
Hanzu menyilangkan kedua tanganya untuk melindungi dirinya, sosok lelaki dari bambu hitam tersebut menebaskan golok hitam besar ke arah Hanzu.
Blassttt.... Ctriingggg..!
"Hanzu !" Teriak Han Bing, tangan kanan Hanzu terluka parah, golok tersebut menancap di tulang tangan Hanzu, membuat Hanzu bergetar hebat.
Wang Ziu yang berusaha menolong Hanzu sangat kaget manakala tubuh Hanzu berubah menjadi kobaran api yang sangat panas, sehingga golok hitam ditangan Hanzu pun meleleh dibuatnya, lelaki dari bambu hitam yang melihat goloknya meleleh hanya bergidik ngeri melihat perubahan Hanzu.
Dengan tubuh yang membara Hanzu menyerang pemuda dari bambu hitam tersebut, serangan tangan kosong tapi dengan hawa panas yang sangat tinggi membuat lawanya kewalahan, beberapa pukulan kearah tubuh lelaki tersebut, dan tubuh tersebut langsung terpental kebelakang dengan luka bakar dan bekas pukukan Hanzu membekas dalam didadanya.
__ADS_1
Saar Han Bing ingin menghentikan Hanzu, Yin He melarang Han Bing melakukannya, biarkanlah Hanzu dilerai dari mutiara hitam sebagai penyelenggara turnamen tersebut.
Penyerangan Hanzu membuat seluruh anggota bambu hitam tidak terima, ada sekitar 10 orang yang terdiri dari senior dan anggota muda Bambu Hitam, mereka menyerang secara bersamaan, akan tetapi Hanzu yang berada pada puncak kultivasinya dengan mudah menghadapi mereka, setiap senjata mereka meleleh saat mengenai tubuh Hanzu dan beberapa seperti teknik sulur tumbuhan pun tak bisa menghentikan Hanzu.
Dengan sekali hentak Hanzu dapat membuat satu persatu dari anggota bambu hitam terpental dan keluar arena.
Setelah para anggora bambu hitam tidak memberikan perlawanan kepada Hanzu, Wang Ziu menawarkan untuk turnamen tetap dilanjutkan, untuk sekte bambu hitam di diskualifikasi dari pertandingan dan secara otomatis dinyatakan kalah.
Apalagi dari sekte yang lainya setelah melihat kemampuan Hanzu yang seperti ini, mereka membayangkan kekuatan tetua mereka (Yin He) walaupun dengan umur yang begitu muda.
__ADS_1
Lawan Hanzu saat ini adalah dari Sekte Pedang Suci, dengan tenang pemuda tersebut melangkah kearah arena pertandingan, pemuda dengan tampang yang polos dan rambut yang panjang digelung, membuat penampilanya jauh dari kata pendekar yang jenius.
Yin He memberi tatapan kuat kepada Hanzu, yang menandakan agar Hanzu berhati hati dengah musuhnya kali ini. karena kalau dilihat dari hasil pertandingan kemarin, pemuda tersebut belum menggunakan jurus pamungkasnya akan tetapi dengan hanya bertukar beberapa jurus bisa membuat pingsan lawanya.
Hanzu menarik nafasnya kemudian tubuh apinya berarngsur pulih, baju siluman api pemberian Yin He sebelum pertandingan sangat membantu Hanzu kali ini, kalau tidak maka kejadian memalukan di gurun pasir akan terulang kembali.
Pemuda dari pedang suci bernama Xiao Hu, segera menghunuskan pedangnya dan melemparkan ke udara, pedang tersebut memancarkan energi api yang sangat panas, dan dengan cepat pancaran energi dari pedang tersebut terbentuklah ribuan pedang pedang energi dengan pancaram api yang sama sama kuat, Xiao Hu adalah pendekar pedang api seribu.
Melihat hal ini Hanzu juga membuat sebuah pedang dari energi api yang sangat panas, tak lupa dia mengeluarkan ribuan gelang api pemberian Yin He dari ruang hampa di telapak tanganya, hal ini membuat para penonton bersorak gembira karena mereka akan melihat sebuah pertandingan yang sama sama kuat.
__ADS_1
Xiao Hu tersenyum, hal ini mambuat dia bahagia, karena lawanya adalah lawan yang sempurna untuk menguji sampai dimana kemampuannya "Pendekar Hanzu saya sangat senang bisa berhadapan dengan pendekar, saya harap pendekar tidak sungkan sungkan mengeluarkan segenap kemampuan pendekar." Ujar Xiao Hu ke Yanzu.
Xiao Hu segera melesat keatas, dia menggerakan ribuan pedang apinya gerakannya sangat indah dan lincah membuat semua orang yang melihatnya terpanah, Hanzu juga tidak mau terlena, di bersiap dengan menggerakana seluruh gelang gelang apinya. gelang gelang api tersebut berputar dan berdesing sangat kuat.