telah pasrah dengan keadaan yang menimpa mereka. “Sekarang kau percaya dengan apa yang aku katakan kepadamu kan?” Hongli tersentak, matanya melotot, dengan mudah Yin He melepaskan ikatan disekujur tubuhnya, kini Yin He menoleh kearah Hongli dan tersenyum, “ Kau tenanglah Hongli, pura-pura seperti ini, nanti saat aku menghadapi –orang disini, kau segeralah mencari tempat berlindung.” Belum sempat Hongli menggerakan badanya, semua ikatan ditubuhnya


telah lepas dengan sekali jentikan tangan Yin He.

__ADS_1


Hongli tetap tak bergerak, dia mengikuti apa yang di katakan oleh Yin He. “Siapa sebenarnya Yin He ini,


Kemampuanya sekelas pendekar tingkat tinggi.” Tiba – tiba hawa diruangan itu mendadak dingin dan pekat yang menekan, dan tiba tiba bayangan hitam melesat diantara orang – orang yang menari, saat bayangan hitam itu muncul didekat tungku Altar, sosok hitam tertawa, membuat semuanya tercengang dan langsung bersujud kepada sosok hitam tersebut.


Hongli tidak dapat menahan rasa takut yang menyelimutinya, darahnya berdesir sampai sampai dia tidak bisa lagi


menahan air kencing di celananya. Karena tidak bisa menahan rasa takut yang menderanya, Hongli akhirnya pingsan, Yin He segera bergerak melesat, sebelumnya dia telah membuat perisai pelindung untuk Hongli agar dia aman sewaktu Yin He meninggalkanya saat bertarung.


Puluhan anggota Mawar Hitam, melepaskan jubah mereka, merak melesat keatas dan menyerang Yin He. Namun serangan mereka langsung terhenti, saat pukulan halilintar dan membantai meraka, tubuh mereka gosong dan ada pula mendapatkan luka bakar yang sangat parah. Yin He mengeluarkan pedang rembulan, salah satu keunikan dari pusaka ini adalah ukuranya  yang bisa membesar atau mengecil sesuai dengan perintah tuanya, pedang rembulan terus menebar kematian di anggota mawar hitam, benturan kekuaran pedang rembulan dengan kekuatan dari para anggota mawah hitam ini yang menambah daya serang dari pedang rembulan tambah kuat.

__ADS_1


Pedang Rembulan adalah pedang kembar dengan bentuk bulan sabit, akan tetapi, jika di satukan maka pedang


tersebut akan membentuk lingkaran bulat utuh, dengan keunikan inilah, pedang rembulan berputar dengan cepar seperti cakram dan menebas kepala para musuhnya. Yin He meminta bantuan Xia Yuan


untuk membantunya, Xia Yuan segera keluar dan memainkan nada melodi kecapinya, melodi kecapi ini membuat seluruh anggota mawar hitam dengan kemampuan dibawah pendekar raja, mereka akan langsung terhipnotis dengan permainan kecapi dari Xia Yuan, dengan mereka berada di pengaruh kecapi  Xian Yuan, pedang rembulan dengan mudah membabat habis para anggota mawar hitam yang lain.


Sosok Hitam tersebut memancarkan warna merah pada kedua bola matanya, dan melesat kearah Yin He, Yin He


menyambut kedatangan dari sosok hitam tersebut dengan pukulam halilintar, akan tetapi pukulan tersebut dapat dengan mudah ditangkis dan ditepisnya. Sosok hitam tersebut berkelit dengan memutar tubuhnya, tiba tiba dari balik telapaknya muncul beberapa puluhan bola api yang meluncur kearah Yin He.

__ADS_1


Yin He mengira itu adalah bola bola api elemen, akan tetapi dia keliru, bola api yang terbentuk oleh tenaga dalam dan ungsur cakra, kepadatan tenanganya jauh lebih kuat dari pada api elemen, hal ini tidak hanya membuat kulit Yin He melepuh, akan tetapi juga dadanya merasa sangat sesak dan panas.


Yin He segera bangkit, dengan cepat dia memakia jurus kakek Zhao, yaitu sebuah jurus yang menggabungkan antara elemen dan tenaga dalam Qi yaitu Jurus Bayangan. Dengan jurus bayangan ini meloncat dengan sangat ringan dan kecepatanya melampai kecepatan cahaya. Yin he segera mengunakan jurus ini untuk menyerang sosok hitam tersebut.


__ADS_2