
Tubuh Yin He masih tidak bisa digerakan, ada energi yang sangat kuat menekan dan membuat Yin He tidak bisa menggerakan tubuhnya.
"Cepatlah pergi dari sini atau aku makan dirimu!"
Naga tersebut mendengus kencang, dari kedua lubang hidungnya mengeluarkan asap berwarna merah darah.
Dada Yin He terasa sangat sesak, tubuhnya semakin bergetar hebat.
"Apa ini?apakah ini racun? Sial.. ini benar racun yang dikeluarkan dari hidung naga tersebut! Aku harus berbuat sesuatu."
Yin He memejamkan kedua matanya, dia mengosongkan pikiranya, tiba-tiba lengan Yin He bergetar, gambar naga yang berada di lengan kiri Yin He memancarkan warna keemasan dan keperakan.
Tubuh Yin He memancarkan aura yang dari seluruh titik cakra tubuhnya, dan secara tidak langsung menekan keluar racun yang sudah masuk kedalam tubuh Yin He.
Yin He memuntahkan darah kental sebanyak 5x, darah itu sudah tidak lagi merah melainkan kehitaman dan mengepulkan asap putih dan bau yang dikeluarkan sangat busuk menyengat.
"Cih,,,untung saja aja kekuatan ini, tapi dari mana kekuatan itu? tapi sudahlah kalau racun ini tidak dikeluarkan bisa-bisa tubuhku membusuk perlahan."
Yin He kemudian mengatur nafasnya dan mengatur langkah kakinya mendekati sang naga yang dengan sinis menatapnya.
"Siapa sebenarnya kau anak muda? kenapa kamu mempunyai kekuatanku? tanya sang Naga kepada Yin He.
matanya terus menatap ke arah Yin He.
"Anak ini, ini bukan manusia biasa, dadaku bergetar hebat setiap langkahnya mengarah kepadaku."
Arrrggg...!!!
Sang naga meraung dengan keras dan kemudian terbang diatas kepala Yin He.
Api Hitam yang sangat panas di semburkanya di atas kepala Yin He.
Yin He segara menangkis dengan kedua tanganya, tekanan dari energi panas api dan energi dari Yin He beradu menciptakan ledakan yang sangat kuat.
Dhuarrrr...!
Tubuh Yin He terpental, darah mengalir dari hidung dan bibirnya.
"Cih..awas kau naga berengsek" teriak Yin He, segera Yin He menyerang naga tersebut.
Yin He menggabungkan semua insting menyerang dan bertahan dari semua hewan buas yang dia serap energi kehidupanya, tapi semua serangan Yin He dengan mudah ditangkis oleh sang naga.
"Bodoh.!!"
"Percuma semua seranganmu anak manusia," teriak naga sambil menyeringai kepada Yin He.
__ADS_1
Yin He yang sangat marah langsung mengepalkan kedua tanganya, matanya berubah menjadi merah se-merah darah.
"A aa paa!! tidak mungkin.!" sang naga terkejut, belum sempat dia bergerak. tiba - tiba Yin He sudah diatas kepala naga tersebut.
Di tangan Yin He tercipta sebuh bola-bola petir yang sangat besar dan dilingkari oleh kristal - kristal es.
Yin He menatap tajam ke arah sang naga dan menghantamkan bola-bola petir tersebut ke arah kepala sang naga,,
Bhummmm Bhummmmm...Brukkkk!!!
terdengar tubuh naga tersebut tersungkur menabrak bebatuan.
"Arrgggghhhh...."
Sang naga merintih kesakitan dan sebelum sang naga bangkit pukulan petir kembali mengarah ke tubuh sang naga secara bertubi-tubi.
SSSSttts Krrkkkkktttkkkkk,...
Terlihat asap putuh menyelimuti tubuh sang Naga dan ada kilatan kilatan petir tercipta dari seluruh tubuh sang naga.
"Rasakan ini bocah busuk" sang naga mengeluarkan bola bola listrik petir dari mulutnya.
Yin He yang berada diatas juga tidak tinggal diam, dua energi petir beradu.
Dhuuuuaaaarrr dhuarrr dharrrr!!!!
Ayah Yin He yang menjaga tubuh anaknya terlihat sangat cemas, berulang kali tubuh anaknya bergetar hebat.
Terlihat darah yang mengalir di hidung dan bibirnya, membuat Yin Sin semakin cemas dibuatnya.
Tapi Yin Sin tidak bisa berbuat apa - apa, kecuali hanya berharap anaknya bisa menaklukan jiwa naga tersebut.
"Kamu bisa Anaku." Bathin Yin He
Sementara di dimensi liontin naga, Yin he dan sang naga bertempur dengan sengit, semua elemen telah dipakai oleh Yin He dan juga di imbangi oleh sang naga, tapi baik Yin He maupun sang naga kekuatanya seimbang.
"Aku harus segera mengahiri semua, sebelum semua energiku habis." Bathin Yin He.
Yin He memperhatikan semua gerakan sang naga, akhirnya dia melihat kelemahan naga itu, sesuatu yang akan selalu ditutup oleh sang naga dengan kaki sebelah kanan dan bergantian dengan yang sebelah kiri.
"Apa itu? apa itu jantung naga? aku harus segera menyerangnya, mungkin ini adalah kelemahan naga sialan tersebut."
Segera Yin He menggunakan elemen angin dikedua kakinya, agar dia bisa terbang dengan cepat, dan tak lupa, tanganya sekarang tercipta berupa bola petir dan api yang sangat kuat.
Saat sang naga akan terbang keatas, maka terlihat sangat jelas jantung naga yang tidak terlindungi oleh kaki kakinya.
__ADS_1
Dengan segera Yin He melesat kuat keara sang naga, dan menghantam naga tersebut tepat di jatungnya.
Sang naga, matanya terbelalak dengan apa yang terjadi, tubuhnya langsung jatuh kebawah dengan sangat cepat
Brukkkkk...!
"Sebenarnya apa yang kau inginkan bocah busuk"? tanya sang naga yang sudah tak berdaya.
Berdiri dihadapanya Yin He dengan tatapan yang tajam ke arah naga, bola matanya yang memerah perlahan-lahan kembali menjadi kecoklatan seperti semula.
"Aku ingin kau menjadi bagian dariku sang naga" jawab Yin He Tegas.
"Hahahhahahahahahaha" sang naga tertawa terbahak-bahak.
"Baiklah, tapi kamu harus mempunyai wujud fisiku, kalau tidak ada wujud fisikku, aku tidak bisa bersatu denganmu, wujud fisiku berubah menjadi sebuah batu merah." ujar sang naga.
"Apakah batu ini yang kamu maksud? tanya Yin He sambil mengeluarkan Liontin Naga.
Sang naga pun terkejut dan tertawa, "Hahahahahahahaha"
"Akhirnya aku bisa keluar dari tempat ini, benar sekali bocah, batu merah itu adalah wujud fisikku, sebenarku aku ada satu bagian lagi, tapi aku merasa bagian itu sudah ada bersamamu, yaitu kekuatan ku,
dengan bersatunya jiwa, kekuatan dan wujudku, maka aku bisa menyatu denganmu Yin He." ujar sang naga.
"Hei naga, siapa namamu'? tanya Yin He.
"Kau bisa memanggilku ZhuangLong" jawab sang naga.
"Baiklah kalo begitu kita segera mulai penyatuan kita,"
Segara Yin He meneteskan beberapa tetes darahnya ke jantung naga dan liontin naga, dengan segera liontin dan naga zhuanglong membentuk cahaya kekemasan yang kemudian masuk ke dalam tubuh Yin He.
Yin He merasakan perbedaan kekuatan sebelum dan sesudah naga ZhuangLong menyatu, sekarang tubuhnya diliputi kekuatan yang sangat besar, tapi dia bisa mngendalikan kekuatan tersebut sesuai dengan keinginanya, dan seberapa besar dia mau mengeluarkanya.
Sedangkan didalam gua, Yin Sin melihat liontin naga berubah menjadi sinar keemasan dan masuk kedalam tubuh anaknya.
Yin Sin tersenyum kemudian dia merapalkan jurus untuk membuka segel lionti tersebut m anaknya keluar dari dimensi naga.
Yin He membuka matanya dan merasakan tubuhnya sangat bugar dan kuat
"Ayah apakah aku berhasil"? tanya Yin He kepada ayahnya.
Yin Sin mengangguk dan mengusap kepala anaknya.
Tiba - tiba angin diatas gua berhenti berputar. suara gemuruh pun lenyap.
__ADS_1
Terlihat beberapa orang melesat turun ke arah Yin He dan ayahnya
"Apa kabar anak naga"..ujar salah satu orang berwajah menyeramkan dengan dengan kampak besar ditanganya.