
Kemudian mereka melangkah 3 langkah ke arah kanan, mereka memilih jebakan sihir dengan gambar burung hitam, saat mereka melangkah dijebakan tersebut maka, terdengan suara decitan yang sangat bisik diatas dan disamping mereka , terlihat ratusan kekelawar sebesar angsa dewasam dengan gigi taring dan sayap yang lebar, mata kekelawar yang merah membuat lemas Xiao Yan dan Xiao Zhao, Xiao Zhuang yang mengetahui hal tersebut memperingatkan yang lainya agar tidak melihat mata dari kekelawar yang mengandung hipnotis, akhirnya Xiao Zhao dan Xiao Yan di taruh di tengah dan di kelilingi oleh Yin He, Xiao Xhuang dan Xue Zhao.
Kelelewar tersebut masih melihat Yin He dan yang lain, sepertinya mereka mengerti bahwa ada yang sudah terkena hipnotis dari pancara mata mereka, mereka menunggu saat yang tepat untuk menyerang, disisi lain, Yin He dan yang lain yang belum terkena hipnotis dari pancara mata kelelewar itu, merasakan ada yang aneh dengan tubuh mereka, terutama Xue Zhao dan Xiao Zhuang, mereka merasakan aliran tubuh mereka menjadi aneh, yang membuat tubuh mereka seakan tidak berdaya, Yin He segera mengeluarkan sebotol minuman kepada keduanya, saat keduanya minum ada rasa hangat yang mengalir.
“Sebaiknya kita menyarang tanpa harus menunggu menyerang, karena sikap diam mereka adalah serangan mereka, mereka menyerang dengan tatapan mata mereka dan juga hawa racun yang mereka kibaskan dari sayap meraka. Tanpa diduga para kekelawar melesat dari atas menyerang, manakala Yin He, Xiao Zhao dan juga Xue Zhao sedang mangawasi para kelelewar yang ada di diatas, mendengar sambaran kelelawar dari atas Yin He segara mencabut pedang matahari dan membabat semua kelelawar tersebut.
Xue Zhao tak mau kalah dia juga mencabut pedang camarnya menyabetkan kesemua kelelawar yang berada disana, tanpa disengaja, Yin He menyentuh jebakan dengan gambar sihir pedang, beberapa pedang lesat ke arah Yin He dengan cepat pedang pedng tersebut ditangkis dengan kuat, sehingga mengakibatkan dinding pagoda hancur, denganadanya sinar matahari yang masuk maka para kelelawar tersebut pun menghinda, karena setiap mereka terkena cahaya matahari, maka tubuh mereka akan terbakar.
Setelah mereka menyelesaikan jebakan dari lantai satu, mereka segera menyentuh ukiran teratai tersebut, maka serta mereka tersedot naik kelantai 2, dilantai 2 mereka bertemu dengan Biksu dengan kepala plontos akan tetapi mereka memakai kalung tengkorak, tongkat yang di tangan mereka juga sepertinya bukan tongkat sembarangan.
__ADS_1
“Hahahahahah, selamat datang di ruang pembantaian, yang nanti akan menjadi kuburan kalian, dan kau anak muda, seharusnya kau aku bunuh seperti aku memenggal ayah dan ibu kamu.” Tawa kedua biksu tersebut
menggema memenuhi ruangan pagoda tersebut.
Xue yang melihat dua biksu ini langsung melesat mengarahkan pedang camarnya kearah 2 biksu tersebut, kedua biksu tersebut melesat bersama dengan gerakan yang sama membentuk sebuah formasi serangan yang mematikan, beberapa kali Xue Zhao harus melindungi kepalanya dengan pedang camarnya, manakala serangan dari belakang yang membahayakan.
Xiao Yan yang berniat membantu Xue Zhao, akan tetapi oleh Yin He dicegah, “ ini adalah pertaruhan dendam antara mereka, kita hanya akan turun jika Xue Zhao benar benar dalam kesulitan.” Ketiga Xiao bersaudara hanya mengangguk, sekarang mereka fokus dengan pertarungan dari Xue Zhao melawan Biksu Iblis
pukulan telak di dadanya, dua pukulan beruntung membuatnya mengeluarkan darah dari hidung dan mulutnya, hal ini membuat panik semuanya kecuali Yin He. Menurut Yin He, Xue Zhao belum mengeluarkan seluruh kemampuanya.
__ADS_1
Xue Zhao mengusap darahnya kilatan matanya menyiratkan dendam yang telah lama dia pendam, dia menghadapkan pedangnya keatas, ada beberapa kekuatan aneh yang belum pernah Yin He rasakan, Saat Xue Zhao benar benar berkosentrasi, pancaran hawa tersebut sangat tenang akan tetapi
mempunyai energi yang sangat besar.
Xue Zhao melentingkan tubuhnya keatas, manakalah kepalanya dibawah saat melentingkan tubuhnya, saat itulah pedang camarnya bermain manyabetkan cahaya keemasa kearah dua biksu iblis tersebut, kedua biksu tersebut segera menangkis sambaran pedang dengan tongkatnya masing-masing, akan tetapi tekanan kuat dari sambaran
pedang camar tersebut membuat patah tongkat mereka.
Mereka pun saling pandang, tongkat mereka adalah tongkat yang sudah setara dengan senjatalangit, akan tetapi dapat dipatahkan oleh pedang camar merah tersebut.
__ADS_1
Dengan amarah yang membara didalam hati mereka, merekan menyerang dengan tapak racun teratai biru, racun ini bisa meracuni orang dalam jarak 5 meter , jika terkena kulit maka dipastikan orang tersebut akan keracunan dan efek yang akan dirsakan adalah, semua sendi tulangnya akan kaku sehingga orang terkena racun tidak dapat bergerak .tidak hanya itu, racun ini juga akan melumpuhkan syaraf dan juga ilmu tenaga dalam orang yang terkena racun tersebut.
“Tuan Zhao tolong mundur, biar aku yang menghadapinya,mtapak racun itu akan membuat mu mati dalam keadaan mengenaskan, biarkan aku yang menghadapinya:ujar Yin He