
Setelah dapat membuka formasi untuk mengetahui letak dari gerbang kedua yaitu Gerbang Hampa, Yin He menyuruh ketiga Xioa bersaudara dan juga Jingmi untuk beristirahat, malam itu hawa yang dingin tapi tidak terlalu menusuk hingga ketiga xiao bersaudara dan Jingmi terlelap tidurnya, akan tetapi bukan itu yang membuat mereka terlelap, perasaaan nyaman yang mereka dapatkan saat Ying He dan semuanya bersatu, apalagi buat ketiga Xiao bersaudara, Yin He sosok kakak, ibu dan juga ayah, sosok yang selalu ada buat mereka bertiga.
Sementara itu, para tetua iblis kuno terus mencarai keberadaan pangeran kegelapan sambil membawa sebuah mustika hitam berwarna hitam pekat, aura kematian sangat kental terasa sangat menyengat, siluman dengan kekuatan yang lemah akan langsung berlari menghindar, dan juga pendekar hitam yang lainya juga pasti akan mencari jalan bagaimana tidak bertemu atau membuat keributan dengan keempat orang ini.
“Adik, apakah kita bisa lebih cepat menemukan sekte yang membawa jasad pangeran kegelapan?” Tanya lelaki kurus jangkung kepada seorang lelaki dengan tubuh kecil kurus kering dengan janggut merah menjuntai.
“Sebentar lagi kakak, aku merasakan adanya hawa darah yang akan dikorbankan untuk pangeran kegelapan kita, tinggal kita ikuti aja hawa darah tersebut, itu akan membawa kita ke sekte yang membawa jasad pengeran kegelapan.” Tiba-tiba keempatnya berhenti manakala dihadapan mereka telah ada segerombolan perampok dengan pedang terhunus ditangan mereka.
“Santapan yang lezat untuk hari ini telah terhidang didepan mata, xixixixixixixi.” Ujar lelaki dengan tubuh kecil dan kurus tadi, dan disambut dengan senyuman ketiga saudaranya, Para perampok tersebut adalah perampok rendahan yang tidak bisa membedakan lawan yang bisa diserang seenaknya, mereka tidak sadar bahwa yang berada dihadapan mereka adalah para tetua dari iblis kuno, dimana mereka akan mengisi kekuatan mereka dengan menghisap energi kehidupan dari manusia, binatang atau siluman, dan energi kehidupan yang paling murni adalah energi kehidupan milik manusia, sehingga saat mereka mendapatkan segerombolan perampok yang menghadang, mereka seperti mendapatkan durian runtuh.
__ADS_1
“Hai kalian berempat, cepat serahkan barang berharga kalian, atau kalian akan mati.” Ujar sesorang lelaki yang bertubuh tegap, lelaki tersebut menatap kearah keempat lelaki anggota iblis kuno, akan tetapi lama kelamaan, tubuhnya bergetar dan kemudian terjatuh, para anggota yang lainya yang berjumlah sekitar 20 orang langsung terkejut dan menolong ketua meraka, akan tetapi dalam hitungan detik saja, keemapt anggota dari iblis kuno langsung menghisap energi kehiduapan mereka sehingga yang tersisa hanyalah, tulang belulang dan pakaian mereka saja, para anggota yang lain seakan tidak punya nyali untuk bergerak manakala para anggota iblis kuno tersebut menatapanya.
Satu persatu para anggota iblis kuno menghisap energi kehidupan dari para perampok yang menghadangnya, dan juga satu persatu para angota perampok pun hanya bersisa tulang belulang saja, setelah berhasil menghisap energi kehidupan dari para perampok tersebut, tubuh dari para anggota iblis kuno tersebut berubah, yang semula kurus, kini berubah bentuk menjadi tubuh yang tegap dan berisi, dan juga kekuatan meraka juga mulai kembali, setelah pertarungan dengan Yin He memaksa mereka untuk memakai seluruh kekuatan mereka, akan tetapi karena tubuh dan kekuatan mereka belum pulih setelah ratusan tahun tersegel, sehingga saat bertarung dengan Yin He mereka masih belum dapat memaksimalkan energi mereka.
“Kita seharusnya memulihkan tenaga kita terlebih dahulu, kita tidak tahu yang didepan kita apa yang nantinya kita hadapai, sepertinya selama ratusan tahun ini banyak yang berubah, energi dari jiwa kehidupan semakin menipis, sehingga dibutuhkan banyak sekali korban untuk memulihkan energi kita, satu satunya cara adalah kita harus menyerap energi para pendekar, tidak peduli pendekar hitam maupun aliran putih, yang pastinya kita harus sesegera mungkin memulihkan energi kita.” Ujar Zhanfeng kakak pertama iblis kuno yang paling kuat.
“Sepertinya didepan banyak sekali energi yang sangat kuat, kita segera kesana, semoga banyak yang bisa dimangsa hahahahahahhaah.” Lelaki yang tadinya kecil kurus, kini berubah gempal dan berotot dialah kakak ke-2 Lie Fang, kakak ke-2 dari Iblis kuno, mereka segera melesat kearah energi yang yang sangat kuat, ternyata disana adalah sebuah sekte Teratai Biru, sebuah sekte besar dengan para anggota yang terkenal di ujung perbatasan kekaisaran Song dan Tibet.
Pemuda tersebut langsung menyabetkan pedangnya dari atas, tekanan dari pedang tersebut langsung membantai anggota yang sekarat akan tetapi belum terhissap secara penuh energi kehidupanya. “Hahahahahahaha, ternyata kau lebih keji dari pada kami anak muda, kau bantai semua anggota kalian sendiri.” Ujar Lie Fang
__ADS_1
“Aku membantu mereka mengahiri hidup mereka, karena kesempatan hidupnya juga tidak banyak, di pada energi kehidupan mereka kalian hisap, makanya aku bunuh sekalian, dan akan kubalaskan dendam mereka sekarang.” Pemuda terebut langsung mengarahkan ujung pedangnya kepada Lie Fang, diikuti berapa pemuda yang mempunyai kekuatan yang setingkat denganya menyerang ketiga anggota iblis kuno yang lain.
Lie Fang dan ketiga anggota iblis kuno yang langit sangat senang dan bersemangat, hal ini karena mereka sudah lama tidak bertarung, pertama kalinya bertarung setelah terbebas dari segel ratusan tahun adalah dengan Yin He. Pemuda yang bernama Anming terus menghujani Lie Fang dengan ratusan jurus dan juga serangan yang mematikan, Lie Fang yang masih agak sedikit kaku sampai dia terdesak, akan tetapi setelah beberapa lama, dia melihat Anming dan ketiga pemuda yang lainya sudah mulai kelelahan. Dengan sekali hentak tubuh anming yang sudah kelelahan pun limbung, dan Lie Fang pun segera menangkap tubuhnya dan akan menghisap energi kehidupaanya.
Tiba tiba bebrapa pisau terbang menggores wjah dari Lie Fang yang tidak sempat mengelak, karena terlalu senang mendapatkan mangsa yang kuat. “Kurang ajar.” Lie Fang segera mengusap darah yang mengalir di pipinya, kesempatan ini digunakan oleh Anming untuk menghindar dan menjauh dari Lie Fang hal ini juga dilakukan ketiga pemuda yang lainya, mereka segera membentuk formasi menyerang dengan pedang meraka, mereka menggunakan energi tenega dalam untuk mengendali pisau terbang dan juga pedang mereka, karena pertarung dengan jarak dekat sangat berbahaya untuk melawan keempat iblis tersebut.
Dengan formasi pedang tersebut dapat membuat keempat iblis ini semakin tersudut, namun akhirnya Zhangfeng segera membungkuk dan meletakan kedua telapak tanganya kearah tanah, dan tiba tiba keempat pemuda tersebut tubuhnya ambles kedalam tanah, dan secepat kilat keempat iblis tersebut berpencar memilih masing masing mangsanya, Anming hanya pasrah saat energi kehidupanya diambil paksa, rasa sakit yang tak tertahankan akhirnya hilang bersamaan tubuhnya tinggal tulang belulang, hal ini disaksikan oleh anggota sekte yang lainya.
“Hanya satu yang akan aku sampaikan, menjadi anggota kami atau kalian akan bernasib sama dengan dengan teman kalian ini. hahahahahhaha.” Ujar Zhanfeng
__ADS_1